7 Pilihan Jenis Pot Tanaman Hias Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Mama bisa menyesuaikan jenis pot dengan dekorasi rumah yang diinginkan

16 Januari 2021

7 Pilihan Jenis Pot Tanaman Hias Beserta Kelebihan Kekurangannya
Pexels/Ksenia Chernaya

Selama tahun 2020 kemarin, tanaman hias menjadi tren kembali. Bahkan di tahun 2021 pun masih menjadi minat banyak orang. Masyarakat berlomba-lomba mengoleksi tanaman hias untuk mempercantik rumahnya.

Mulai dari tanaman hias berdaun hijau, putih, merah, ungu, dan lainnya ada di rumah. Menanam merupakan hobi yang dapat menghilangkan stres. Selain itu, melihat tanaman bisa menyegarkan mata.

Tak hanya tanaman saja yang dikoleksi. Bahkan pot tanaman juga banyak dicari oleh masyarakat untuk mempercantik tanaman. Tanaman yang indah akan semakin manarik jika potnya bagus. Ternyata pot tanaman pun memiliki banyak jenisnya lho, Ma.

Nah, kali ini Popmama.com telah merangkum beberapa jenis pot tanaman hias beserta kelebihan dan kekurangannya. Simak selengkapnya di bawah ini.

1. Pot berbahan kaleng

1. Pot berbahan kaleng
Tokopedia.com

Sering kali kaleng bekas makanan atau produk dijadikan sebagai pot tanaman. Mama bisa menggunakan pot jenis kaleng agar mengurangi sampah. Kelebihan pot tanaman jenis kaleng ini bisa dikreasikan dengan warna dan gambar. Hal tersebut akan membuat pot menjadi lebih indah dan cantik.

Kekurangan dari pot berbahan kaleng ini lama-kelamaan akan berkarat. Sehingga akan meracuni tanaman dan berujung mati. Untuk itu, pot jenis kaleng bisa diletakan di dalam rumah agar terhindar dari udara dan hujan penyebab karatan.

2. Pot berbahan kayu

2. Pot berbahan kayu
Shopee.co.id

Jenis pot kayu ini memiliki kelebihan, yaitu mempunyai bentuk yang beragam. Jika Mama ingin tanaman hias menjadi lebih klasik dan sederhana, bisa menggunakan jenis pot ini. Rumah Mama akan terasa lebih klasik dan menambah estetika.

Kelebihan lainnya juga pot kayu tidak mudah retak dan bisa meresap.

Namum, Jenis pot kayu memiliki kekurangan, seperti bisa habis dimakan rayap. Jadi, Mama perlu berhati-hati untuk penempatannya.

Kekurangan lainnya adalah pot jenis kayu ini sebaiknya tidak ditempatkan di atas tanah atau yang rawan terkena hujan. Hal ini dikarenakan mudah lapuk atau lembek.

Editors' Picks

3. Pot berbahan plastik

3. Pot berbahan plastik
Tokopedia.com

Jenis pot ini sering kali banyak ditemukan di pasar dengan berbeda warna, seperti hitam, putih, coklat, dan lainnya. Berbagai ukuran dan bentuk pun juga hadir pada pot bahan plastik ini. Kelebihan dari jenis pot ini adalah harganya yang terjangkau dan tahan lama.

Jadi, Mama tak perlu khawatir kalau pot ini terbentur karena bahannya yang elastis jadi sulit untuk pecah atau rusak. Namun, pot ini memiliki kekurangan dengan tidak adanya pori-pori sehingga Mama perlu membolonginya untuk keluarnya air.

Karena tidak memiliki pori-pori, suhu pada tanah pun mengalami naik turun tergantung cuaca. Hal itu pun amat meresahkan karena akar tanaman bisa membusuk. Solusi agar akar tanaman tidak cepat busuk, Mama bisa meletakannya di dalam rumah atau ruangan.

4. Pot berbahan porselen

4. Pot berbahan porselen
Shopee.co.id

Jenis pot porselen ini memiliki kelebihan, yaitu lebih mewah dan antik sehingga harganya lebih mahal. Jenis pot ini biasanya digunakan untuk tanaman hias yang cantik agar memperindah pekarangan rumah atau ruangan.

Warna dari pot ini juga sangat beragam tergantung dari porselennya. Selain itu, bentuk dan ukuran juga beragam. Jika Mama ingin lebih mempercantik rumah dengan tanaman hias bisa menggunakan pot berbahan porselen ini.

Namun, kekurangan dari pot porselen ini ternyata tidak semua tanaman bisa diletakan pada pot berbahan porselen ini. Selain itu harganya mahal dan pot berbahan porselen ini harus berhati-hati dalam menggunakannya dikarenakan mudah pecah.

5. Pot berbahan sabut kelapa

5. Pot berbahan sabut kelapa
Tokopedia.com

Jenis pot dari bahan sabut kelapa memiliki keunikannya tersendiri. Pot ini cocok digunakan untuk tanaman hias yang berakar lembut. Kelebihan dari pot jenis sabut kelapa, yaitu awet dan membuat sirkulasi udara pada tanaman berjalan dengan baik dan perkembangan tanaman juga bisa lancar.

Namun, pot ini memiliki kekurangan yang mengharuskan diletakan di dalam rumah. Hal ini dikarenakan pot tidak bisa bersentuhan langsung dengan tanah dan hujan karena bisa merusak pot jenis ini.


6. Pot berbahan semen

6. Pot berbahan semen
Shopee.co.id

Jenis pot berbahan semen bisa diletakan di halaman rumah. Hal ini dikarenakan memiliki kelebihan, yaitu tahan lama dan tidak mudah rusak. Selain itu, harganya pun terjangkau bahkan Mama bisa membuat pot ini sendiri di rumah. Jenis pot semen ini juga mampu menyerap air dan suhu pada tanah tetap terjaga dengan baik.

Namun, pot berbahan semen juga memilki kekurangan, yaitu cenderung berat sehingga untuk memidahkannya sulit dan harus dilakukan bersama-sama. Jadi, pot ini bisa ditempatkan di luar rumah untuk tanaman hias yang beranting.

7. Pot berbahan tanah liat

7. Pot berbahan tanah liat
Blibli.com

Jenis pot ini sering dijumpai di pasaran sama halnya dengan pot jenis plastik. Jenis pot ini memiliki ukuran dan bentuk yang beragam. Bahkan Mama bisa memilih pot yang terdapat ukiran atau gambar yang bisa menambah unsur seni di rumah.

Jenis pot ini cocok digunakan untuk jenis tanaman hias apapun. Mama bisa menggunakan pot ini karena memiliki kelebihan material tanah liat juga membuat air bisa meresap dengan baik dan sirkulasi udara pun menjadi tetap terjaga.

Hal ini bisa menyebabkan akar tanaman akan terjaga dan terhindar dari pembusukan.

Kekurangan dari pot ini adalah mudah pecah jika tidak berhati-hati, pot ini tidak bisa diletakan di luar rumah karena akan terkena hujan. Hal ini ditakutkan akan membuat pot menjadi ancur secara perlahan-lahan. Selain itu, tekanan pada akar yang keras juga bisa membuat pot ini pecah.

Itulah beberapa jenis pot tanaman yang bisa Mama gunakan di rumah. Semua jenis pot memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi, pikirkan terlebih dahulu ya, Ma sebelum membeli jenis pot tanaman.

Selain itu, Mama juga bisa memanfaatkan barang bekas untuk dijadikan pot, seperti kaleng, paralon, jerigen dan lainnya.

Semoga bermanfaat dan bisa bijak dalam memilih jenis pot tanaman hias ya, Ma. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.