8 Manfaat Berciuman dengan Pasangan yang Perlu Kamu Tahu

Bisa jadi obat awet muda juga, lho

3 Juli 2020

8 Manfaat Berciuman Pasangan Perlu Kamu Tahu
Freepik

Berciuman jadi tanda rasa cinta dan kasih sayang pada pasangan. Selain itu, kegiatan ini juga punya banyak manfaat. Popmama.com akan menjabarkannya untuk kamu.

Ciuman di bibir sering jadi simbol romantisme pasangan. Selain baik untuk hubungan agar tetap hangat, berciuman dengan pasangan juga membawa banyak manfaat lainnya. 

Efek baiknya tak hanya untuk emosional, namun juga untuk fisik. Apa saja? Mari cari tahu. 

1. Menyalakan api cinta dengan pasangan

1. Menyalakan api cinta pasangan
Freepik/drobotdean

Apakah hubungan kamu sedang hambar atau cenderung sering bermasalah? Cobalah nyalakan api cinta kembali dengan berciuman bibir. 

Lakukan dengan sepenuh hati dan biarkan berjalan dengan senatural mungkin. Kedekatan fisik kamu dan pasangan bisa meruntuhkan semua masalah atau perasaan hambar yang selama ini membayangi. 

2. Menimbulkan perasaan bahagia

2. Menimbulkan perasaan bahagia
Freepik/cookie_studio

Saat kamu sedang bad mood atau sering marah-marah karena sedang PMS, ajaklah pasangan untuk berciuman. 

Ini dikarenakan endorfin yang dilepaskan oleh tubuh saat berciuman bisa membuat kamu merasa lebih senang. Seringlah meminta ciuman pada pasangan saat sedang merasa sedih atau sering kesal. 

3. Meredakan tingkat stres

3. Meredakan tingkat stres
Freepik/yanalya

Banyak alasan kenapa seseorang bisa merasa stres. Ada yang karena pekerjaan, keadaan keuangan, perasaan, dan lainnya. 

Salah satu solusi yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa stres adalah dengan berciuman bibir. Ciuman bisa mengurangi rasa tegang dan cemas dari hormon kortisol. 

Saat berciuman, hormon tersebut akan berkurang dan akan digantikan oleh hormon oksitosin. Di mana oksitosin ini bisa membuat kamu merasa lebih baik dan bahagia. 

Editors' Picks

4. Menjadi obat awet muda 

4. Menjadi obat awet muda 
maxpixel.net

Mungkin mulai sekarang kamu bisa memasukkan kegiatan berciuman dalam daftar rutin. Berciuman dengan pasangan bisa membuat otot di sekitar wajah bekerja. 

Jika melakukan ciuman secara rutin, maka otot di wajah dan leher akan terlihat lebih kencang. Selain skincare, berciuman juga bisa membantu kamu terlihat lebih awet muda. 

5. Membantu mengurangi kalori 

5. Membantu mengurangi kalori 
netdoctor.co.uk

Selain berolahraga, kegiatan lain yang bisa membakar kalori adalah berciuman. Dalam durasi 1 menit, ciuman bisa membakar 2 sampai 6 kalori. 

Banyaknya kalori akan bergantung dari seberapa bergairahnya kamu saat berciuman bersama pasangan. 

6. Menjaga kesehatan jantung

6. Menjaga kesehatan jantung
Freepik/cookie_studio

Banyak reaksi tubuh yang terjadi saat berciuman. Salah satunya adalah jantung dan denyut nadi jadi terpompa dengan baik. 

Di saat yang sama, tekanan darah menurun sehingga terjadi pelebaran pembuluh darah. 

Jika kamu memiliki tekanan darah tinggi, bisa meredakannya dengan berciuman dengan pasangan. 

7. Meredakan sakit kepala

7. Meredakan sakit kepala
Pexel/Katiesalerno

Sesi berciuman secara lembut dan intens bisa melepaskan zat kimiawi yang memiliki dampak baik pada otak. Saat zat kimiawi ini terlepas, sakit kepala yang disebabkan tekanan darah di otak ini otomatis menurun. 

Saat tak ada obat pereda nyeri, pilihlah berciuman dengan pasangan untuk meredakan sakit kepala.

8. Menjaga mulut tetap bersih

8. Menjaga mulut tetap bersih
Freepik

Menurut para ahli, ciuman bisa membantu kebersihan mulut. Bagaimana bisa?

Ciuman memicu produksi air liur yang berguna untuk melawan virus, bakteri, dan jamur di rongga mulut. Dengan begini, risiko plak menumpuk di mulut pun jadi lebih rendah. 

Jika plak berkurang, berarti kerusakan gigi juga berkurang. Mulut pun lebih sehat dan terjaga kebersihannya. 

Untuk ciuman yang bersih dan sehat, kamu dan pasangan harus menjaga kesehatan mulut bersama. Rajinlah bersikat gigi dan hindari berciuman saat pasangan sedang ada luka di mulut atau bibir. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.