6 Fakta Menarik Melakukan Seks Saat Hamil!

Amankah berhubungan seks saat hamil? Ini 6 Fakta yang wajib pasangan kamu ketahui!

9 Juli 2018

6 Fakta Menarik Melakukan Seks Saat Hamil
mirror.co.uk

Berhubungan seks saat hamil memang membuat tak hanya calon Mama khawatir melainkan juga calon Papa.

Pertanyaan seputar apakah berhubungan seks saat hamil bisa membahayakan bayi yang ada di dalam kandungan?

Nah, untuk menjawab rasa penasaran kamu maupun suami seputar pertanyaan amankah berhubungan seks saat hamil, berikut Popmama.com bagikan 6 fakta tentang berhubungan seks saat hamil!
 

1. Kapan hubungan seks saat hamil membahayakan janin?

1.	Kapan hubungan seks saat hamil membahayakan janin
newhealthadvisor.com

Jika saat kamu dan suami tengah berhubungan seks tiba-tiba terjadi pendarahan hebat dan kram perut hebat, itu tandanya kamu dan suami harus harus menghentikan kegiatan seks saat hamil.

Untuk menghindari bahaya bagi janin, sebaiknya kamu dan suami juga menghindari melakukan hubungan seks ketika muncul tanda air ketuban keluar.

Karena hal ini menunjukkan bayi di dalam kandungan terinfeksi.

Lebih lagi jika saat hamil kamu didiagnosis plasenta previa atau letak plasentanya menutupi jalan lahir, kondisi ini mengharuskan kamu dan suami menghindari hubungan seks selama masa kehamilan.

2. Keluar bercak darah

2.	Keluar bercak darah
psychologytoday.com

Ketika sedang berhubungan seks bersama suami tiba-tiba keluar bercak darah atau flek tanpa kamu sadari.

Keadaan ini tentu membuat kamu dan pasangan panik. Namun tak perlu khawatir, karena keluarnya bercak atau flek adalah hal normal yang terjadi selama beberapa minggu di awal kehamilan.

Keluarnya bercak darah atau flek terjadi dikarenakan suplai darah pada serviks meningkat, sehingga rentan mengalami flek.

Namun, jika perdarahan jumlahnya tidak wajar dan semakin banyak, sebaiknya kamu segera konsultasikan dengan dokter.

Pada kondisi ini sebaiknya kamu dan suami hentikan hubungan seks terlebih dahulu sampai benar-benar dinyatakan aman oleh dokter.

3. Apakah menyebabkan persalinan prematur?

3.	Apakah menyebabkan persalinan prematur
womenswellnesscare.com

Pertanyaan seputar apakah berhubungan seks saat hamil akan menyebabkan persalinan prematur?

Sebenarnya jika seks dilakukan dengan tepat dan sesuai aturan, sekk saat hamil tidak menyebabkan persalinan menjadi prematur kok.

Agar tidak mengganggu bayi di dalam kandungan, kamu dan suami bisa mengatur irama penetrasi dengan lembut.

Sebenarnya guncangan penetrasi terasa saat sedang melakukan seks, bagi bayi di dalam kandungan penetrasi tersebut hanya terasa seperti Mama sedang berjalan-jalan.

Kondisi ini memang bisa menyebabkan kontraksi pada rahim, namun kontraksi ini tak berbahaya alias hanya kontraksi palsu.

Namun, jika saat sedang berhubungan seks kamu mengalami kontraksi yang sangat hebat dan berlangsung lama, sebaiknya kamu segera periksakannya ke dokter ya.

Baca Juga: 7 Masalah Kesehatan Bayi Prematur

Editors' Picks

4. Bahayakah berhubungan seks saat tengah memasuki kehamilan trimester ketiga?

4.	Bahayakah berhubungan seks saat tengah memasuki kehamilan trimester ketiga
dailymail.co.uk

Saat memasuki tahap kehamilan akhir, tentu gerak tubuh kamu untuk beraktivitas menjadi lebih terbatas. Apalagi jika kamu dan suami berencana melakukan hubungan seks pada kehamilan trimester ketiga, tentu akan lebih sulit untuk dilakukan.

Namun, jika kamu dan suami sedang ingin berhubungan seks pada tahap kehamilan akhir, boleh-boleh saja kok asal melakukannya dengan hati-hati ya.

Memasuki kehamilan tahap akhir berhubungan seks dengan cara konvesional akan lebih sulit dilakukan, oleh karenanya kamu dan suami harus mencari tahu posisi yang paling nyaman dan aman bagi kehamilanmu.

Dilansir dari laman Parents.com berhubungan seks saat hamil justru bermanfaat bagi Mama yang ingin melahirkan secara normal, lho. Hal ini dikarenakan sperma dapat memicu kontraksi untuk mendorong bayi agar lahir secaranormal pada waktunya.

Meski demikian, jika kamu ini melakukan hubungan seks saat memasuki kehamilan tahap akhir, sebaiknya kamu harus konsultasikan dulu ya dengan dokter kandunganmu.

5. Tidak membahayakan janin

5.	Tidak membahayakan janin
naukrinama.com

Salah satu pertanyaan terbesar yang sering terlintas dipikiran kamu dan suami adalah bahayakah melakukan seks saat sedang hamil?

Terlebih saat janin ini sudah mulai membesar, hal yang ditakutkan adalah kesehatan janin terganggu atau malah janin mengalami kelainan dan sebagainya.

Melakukan seks saat hamil jawabannya adalah tidak membahayakan.

Hal itu dikarenakan bayi terlindungi cairan ketuban rahim yang kuat, sehingga aktivitas seksual tidak akan membahayakannya.

Perlindungan ini dibantu dengan otot rahim serta lendir tebal yang menutup mulut rahim untuk menghindarkan infeksi. Selain itu, penis yang masuk saat bersenggama tidak akan mencapai bayi.

Jadi tidak usah khawatir dengan keadaan janin dan yang perlu kamu dan suami lakukan ialah pastikan kegiatan bercinta senyaman mungkin.

6. Benarkah seks oral membahayakan?

6.	Benarkah seks oral membahayakan
dailymail.co.uk

Seks oral umumnya juga cenderung aman dilakukan di masa kehamilan.

Hanya saja, pastikan agar suami tidak meniupkan udara ke vagina karena ada sedikit risiko embolisme udara, yaitu udara yang dapat menutup pembuluh darah.

Nah, kondisi inilah yang bisa membahayakan kamu dan janin.

Yang perlu kamu ingat adalah seks anal tidak disarankan karena dapat menyebabkan tersebarnya infeksi bakteri dari anus ke vagina, dan terutama jika kamu mengalami hemoroid.

Jadi, kesimpulannya berhubungan seks pada saat masa hamil adalah aktivitas yang aman selama tidak ada masalah pada kehamilan tersebut, Ma.

Jika kamu dan pasangan ragu, sebaiknya konsultasikanlah ke dokter. Semoga bermanfaat, Ma!