5 Cara Mengatasi Control Freak demi Menjaga Hubungan Tetap Harmonis

Mama suka marah ketika rencana nggak berjalan mulus?

26 Maret 2019

5 Cara Mengatasi Control Freak demi Menjaga Hubungan Tetap Harmonis
Freepik

Menjadi sang pengendali dan berusaha mengendalikan hubungan dalam rumah tangga bisa memberikan efek yang buruk lho, Ma. Nggak selamanya suami suka diperlakukan seperti ini.

Apalagi jika rencana atau maksud tujuan Mama tidak berjalan mulus. Maka Mama pun mengalami kepanikan dan marah kepada pasangan.

Sedangkan seorang yang punya sifat control freak itu cenderung tidak menyadari kalau ia adalah pengontrol sejati.

Kalau Mama memiliki sifat control freak, sebaiknya segera introspeksi diri dan mengurangi sifat controlling.

Yuk, simak 5 cara tepat mengatasi control freak di dalam hubungan. Berikut rangkumannya!

1. Tarik napas

1. Tarik napas
Freepik/Yanalya

Mama tidak dapat mengontrol emosi saat mengalami situasi yang tidak menyenangkan di dalam hubungan?

Coba deh menarik napas. Dengan menarik napas panjang maka menjadi salah satu cara terbaik yang bisa buat Mama lebih rileks dan terkontrol.

Ketika situasi sedang memanas, sebaiknya Mama menenangkan diri dan berfokus pada mindfulness.

Saat marah dan segala macam perasaan tidak menyenangkan muncul, napas pun jadi pendek dan tersengal-sengal.

Oleh karenanya, Mama harus berlatih mengatasi untuk melepaskan kontrol dan memerikan jeda untuk evaluasi diri.

2. Menarik diri

2. Menarik diri
Freepik

Ketika terjadi situasi tidak mengenakkan dalam hubungan, sering kali reaksi yang pertama muncul adalah tidak dapat mengontrol emosi pada suami.

Dengan kondisi seperti itu maka ada reaksi-reaksi negatif lainnya yang menjadi luas dan berkembang.

Saat mengalami control freak, coba deh Mama mundur sebentar dan menarik diri dari situasi yang memanas tersebut.

Mama harus berpikir bahwa tidak seharusnya bersikap secara negatif kepada si Papa. Sedangkan dalam menangani permasalahan bisa dibicarakan secara baik-baik.

Mama bisa menyelesaikan masalah dengan mengatur rencana dari awal dan tidak perlu menyesali yang sudah terjadi.

Tapi sayangnya terhadap situasi tertentu, Mama tidak bisa menerima kenyataan jika terjadi sesuatu di luar perkiraan.

Nah, Mama harus sadar kalau Mama adalah manusia biasa yang tidak selalu berkuasa atas segalanya dan dapat mengatasinya dengan pikiran terbuka.

Dengan menarik diri maka Mama bisa mengambil hikmah dari setiap kejadian.

Editors' Picks

3. Tetap tenang dan fokus

3. Tetap tenang fokus
Freepik

Mama yang punya sifat control freak, solusi tepat saat emosi ialah ingatkan diri bahwa Mama bisa mengontrol tubuh, reaksi dan nada bicara.

Sebab ketika perasaan negatif mulai muncul, biasanya yang dipicu oleh situasi yaitu sebuah ketegangan.

Ayo, kendalikan emosi Mama saat merasakan emosi yang ekstrem pada suami.

Berfokuslah dan tetap tenang untuk membuat solusi atau rencana selanjutnya.

4. Memahami sudut pandang pasangan

4. Memahami sudut pandang pasangan
Freepik

Mama sering menghadapi pertengkaran berujung pada sebuah sikap emosi yang meledak-ledak?

Sifat control freak pada Mama harus segera dihilangkan. Sebab reaksi yang berlebihan saat marah pada pasangan pada akhirnya akan menentukan siapa yang benar dan salah.

Daripada berfokus untuk selalu menjadi benar, lebih baik Mama mendengarkan sudut pandang suami.

Jika dalam hubungan Mama selalu berkeinginan untuk mengatur, namun pada saat terjadi kegagalan dalam rencana Mama biasanya terjadi kekecewaan.

Ingat. Tidak ada orang yang suka disuruh-suruh melakukan sesuatu, lho.

Jika pasangan memiliki kebiasaan atau watak tertentu yang mengganggu keseharian Mama, cobalah mulai sekarang menerima si Papa apa adanya.

Mama tidak dapat mengubahnya menjadi seperti manusia sempurna sesuai harapan. Ingatlah, suami juga punya kekurangan.

Dengan sikap menerima, Mama akan lebih berfokus pada apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas hubungan dalam berumah tangga.

5. Pendekatan dengan suami

5. Pendekatan suami
Freepik/freepic.diller

Punya kecenderungan control freak metika merasa kesal pada pasangan? Maka Mama harus mengontrolnya.

Saat dengan mudah tersulut amarah, sebaiknya cobalah belajar untuk menguranginya agar tidak menguras energi Mama.

Lakukan pendekatan dengan suami, caranya dengan menjalin komunikasi pada suami.

Berdiskusilah untuk mencari solusi yang tepat ketimbang marah-marah.

Mama bisa mencoba pendekatan yang lebih positif dengan mengungkapkan kondisi yang terjadi dan tidak merembet ke masalah lain.

Mama selalu ingin apa yang direncanakan berjalan mulus dan akan marah jika gagal? Ayolah hilangkan sifat control freak dan mulai instropeksi diri agar hubungan tetap harmonis.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!