Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Arya Saloka Bahas Perjuangan Menjadi Zar dalam Series Algojo
Dok. Vidio

Intinya sih...

  • Arya Saloka memaknai cinta sebagai pengorbanan besar, baik secara fisik maupun emosional.

  • Tekanan ekstrem menguji kepercayaan dalam hubungan, terutama saat berada di bawah tekanan fisik dan situasi sulit.

  • Pengkhianatan lahir dari relasi yang rapuh dan kompleks, bukan hanya sebagai pilihan instan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Series Algojo tidak hanya menghadirkan ketegangan dan aksi, tetapi juga mengangkat isu relationship yang kompleks. Mulai dari cinta, kepercayaan, hingga pengkhianatan. Melalui karakter-karakternya, penonton diajak melihat bagaimana hubungan manusia bisa berubah ketika berada dalam situasi ekstrem.

Series Algojo menunjukkan bahwa hubungan tidak selalu berjalan lurus dan aman. Ada trauma masa lalu, tekanan hidup, hingga pilihan-pilihan sulit yang membuat relasi antarmanusia menjadi rapuh dan penuh pertaruhan emosi.

Dalam press conference Algojo, Arya Saloka bersama Caitlin Halderman dan Randy Pangalila di XXI Gandaria City pada Kamis (8/1/2025), mereka membagikan proses emosional yang dijalani selama produksi. Cerita di balik layar ini memperlihatkan bahwa relasi antarmanusia menjadi fondasi penting dalam membangun konflik dan emosi di dalam sebuah produksi series.

Popmama.com telah merangkum kisah para cast tentang cinta dan pengkhianatan di Algojo dari sudut pandang relationship

Yuk, simak ceritanya!

1. Arya Saloka memaknai cinta sebagai pengorbanan besar

Popmama.com/Niko Abdullah Dahuri

Arya Saloka mengungkapkan bahwa karakter yang ia perankan menuntut perubahan ekstrem, baik secara fisik maupun emosional. Proses ini ia jalani demi menggambarkan perjalanan batin karakter yang penuh tekanan.

“Permintaan khusus dari Rahabi adalah saya harus kurus. Jadi harus menurunkan berat badan dari background karakter. Dan sejarah tokohnya memang kayaknya cukup harus kurus,” jelas Arya mengenai totalitasnya.

Menurut Arya, pengorbanan tersebut mencerminkan bagaimana cinta dan tanggung jawab dalam sebuah hubungan terkadang menuntut kehilangan kenyamanan diri. Hubungan tidak selalu tentang kebahagiaan, tetapi juga tentang kesanggupan bertahan dalam kondisi paling sulit.

2. Tekanan ekstrem menguji kepercayaan dalam hubungan

Dok. Vidio/Algojo

Proses syuting series Algojo dilakukan dalam kondisi fisik yang tidak ringan, termasuk saat bulan puasa dan adegan penuh aksi. Situasi ini menjadi gambaran bagaimana hubungan diuji ketika berada di bawah tekanan.

“Saat puasa banyak sekali adegan fighting-nya, khususnya final battle. Itu di bulan Ramadan,” jelas Arya menggambarkan beratnya proses di lapangan.

Tekanan tersebut memperkuat pesan bahwa kepercayaan dalam relationship tidak muncul saat semuanya berjalan mudah. Justru dalam kondisi paling berat, komitmen dan kesetiaan benar-benar diuji.

3. Pengkhianatan lahir dari relasi yang rapuh

Popmama.com/Niko Abdullah Dahuri

Dalam series Algojo, pengkhianatan tidak digambarkan secara sederhana, melainkan berangkat dari latar emosional yang kompleks. Arya menilai bahwa karakter yang ia perankan memiliki sejarah panjang yang membentuk tindakannya.

“Kayaknya saya harus cukup ekstrem nuruninnya dari background karakter,” ungkap Arya menekankan pentingnya mendalami masa lalu sang tokoh.

Pendalaman karakter yang mendalam membantu Arya memahami bahwa pengkhianatan sering kali bukan pilihan instan. Dalam konteks relationship, luka yang tidak terselesaikan dapat berubah menjadi keputusan yang menyakitkan bagi orang lain.

4. Caitlin Halderman membangun hubungan secara bertahap

Popmama.com/Niko Abdullah Dahuri

Caitlin Halderman menuturkan bahwa chemistry antar karakter tidak dibangun secara instan. Ia dan Arya Saloka memilih pendekatan yang natural agar dinamika emosinya terasa realistis.

“Pertama kali aku kerja bareng sama Arya, dan dia orangnya juga suka ngobrol, suka bercanda, suka cerita-cerita,” tutur Caitlin mengenai kenyamanan bekerja dengan lawan mainnya.

Menurut Caitlin, komunikasi yang terbuka membantu menciptakan rasa aman dalam bekerja. Hal ini mencerminkan hubungan sehat yang tumbuh perlahan melalui kepercayaan serta saling memahami.

5. Randy Pangalila menilai relasi dibangun lewat kerja sama

Dok. Vidio/Algojo

Bagi Randy Pangalila, hubungan antarkarakter dalam series Algojo juga tercermin lewat kerja sama fisik dan mental selama latihan. Proses ini membangun ikatan yang kuat di antara para cast.

“Dari Desember itu kita nggak mulai dari koreo dulu, tapi latihan fisik dulu, basic-nya,” kata Randy mengenai dasar pembentukan ikatan mereka.

Latihan panjang tersebut menciptakan rasa saling percaya yang penting dalam menampilkan konflik emosional di layar. Dalam relationship, fondasi yang kuat sering kali dibangun dari proses bersama, bukan hasil instan.

Melalui cerita para cast, series Algojo menghadirkan refleksi tentang cinta, kepercayaan, dan pengkhianatan dalam hubungan manusia yang penuh dinamika. Itulah gambaran tentang Arya Saloka bicara soal cinta dan pengkhianatan di series Algojo yang tidak hanya relevan di layar, tetapi juga dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari.

Menurut Papa, apakah hubungan yang diuji dalam situasi ekstrem justru bisa menunjukkan cinta yang paling jujur?

FAQ Seputar Series Algojo

Series Algojo tayang kapan dan di mana bisa ditonton?

Series Algojo dijadwalkan tayang pada 8 Januari 2026 dan dapat disaksikan melalui platform streaming Vidio

Apakah Algojo diadaptasi dari kisah nyata atau fiksi?

Algojo merupakan karya fiksi, namun ceritanya terinspirasi dari realitas emosional dan konflik manusia yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Genre apa yang diusung dalam series Algojo?

Series ini menggabungkan genre aksi, thriller, dan drama psikologis dengan fokus kuat pada konflik relationship dan pengkhianatan.

Editorial Team