Benarkah Vagina Membesar Setelah Terangsang? Ini Faktanya

Berikut ini fakta mengenai Miss V yang bereaksi setelah terangsang, apakah jadi bisa membesar?

13 Desember 2019

Benarkah Vagina Membesar Setelah Terangsang Ini Faktanya
Unsplash/Becca Tapert

Hasrat melakukan hubungan seksual menjadi kebutuhan biologis yang harus dipenuhi oleh pasangan suami istri. Nah, dalam melakukan hubungan intim ini, para pasangan tentu membutuhkan sebuah awalan atau sering kita sebut dengan rangsangan.

Rangsangan seksual inilah yang mampu memberikan kenikmatan lebih saat bercinta. Khususnya bagi perempuan, ketika terangsang maka akan ada beberapa bagian tubuh yang mengalami perubahan terutama miss V.

Lalu, apakah benar jika vagina membesar setelah terangsang? Berikut penjelasan dari Popmama.com apakah vagina membesar setelah terangsang?

Tak sedikit perempuan mengira bahwa organ paling intim perempuan selalu mengalami pembesaran ketika terangsang. Namun apakah hal tersebut benar? Simak faktanya berikut ini!

1. Ukuran Miss V tidak berubah saat terangsang

1. Ukuran Miss V tidak berubah saat terangsang
Freepik/Jcomp

Sebagian perempuan mengira bahwa ukuran vagina membesar setelah terangsang ketika sedang melakukan hubungan seksual dengan pasangannya. Namun hal tersebut dibantah oleh seorang ahli seksual bernama Dr Rajan Bhonsle.

Ia menyatakan bahwa hal tersebut hanyalah mitos belaka. Menduga ukuran Miss V perempuan melebar tidaklah benar karena ukuran vagina setiap perempuan berbeda-beda.

Jika ada pelebaran yang terjadi di area vagina saat perempuan terangsang, yang membesar bukanlah ukuran vagina melainkan ukuran klitoris.

Saat perempuan terangsang, ukuran klitorisnya akan membesar lebih dari dua kali lipat dari ukuran normal.

Editors' Picks

2. Perubahan pada klitoris

2. Perubahan klitoris
Pixabay/Engin_Akyurt

Dr Rajan Bhonsle menyatakan bahwa pada umumnya bukanlah ukuran vagina perempuan yang membesar melainkan aka nada kedikit perubahan pada area klitoris. Namun demikian, ia juga menambahkan bahwa tidak semua perempuan mengalami perubahan tersebut secara signifikan.

Hanya sebagian perempuan saja yang akan mengalami perubahan secara konkret. Hal tersebut disebabkan oleh ukuran dan bentuk vagina setiap perempuan berbeda-beda.

3. Otot pada organ intim perempuan elastis

3. Otot organ intim perempuan elastis
Unsplash/rawpixel

Ukuran otot yang ada di vagina perempuan cenderung elastis dan mampu menyesuaikan penis para pria saat sedang melakukan hubungan seksual. Ketika perempuan mengalami rangsangan yang tinggi, maka pembuluh-pembuluh darah yang ada di dalam tubuh akan mengembang dan darah juga akan mengalir ke area intim perempuan.

Pada saat itulah perempuan akan mengalami sekresi vagina, maksudnya, akan ada produksi pelumas yang terdiri dari asam amino dan protein.

Banyaknya kadar pelumas yang ada di dalam organ intim perempuan membuat mudahnya terjadinya penetrasi dan tidak akan menyakitkan perempuan saat melakukan hubungan intim dengan pasangannya.

Kondisi seperti inilah yang sering dianggap sebagai pelebaran rongga vagina oleh sebagian orang.

Sebagai tambahan, bahwa setiap organ intim yang dimiliki oleh perempuan akan selalu menyesuaikan dengan apa yang dibutuhkan oleh perempuan saat mereka melakukan hubungan seksual dengan para pasangannya. Demikian penjelasan tentang vagina membesar setelah terangsang.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!