7 Alasan Mengapa Suami Bisa Jatuh Cinta dengan Perempuan Lain

Mama dan Papa sama-sama intropeksi diri yuk

26 September 2019

7 Alasan Mengapa Suami Bisa Jatuh Cinta Perempuan Lain
Pexels/Pixabay

Banyak alasan yang melatarbelakangi kasus perselingkuhan dan perceraian dalam hubungan pernikahan.

Adanya godaan dari perempuan lain alias orang ketiga bukan satu-satunya alasan terjadinya perselingkuhan, melainkan juga karena suami yang tidak setia yang tertarik dengan perempuan lain.

Suami Mamayang jatuh cinta dengan perempuan lain, biasanya buka karena Mama memiliki kekurangan yang tidak bisa ditolerir, hanya saja memang datang dar karakter suami yang nggak bisa setia.

Lalu, apa saja sih alasan mengapa suami bisa jatuh cinta pada perempuan lain padahal Mama sudah sangat setia?

1. Suami belum dewasa

1. Suami belum dewasa
pexels/yuri catalano

Pernikahan membawa tanggung jawab yang besar bagi kedua pasangan. Namun, tak jarang seseorang memasuki pernikahan tanpa memikirkan dan memiliki kesiapan penuh untuk memikul tanggung jawab ini.

Nah, karena merasa tanggung jawab tersebut sebagai sebuah beban, maka ia jadi berusaha mencari pembebasan dari semua kewajiban tersebut.

Salah satu cara untuk membebaskan dari tekanan itu, bisa-bisa suami jadi jatuh cinta lagi dengan perempuan lain. Kondisi itu biasanya sering terjadi pada mereka yang menikah di usia muda, yang hanya menganggap pernikahan hanya berisi hal-hal indah.

Namun, saat sedang ada masalah dan suami tidak siap menghadapinya, suami biasanya mencari pelarian dengan menjalin hubungan bersama perempuan lain.

Ketika menjalin hubungan dengan perempuan lain, suami tidak memikirkan akibat dari perselingkuhan karena suaminya belum bisa berpikir dewasa.

2. Terjadi masalah dalam waktu bersamaan

2. Terjadi masalah dalam waktu bersamaan
unsplash/benwhitephotography

Alasan suami jatuh cinta lagi pada perempuan lain, biasanya karena diiringi dengan masalah yang datang bertubi-tubi dalam waktu bersamaan yang terjadi pada dirinya.

Oleh karena kondisi tertekan, suami jadi mencari pelampiasan untuk mendapatkan kesenangan dari perempuan lain.

Karena sedang dalam kondisi yang tertekan, membuat suami jadi tidak bisa berpikir matang sebelum memutuskan sesuatu, termasuk perselingkuhan.

Editors' Picks

3. Menginginkan teman lain

3. Menginginkan teman lain
unsplash/priscilladuperez

Karena berekspektasi terlalu tinggi kepada Mama, suami jadi menaruh semua harapan dan kebutuhannya kepada Mama. Padahal, kita tidak bisa menggantungkan semuanya hanya pada satu orang.

Karena ekpekstasi yang tidak terwujud, biasanya pria akan mencari hal yang tidak ia temukan dalam diri Mama dengan melihatnya dari perempuan lain.

Sebenarnya kondisi ini juga berpengaruh dari sikap kedewasaan pria. Karena biasanya pria yang ingin mencari kesenangan dari perempuan lain yang bisa memberinya perhatian penuh tanpa harus berbagi dengan anak-anak atau pekerjaan rumah.

Baca juga:

4. Ia merasa rendah diri

4. Ia merasa rendah diri
pexels/josh wilink

Ketertarikan suami dengan perempuan lain tak hanya datang dari sikap pria yang merasa hebat, melainkan juga bisa datang dari sikapnya yang merasa rendah diri. Bagaimana bisa?

Bisa saja karena ia merasa dia tidak cukup tampan, tidak cukup kaya, tidak cukup pintar, tidak cukup kuat, terlalu tua atau terlalu muda, semua perasaan rendah diri tersebut membuatnya merasa seperti ada yang hilang dalam hidupnya.

Oleh karena itu, mereka jadi mencari bentuk penghargaan untuk dirinya sendiri Sayangnya, seringkali suami mencari bentuk penghargaan tersebut di luar rumah, dalam bentuk wanita selain istrinya.

5. Masa kecil yang tidak menyenangkan

5. Masa kecil tidak menyenangkan
pexels/inna lesyk

Masa kecil yang tidak menyenangkan, menyakitkan, atau bahkan dirinya pernah menjadi korban kekerasan semasa kecil, bisa membuatnya trauma hingga dewasa. Akibatnya bisa membentuk pribadi yang tidak setia.

Perselingkuhannya dengan perempuan lain sebagai bentuk respon atas trauma masa kecilnya yang belum tersembuhkan. Trauma ini juga bisa membuatnya takut atau enggan untuk berkomitmen penuh pada pasangan.

6. Sifatnya yang egois

6. Sifat egois
pixabay/stocksnap

Sikap tidak setia yang berujung pada perselingkuhan biasanya bersumber dari sifat egois seseorang, yang hanya memikirkan kepentingan dan kebutuhannya sendiri bahkan hanya demi kesenangannya sendiri.

Sikap egois itu juga memunculkan perasaan bahwa dirinya istimewa dan harus diperlakukan dengan spesial. Sebab itulah, aturan umum tidak berlaku bagi dirinya dan ia bisa berbuat apapun sesukanya tanpa memikirkan orang lain.

Tak heran ia akan sangat mudah berbohong demi mendapatkan apa yang ia inginkan. Tanpa pernah mempertimbangkan orang lain, termasuk Mama dan Si Kecil.

7. Impulsif

7. Impulsif
pexels/bruce mars

Ada kalanya, sebenarnya suami tidak pernah punya pikiran dan niatan sama sekali untuk berselingkuh.

Namun, entah berasal darimana ia jadi bertindak impulsif. Kondisi tersebut juga dikarenakan ada kesempatan untuk melakukan perselingkuhan, sehingga ia pun melakukannya tanpa memikirkan konsekuensi dari tindakan tersebut.

Bagaimana pun tidak ada yang bisa mencegah perselingkuhan terjadi, kecuali suami memiliki komitmen kuat pada pernikahan yang ia jalani.

Oleh sebab itu, sebaiknya kedua pasangan selalu mengedepankan keterbukakaan pada satu sama lain. Terutama mengenai espektasi-espektasi yang Mama dan Papa inginkan dari pasangan.

Jika sudah mengetahui ekspektasi yang diharapkan dari masing-masing pihak namun tidak terpenuhi,  kedua pasangan bisa menggantinya dengan hal lain yang lebih mudah untuk direalisasikan.

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.