Nama Dilan kembali mencuri perhatian pembaca tanah air. Setelah lama menjadi ikon kisah cinta remaja lewat novel Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990, Pidi Baiq akhirnya menghadirkan kelanjutan cerita tokoh ikonis ini dalam buku berjudul Dilan ITB 1997. Novel ini membawa pembaca ke fase kehidupan Dilan yang lebih dewasa, jauh dari seragam SMA dan surat cinta sederhana.
Berbeda dari cerita sebelumnya, Dilan ITB 1997 tidak hanya berbicara soal cinta, tetapi juga tentang pencarian jati diri, perubahan zaman, dan pergolakan batin seorang pemuda di tengah situasi sosial yang bergejolak. Berlatar Bandung tahun 1997, kisah ini menjadi ruang refleksi tentang tumbuh dewasa, pilihan hidup, dan konsekuensi dari setiap keputusan.
Berikut Popmama.com telah merangkum fakta menarik buku Dilan ITB 1997 yang wajib Mama dan Papa ketahui.
Yuk, disimak!
