5 Tips Jualan di Instagram agar Dagangan Laris Manis

Berjualan di tengah pandemi bisa laris dengan Instagram

30 Mei 2020

5 Tips Jualan Instagram agar Dagangan Laris Manis
Freepik/snowing

Di era serba digital saat ini banyak jalan untuk bisa sukses melakukan banyak hal, salah satunya adalah berbisnis.

Adanya internet, sosial media, dan e-commerce dapat memudahkan siapa saja untuk mempromosikan jualannya.

Sehingga di zaman serba internet ini tidak lagi membutuhkan toko dalam bentuk fisik untuk berjualan.

Di saat masa karantina saat ini, banyak orang yang membatasi aktivitas di luar rumah.

Sehingga tidak heran jika beberapa pelaku bisnis merasa dirugikan atas hal ini karena pengunjung yang berkurang bahkan tidak diizinkan untuk membuka tokonya.

Oleh karena itulah, pemanfaatan media sosial terutama Instagram sangat penting bagi pelaku usaha apa pun.

Berikut ini ada beberapa tips jualan di Instagram dari Popmama.com untuk membuat dagangan Mama laris manis di situasi pandemi ini.

1. Visual yang bagus memiliki kekuatan besar untuk menarik perhatian customer

1. Visual bagus memiliki kekuatan besar menarik perhatian customer
Oberlo.com

Tidak bisa dipungkiri bahwa kekuatan sosial media yang satu ini adalah visualisasinya.

Visual memiliki kekuatan besar untuk menarik perhatian customer pertama kali.

Untuk itu, visual yang bagus dan menarik untuk jualan di instagram sangat penting.

Buat foto yang jelas, terang, dan mudah dipahami oleh customer.

Editors' Picks

2. Konten yang menarik dan bermanfaat untuk customer

2. Konten menarik bermanfaat customer
freepik.com
Ilustrasi Digital

Selain visual yang bagus, buatlah konten jualan yang menarik dan bermanfaat.

Ketika customer membaca konten jualan Mama, mereka merasa mendapat manfaat.

Yang paling penting, munculnya perasaan butuh untuk memiliki produk yang Mama jual.

Walaupun sebelumnya customer merasa tidak membutuhkan produk Mama, tapi setelah membaca penjelasan Mama, mereka berubah pikiran dan merasa penting untuk segera membeli produk Mama.

3. Lakukan posting setiap hari, layaknya toko yang buka setiap hari

3. Lakukan posting setiap hari, layak toko buka setiap hari
Digitaltrends.com

Jualan di Instagram ibarat memindahkan toko Mama dalam bentuk digital.

Postingan yang aktif setiap hari menandakan bahwa toko Mama aktif dan buka setiap hari.

Posting setiap hari juga membantu meningkatkan performa akun jualan Mama.

Semakin sering Mama mem-posting konten maka performa akun Mama akan meningkat.

Pengunjung akun akan bertambah dan tentu juga pembeli akan bertambah.

Hal yang perlu diperhatikan adalah lihat waktu followers Mama aktif bersosial media.

Hal itu bisa dilihat dari pilihan insight di akun Instagram bisnis Mama.

4. Bangun kedekatan dengan followers melalui Instastory

4. Bangun kedekatan followers melalui Instastory
Freepik/rawpixel.com

Tips jualan di Instagram berikutnya adalah membangun kedekatan dengan followers melalui Instagram story atau instastory.

Mama bisa melakukan interaksi langsung kepada pengikut dan customer.

Tidak selalu harus berupa konten. Tapi bisa juga dengan melakukan tanya jawab, tebak-tebakan, polling, dan lain sebagainya.

5. Buat profil akun bisnis Instagram yang profesional

5. Buat profil akun bisnis Instagram profesional
Thesun.co.uk

Hal yang tak boleh ketinggalan untuk dilakukan saat jualan di Instagram adalah membuat profil akun bisnis Instagram yang profesional.

Masukkan informasi yang mendeskripsikan jualan Mama.

Cantumkan juga website maupun kontak yang dapat diakses oleh customer.

Semakin lengkap informasi singkat di profil akun bisnis Mama maka akan memudahkan customer mengenali bisnis Mama.

Berjualan memang perlu trik agar penjualan tetap terjaga dan terus mengalami peningkatan.

Penggunaan Instagram sebagai media untuk berjualan akan sangat memudahkan di saat pandemi seperti sekarang ini.

Tetapi, yang perlu diketahui adalah jualan di Instagram memerlukan pengetahuan lebih dari hanya sekadar berjualan itu sendiri.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.