Jadi Sumber Penyakit, Kapankah Spons Cuci Piring Harus Diganti?

Spons cuci piring menjadi salah satu benda terkotor yang menampung banyak bakteri

24 Februari 2021

Jadi Sumber Penyakit, Kapankah Spons Cuci Piring Harus Diganti
Pixabay/Capri23auto

Salah satu kegiatan yang paling sering dilakukan di dapur adalah mencuci peralatan masak dan makan.

Hal ini membuat spons cuci piring menjadi benda yang paling sering digunakan di dapur. Keberadaan spons menjadi sangat penting mengingat fungsinya untuk membersihkan peralatan di dapur agar selalu bersih.

Walaupun spons cuci piring selalu digunakan untuk membersihkan peralatan, nyatanya spons menjadi salah satu benda terkotor.

Banyak orang yang mengabaikan hal ini karena merasa spons selalu terkena sabun sehingga menganggapnya selalu bersih. Padahal, spons cuci piring harus diganti secara berkala.

Tapi kapankah spons cuci piring harus diganti? Simak informasi Popmama.com berikut ini ya.

1. Spons Cuci Piring Menjadi Rumah bagi Triliunan Bakteri

1. Spons Cuci Piring Menjadi Rumah bagi Triliunan Bakteri
Pixabay/congerdesign

Banyak yang menganggap kalau spons cuci piring akan selalu bersih karena selalu terkena sabun. Padahal, spons cuci piring selalu digunakan untuk membersihkan berbagai macam sisa makanan. Sisa makanan itu dapat tertinggal di antara rongga-rongga spons cuci piring.

Charles Gerba, Ph.D., profesor mikrobiologi dan lingkungan di Mel & Enid Zuckerman College of Public Health, University of Arizona mengatakan bahwa spons cuci piring merupakan benda paling banyak kuman di dalam rumah, terutama berkaitan dengan bakteri fecal.

Bakteri fecal ini adalah bakteri yang juga terdapat pada kotoran manusia. Hal ini disebabkan oleh kondisi spons yang selalu lembab dan mengangkat sisa makanan ke dalam rongga spons.

Editors' Picks

Bagaimana Cara Membersihkan Spons Cuci Piring?

Bagaimana Cara Membersihkan Spons Cuci Piring
Freepik

Bakteri pada spons cuci piring bisa berpindah ke peralatan lainnya. Hal ini berisiko terjadinya persilangan bakteri. Sehingga, sangat penting menjaga spons untuk selalu bersih.

Untuk menjaga agar kondisi spons tidak mudah menyebarkan bakteri, ada baiknya untuk mencuci spons secara rutin. Walaupun demikian, mencuci spons cuci piring ini juga tidak bisa memastikan akan membunuh bakteri yang ada di spons cuci piring.

Tetapi Mama bisa membersihkan spons piring dengan memanaskannya di dalam microwave dan mengeringkannya. Atau jika tidak ada microwave di rumah maka bisa dengan cara mengukusnya.

Kapankan Spons Cuci Piring Seharusnya Diganti?

Kapankan Spons Cuci Piring Seharus Diganti
Freepik

Hal terbaik untuk menjaga kondisi spons adalah dengan rutin mengeringkannya setiap dua hari sekali. Tetapi hal ini tidak dapat menghilangkan bakteri yang ada di spons.

Untuk menghindari penyebaran bakteri dari spons cuci piring, alangkah baiknya jika spons cuci piring diganti setiap dua minggu sekali atau sebelum spons menjadi bau dan rusak.

Spons Cuci Piring Menjadi Penyumbang Sampah yang Sulit Terurai

Spons Cuci Piring Menjadi Penyumbang Sampah Sulit Terurai
Instagram/gudang_loofah

Kenyataan bahwa spons cuci piring harus diganti secara berkala ternyata juga menjadi isu tersendiri terkait lingkungan. Sebab, spons cuci piring menjadi salah satu benda yang menyumbangkan sampah tidak terurai seperti plastik. Sedangkan penggunaan spons harus diganti secara berkala.

Terkait hal ini, para pegiat zero waste menyarankan untuk mengganti penggunaan spons cuci piring menjadi loofah. Loofah sendiri adalah buah yang berasal dari jenis labu-labuan. Kemudian, buah ini dikeringkan. 

Loofah sebetulnya sudah lama digunakan sebagai sabut mencuci peralatan masak. Dikarenakan berasal dari bahan alami, loofah akan dengan mudah terurai dan menyatu dengan alam.

Nah, spons alami ini bisa kamu temukan di e-commerce untuk menggantikan spons yang biasa kamu pakai. Lebih ramah lingkungan!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.