hanco

7 Hal Ini Perlu Dirahasiakan dari Pasangan Kamu, Itu Wajar kok

Tidak semua hal harus kamu ungkapkan lho, Ma

12 November 2019

7 Hal Ini Perlu Dirahasiakan dari Pasangan Kamu, Itu Wajar kok
unsplash/Jared Sluyter

Katanya jika sudah komitmen untuk menikah artinya tidak ada lagi rahasia di antara pasangan. Jangan salah, tidak semua hal harus diungkapkan kepada pasangan.

Bukan artinya harus menutup-nutupi tapi beginilah caranya menghormati. Kamu harus bisa memilah mana informasi yang harus dibagi atau tidak, karena tidak semua informasi baik untuk dikatakan.

Seperti 7 hal ini yang sudah Popmama.com rangkum untuk sebaiknya kamu rahasiakan dari pasangan kamu.

1. Pengalaman seks kamu

1. Pengalaman seks kamu
unsplash/savs

Demi menjaga keharmonisan rumah tangga, kamu memang sebaiknya mengatakan tentang kepuasan masing-masing. Tapi bukan berarti berbagi pengalaman kamu sebelumnya, apalagi sampai membandingkannya.

Tidak ada orang yang senang jika dirinya dibandingkan dengan orang lain. Untuk sama-sama mencapai kepuasan, katakanlah apa yang harus pasangan kamu lakukan, bukan malah membandingkan.

2. Harapan atau ekspektasimu mengenai pasangan kamu secara fisik

2. Harapan atau ekspektasimu mengenai pasangan kamu secara fisik
unsplash/Vitor Pinto

Pasangan kamu lama-kelamaan akan kelelahan jika terus mengikuti harapanmu. Mengomentari fisik pasangan kamu mungkin perlu dilakukan sesekali.

Tapi jika kamu memiliki jarak perbedaan antara harapan atau ekspektasi dengan kenyataan, maka pasrahkan saja. Memberi masukan kepada pasangan untuk menjaga kesehatan dan bentuk fisiknya mungkin bagi sebagian orang terdengar "OK" saja, namun tidak semua bisa menerimanya.

Kembalilah ke prinsip kenyamanan, maka masalah fisik pun akan terlupakan ketika sudah bicara hal ini. Biarlah hubungan kamu mengalir, jaga komunikasi dengan cara yang tepat supaya pasangan kamu tidak jenuh dengan segala tuntutan kamu.

3. Ketidaksukaanmu pada salah satu anggota keluarga pasanganmu

3. Ketidaksukaanmu salah satu anggota keluarga pasanganmu
unsplash/Helena Lopes

Menikahi seseorang artinya juga menikah dengan anggota keluarganya. Artinya lagi, keluarga pasanganmu adalah keluargamu juga.

Terimalah mereka apa adanya meski kamu tidak menyukai sifatnya. Jangan sampai ketidaksukaanmu itu sampai ke telinga pasangan kamu.

Ini hal yang wajar untuk dirahasiakan dari pasangan kamu.

Editors' Picks

4. Salah satu kekurangan fisiknya

4. Salah satu kekurangan fisiknya
unsplash/Justin Follis

Semua orang tidak berhak atas body shaming, apalagi pasangan kamu. Tuhan sudah menciptakan mahluknya dengan versi terindah.

Jika kamu sudah memutuskan untuk menjalin komitmen dengannya, seharusnya kamu juga sudah menerima kekurangan fisiknya. Lagipula, bukankah hati lebih penting daripada fisik?

5. Kamu tidak menyukai sesuatu hal yang tidak bisa dia ubah

5. Kamu tidak menyukai sesuatu hal tidak bisa dia ubah
unsplash/Dineslav Roydev

Ada hal yang bisa diubah dan ada juga yang tidak. Pengalaman masa lalu bukanlah sesuatu yang bisa kamu ubah. Terima dia yang saat ini juga bersedia menemani hari-hari kamu adalah salah satunya cara yang bisa ditempuh.

6. Komentar negatif dari keluarga dan temanmu

6. Komentar negatif dari keluarga temanmu
unsplash/Alvin Mahmudov

Namanya juga manusia, selalu ada komentar negatif terhadap pasanganmu. Tapi ketika kamu sudah memutuskan untuk berkomitmen, kamu akan melengkapi semua kekurangan pasanganmu.

Komentar negatif dari teman dan keluargamu tak perlu disampaikan ya.

7. Kebiasaan anehmu

7. Kebiasaan anehmu
unsplash/ Priscilla Du Preez

Jika kamu punya kebiasaan unik dan aneh, sebaiknya kurang-kurangin ya. Pasangan kamu butuh waktu untuk menerima kebiasaan itu. Tapi jika dia mengatakan bahwa dia menerimanya, ya lanjutkan.

Itu tadi 7 hal yang tidak perlu disampaikan kepada pasangan kamu. Menikah dan berkomitmen memang susah-susah-gampang. Bukan artinya terbuka segalanya kepada pasanganmu, tapi dengan tidak memberitahunya adalah cara menghormatinya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!