Dok. Kupilih Jalur Langit
Sebagai seorang aktor profesional, Emir Mahira harus bisa memutar otak untuk menemukan cara tercepat agar bisa menyatu dengan karakter religius yang ia bawakan. Terlebih lagi, karakter aslinya sangat berbeda jauh dengan sosok Ustaz Furqon yang cenderung lebih memilih patuh pada orangtua.
"Kalau aku sebagai Ustaz Furqon menemukan bahwa yang paling efisien bagi aku adalah sebelum mulai scene, aku bakal baca Bismillahirrahmanirrahim, tundukin kepala. Itu yang menurut aku bantu banget untuk aku bisa keluar masuk sebagai Furqon," kata Emir.
Merapalkan kalimat basmalah dengan khusyuk sambil menundukkan kepala terbukti sangat ampuh membantunya masuk ke dalam jiwa karakter tersebut. Namun, Emir juga selalu memastikan untuk langsung melepas karakter itu dan kembali menjadi dirinya sendiri saat sutradara sudah meneriakkan kata “cut”.
Itulah rangkuman dari cerita Emir Mahira tertantang perankan ustaz di film Kupilih Jalur Langit.
Emir Mahira terkenal karena apa? | Emir Mahira adalah aktor Indonesia yang mulai dikenal sejak berperan sebagai Bayu Purnomojati dalam film Garuda di Dadaku dan Garuda di Dadaku 2. Ketika SMP, dia sempat bersekolah di SMP Labschool Kebayoran. |
Apa prestasi awal Emir Mahira? | Emir Mahira meraih Piala Citra Aktor Terbaik di usia 14 tahun lewat film Garuda di Dadaku 2. Ia merupakan salah satu pemenang termuda dalam sejarah FFI. |
Mengapa ia sempat vakum dari dunia akting? | Emir Mahira sempat berhenti berakting demi fokus menempuh pendidikan tinggi di Kanada. Ia baru kembali ke industri film Indonesia setelah menyelesaikan studinya. |