Sudah Disiram, Kenapa Tanaman Tetap Layu?

Jenis tanaman yang berbeda memiliki perlakukan yang berbeda

30 Maret 2021

Sudah Disiram, Kenapa Tanaman Tetap Layu
Freepik/wirestock

Berkebun adalah salah satu kegiatan yang bisa menjadi pelepas stres selama masa pandemi.

Aktivitas ini juga semakin digemari oleh banyak orang mengingat saat ini kita masih harus membatasi aktivitas di luar rumah. Dengan berkebun, kita tetap melakukan aktivitas menyenangkan walaupun hanya di rumah.

Kegiatan berkebun sendiri ternyata banyak ilmu yang harus dipelajari terkait memperlakukan tanaman agar bisa tumbuh dengan subuh. Bahkan, orang-orang yang sudah lama berkebun pun juga masih harus belajar. 

Sebab, karakteristik setiap tanaman berbeda. Perlakuannya pun juga akan berbeda. Maka jangan heran jika saat ada satu jenis tanaman tumbuh dengan subur tetapi tidak dengan tanaman yang lainnya, walaupun sudah rajin disiram.

Hal ini sering sekali menjadi pertanyaan bagi pemula dalam hal berkebun. Mungkin Mama juga salah satu yang heran, sudah rajin menyiram tanamanan tapi kenapa tanaman tetap layu dan mati.

Bahkan, orang berpengalaman pun bisa saja mengalami hal ini. Maka dari itu, mari kenali penyebab tanaman tetap layu walau sudah disiram dalam penjelasan Popmama.com berikut ini.

1. Terlalu banyak memberikan air

1. Terlalu banyak memberikan air
Freepik

Kebutuhan air pada tanaman tertentu akan berbeda-beda. Ada jenis tanaman yang memang suka dengan kondisi tanah yang selalu lembab, ada yang lebih menyukai kondisi tanah yang kering.

Jika tanaman yang Mama tanam menyukai kondisi tanah yang lembab maka tidak akan masalah jika disiram setiap hari. Yang menjadi masalah jika tanaman yang ditanam lebih menyukai kondisi tanah yang kering. Jadi wajar saja jika tanaman tetap layu walau sudah disiram setiap hari. 

Apabila hal itu yang terjadi maka Mama perlu mengurangi frekuensi pemberian air. Mungkin cukup disiram seminggu dua kali atau tiap dua hari sekali.

Editors' Picks

2. Drainase yang kurang baik

2. Drainase kurang baik
Pixabay/milesz

Drainase yang baik juga sangat memengaruhi kondisi tanaman. Sebab, pengaliran air terhambat bisa membuat akar tanaman menjadi membusuk.

Jika akar tanaman busuk maka tanaman akan layu dan mati. Jadi, walaupun sudah disiram setiap hari tapi pengaliran airnya tidak berjalan dengan baik maka tanaman tetap layu dan membusuk.

3. Kebutuhan tanaman terhadap sinar matahari

3. Kebutuhan tanaman terhadap sinar matahari
Freepik/jcomp

Sama halnya dengan kebutuhan air. Setiap tanaman memiliki kebutuhan paparan sinar matahari yang berbeda.

Ada yang akan dengan cepat tumbuh dengan subur saat mendapatkan sinar matahari yang banyak. Namun sebaliknya, ada yang mengering dan mati jika terkena banyak sinar matahari.

Jika tanaman yang Mama tanam tidak menyukai suasana yang terik matahari namun diletakkan di tempat yang mendapatkan banyak sinar matahari, maka wajar saja jika tanaman tetap layu walau sudah disiram secara rutin.

4. Terkena hama

4. Terkena hama
Freepik/wirestock

Hama juga sering menjadi penyebab tanaman tetap layu walau sudah disiram dan diberi pupuk dengan rutin. Hama tidak selalu memakan daun saja.

Ada juga hama yang menghambat pertumbuhan tanaman dan menyebabkan tanaman menjadi mati. Oleh karena itu, penting untuk menjaga tanaman terhindar dari hama.

5. Tidak memberi pupuk

5. Tidak memberi pupuk
Freepik

Tanaman yang kekurangan nutrisi juga bisa menjadi penyebab tanaman tetap layu walau sudah rajin disirami air setiap hari.

Media tanam yang kurang baik dapat membuat tanaman tidak dapat tumbuh dengan baik. Maka dari itu penting untuk memberikan pupuk secara rutin, bisa itu berupa pupuk kandang ataupun pupuk kompos.

Membuat tanaman tumbuh subur ternyata tidak semata karena pemberian air secara rutin.

Walaupun sudah disiram rutin, kemungkinan tanaman tetap layu bisa saja terjadi. Sebab, setiap tanaman memiliki karakteristik tersendiri untuk dapat tumbuh dengan sehat dan subur.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.