Sang Papa Berpulang, Kesedihan Menyelimuti Keluarga Cynthia Lamusu

Berpulangnya sang Papa tercinta meninggalkan banyak kenangan bagi keluarga

12 Juli 2019

Sang Papa Berpulang, Kesedihan Menyelimuti Keluarga Cynthia Lamusu
Dok. Istimewa

Keluarga besar Cynthia Lamusu sedang dilanda duka mendalam. Kamis, 11 Juli 2019, Abdul Raflyn Lamusu, Papa dari Cynthia Lamusu dikabarkan meninggal dunia di usia 74 tahun karena mengalami infeksi paru-paru.

Sang Papa meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Hermina Ciputat. 

Berita kepergian Sang Papa pertama kali Popmama.com ketahui dari sang Manager, kemudian berita duka tersebut langsung disampaikan Cynthia melalui akun Instagram @cynthia_lamusu. 

Istri Surya Saputra ini memohon doa untuk sang Papa dan memohon dukungan untuk keluarganya.

1. Papa Chynthia Lamusu mengidap penyakit stroke sebelum tutup usia

Abdul Raflyn Lamusu sempat dirawat di rumah sakit karena penyakit stroke yang ia alami sejak tahun 2018. Ia menjalani rawat jalan.

Sebelumnya Surya, suami Chynthia Lamusu sempat menjelaskan bahwa penyakit stroke menyerang tubuh bagian kiri mertuanya. Namun, setelah seminggu menjalani perawatan di rumah sakit, kini kaki dan tangannya sudah bisa bergerak kembali.

Selama masa pemulihan, sang Papa harus menjalani beberapa terapi. Saat itu Surya juga turut mendoakan papa mertuanya.

“Cepet sembuh ya pa dan happy birthday Mama karena papa masih di rs jadi kami semua dateng ngejenguk papa sekaligus ngerayain ulang tahun Mama."

Editors' Picks

2. Sosok Papa menjadi sangat penting bagi Chyntia Lamusu

2. Sosok Papa menjadi sangat penting bagi Chyntia Lamusu
instagram.com/Chynthialamusu

Cynthia Lamusu mengaku baginya sang Papa merupakan sosok yang gagah, aktif dan sehat mendadak berubah seketika karena terserang stroke.

Kendati demikian, Cynthia dan keluarga tidak mau berputus asa. Mereka berusaha untuk mencari solusi terbaik dan mendukung kesembuhan sang Papa yang tengah melawan penyakit strokenya kala itu.

Setelah 1 minggu dirawat inap di rumah sakit, Abdul Raflyn Lamusu dibawa pulang dan dilatih memori menggunakan flash card.

Namun Tuhan berkehendak lain, kesehatan Abdul Raflyn semakin menurun.

3. Sang Papa sempat menunggu anak-anak kumpul sebelum kepergiannya

Kondisi Abdul Raflyn Lamusu sebelumnya sempat mengalami penurunan. Beruntungnya keluarga diberi kesempatan melepaskan sang Papa setelah anak-anak berkumpul bersama.

Cynthia Lamusu mengatakan, "Papa kemarin sempat drop. Tapi Alhamdullilah masih kuat menunggu kakak saya yang dari Belanda, adik saya yang dari Gorontalo," setelah proses pemakaman di TPU Karet Tengsin. 

"Jadi ketika semua anak-anak sudah kumpul, baru kemudian Papa menghembuskan napas terakhir."

Chyntia Lamusu menceritakan keluarganya memiliki agenda tahunan untuk berkumpul bersama. Sayangnya, acara kumpul tersebut belum terwujud, dan sang Papa sudah berpulang menghadap Yang Kuasa.

"Buat saudara–saudara atau teman Papa, mohon dimaafkan kalau Papa ada kesalahan," ucap suami Cynthia Lamusu, Surya Saputra mewakili keluarga.

Semoga Kepergian sang Papa menjadi jalan yang terbaik dan Cynthia Lamusu beserta keluarga dapat diberikan ketabahan.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;