Penis Sulit Tegang, Hati-Hati Urusan Ranjang Bermasalah

Yang pasti-pasti saja deh, tegang alami bukan karena obat itu lebih aman

26 Desember 2019

Penis Sulit Tegang, Hati-Hati Urusan Ranjang Bermasalah
gurl.com

Hubungan seks terganggu bisa karena banyak sebab. Bisa jadi dikarenakan mood kurang bagus, kelelahan, atau ada yang sedang mengganggu pikiran kamu atau pasangan.

Masalah di atas bisa dialami oleh suami maupun istri. 

Sayangnya, jika suami yang mengalami kendala di atas makan dampaknya akan besar bagi kebahagiaan kamu dan pasangan.

Kendala tersebut bisa jadi kendala untuk suami, penis sulit tegang dan hubungan seks jadi terganggu.

Penyebab penis sulit tegang dapat berasal dari faktor fisik, psikologis, maupun kombinasi dari keduanya. 

Beberapa kondisi bahkan meningkatkan risiko terjadinya kesulitan ereksi ini, seperti yang berikut ini:

1. Penyakit syaraf

1. Penyakit syaraf
Unsplash/rawpixel

Menderita penyakit terkait saraf dan pembuluh darah, misalnya penyakit diabetes, epilepsi, hipertensi, atau penyakit jantung.

Baca juga: Penyebab Arteri Perifer (PAP) pada Kaki Penderita Diabetes Mellitus

2. Perokok aktif

2. Perokok aktif
Unsplash/Mathew MacQuarrie

Kebiasaan merokok lama-kelamaan  akan mengganggu aliran darah, sehingga menimbulkan berbagai penyakit.

Salah satunya adalah disfungsi ereksi. Inilah salah satu penyebab penis sulit tegang yang paling umum terjadi.

Baca juga:  Impotensi Pria Diprediksi Meningkat Tahun 2025, Jaga Gaya Hidup Yuk!

3. Overweight

3. Overweight
Freepik/rawpixel.com

Memiliki berat badan berlebih atau obesitas juga bisa berpengaruh. Selain gerak tubuh yang agak melambat, pasangan kamu juga bisa kesusahan ereksi.

Editors' Picks

4. Tindakan medis tertentu

4. Tindakan medis tertentu
Unsplash/Hush Naidoo

Pernah menjalani tindakan medis tertentu, misalnya operasi kelenjar prostat, baru selesai sunat atau terapi radiasi pada kanker.

Ini adalah bentuk terapi atau penanganan medis yang berdampak besar pada tubuh. Memerlukan waktu agar tubuh kembali normal pada kondisi sediakala.

5. Pernah cedera otot

5. Pernah cedera otot
Freepik

Pernah mengalami cedera yang berdampak pada otot atau saraf dan pembuluh darah yang mengendalikan ereksi.

Bisa terjadi pada otot sekitar paha, bokong, punggung, paha atau kaki.

6. Sedang berobat penyakit tertentu

6. Sedang berobat penyakit tertentu
Pexels/stevepb

Sedang menjalani pengobatan dan mengonsumsi obat tertentu seperti antidepresan, antihistamin, obat-obatan hipertensi, atau gangguan kelenjar prostat.

7. Masalah psikologis

7. Masalah psikologis
Freepik/Asier_relampagoestudio

Memiliki masalah psikologis seperti stres, halusinasi, gangguan kecemasan, atau depresi.

Stres bisa dipengaruhi banyak hal, terlebih lagi bagi orang dewasa yang sudah berumah tangga.

Penyebab stres yang umum terjadi antara lain:

  • Keadaan finansial yang kurang memadai kebutuhan keluarga.
  • Kesehatan anggota keluarga tidak sesuai harapan, misalkan ada anak yang sakit keras.
  • Suami mengidap penyakit tertentu.
  • Kelelahan bekerja.
  • Kurang harmonis dengan istri.
  • Mendapat intervensi pihak luar seperti mertua, orangtua atau orang ketiga (pelakor).

Hal-hal di atas dapat jadi pemicu stres atau depresi bagi seorang suami. 

8. Mabuk

8. Mabuk
Freepik/katemangostar

Mengonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang atau sesuatu yang mengaburkan kesadaran pasangan kamu bisa membuatnya mengalami gangguan ereksi. 

Sebagian orang yang sedang mabuk bisa saja mengalami penis sulit tegang, meski sebagian lagi ada yang malah jadi mudah terangsang.

Itulah 8 penyebab penis sulit tegang dan bisa mengganggu kepuasan bercinta dan merenggangkan hubungan suami istri. Lakukanlah penanganan yang tepat. 

Jangan mengonsumsi obat tanpa konsultasi ke dokter terlebih dulu. Penggunaan obat-obatan untuk disfungsi ereksi dapat menimbulkan efek samping, bahkan berpotensi membahayakan kesehatan. Untuk itu harus berkonsultasi dengan dokter mengenai efek samping obat-obatan tersebut terlebih dulu.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.