Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
7 Fakta Pernikahan Tradisional Amerika, Ada Tradisi Lempar Beras
Freepik/Senivpetro

Banyak sekali konsep pernikahan yang menjadi acuan mulai dari nasional hingga internasional. Beberapa pasangan memang memilih pernikahan dengan konsep tradisional untuk memegang teguh adat dan budaya, serta sebagai identitas keluarga. 

Namun, ada juga pasangan yang memilih konsep pernikahan yang lebih global seperti konsep pernikahan ala western, salah satunya pernikahan tradisional Amerika. Penasaran tradisi apa saja yang ada di dalam pernikahan dengan konsep Amerika tradisional?

Kali ini Popmama.com telah merangkum beberapa fakta pernikahan tradisional Amerika.

Benar-benar unik, lho. 

1. Bridesmaid dan groomsman

Freepik/Freepik.diller

Di Amerika, bridesmaid dan groomsman sangat penting keberadaanya. Budaya ini memiliki sejarah panjang, berawal dari konsep sepuluh saksi yang diatur dalam hukum Romawi kuno.

Namun seiring berjalannya waktu, kehadiran pengiring pengantin tidak dipengaruhi oleh agama atau kepercayaan tertentu yang dianut oleh kedua mempelai. Tugasnya juga cukup berat, yakni mengawal sahabat dan menyelenggarakan pesta lajang.

Namun, dalam pernikahan tradisional Amerika, gaun pengiring pengantin harus memiliki warna yang sama dengan pengantin. Ini dipercaya berguna untuk mengelabuhi roh jahat yang ingin mengganggu pengantin, karena banyak wanita berbaris di mimbar dengan pakaian yang sama.

2. Berjalan di lorong jadi prosesi sakral

Freepik/Freepik.diller

Terinspirasi dari adat pernikahan bangsawan Inggris, pernikahan tradisional Amerika Serikat juga memiliki prosesi menyusuri lorong di awal pernikahan.

Hingga  sekarang, ritual berjalan menyusuri lorong masih dilangsungkan. Diawali oleh seorang petugas pernikahan, bridesmaid dan groomsman, anak-anak yang membawa cincin dan bunga, serta papa dari pengantin perempuan menggandeng putrinya menuju ke altar. 

3. Pengantin perempuan diantar oleh papanya ke altar

Freepik/Yuriarcurspeopleimages

Dalam pernikahan Amerika tradisional, papa dari pengantin perempuan akan menuntun putrinya menuju ke altar untuk berdiri di sebelah mempelai suami.

Papa dari pengantin perempuan akan mendampinginya menyusuri lorong, lalu memberikan tugas dan tanggung jawab menjaga anaknya kepada menantunya.

Tradisi ini juga memiliki makna bahwa sang papa merestui pernikahan putrinya, serta menyerahkan putrinya untuk dijaga oleh suami sebagai pendamping hidup pilihannya.

4. Berdansa untuk pertama kali

Freepik/Freepik.diller

Berdansa menjadi salah satu kegiatan wajib dalam pernikahan tradisional Amerika Serikat.

Tradisi paling banyak dinanti, pengantin akan baru berjalan ke lantai dansa dan mengumbar keromantisan dengan dansa pertama kali di hadapan tamu undangan.

Tradisi ini menandakan kebahagiaan mereka sebagai pasangan yang baru menikah. Pasangan baru akan berdansa mengikuti iringan lagu yang romantis, lalu diikuti para tamu undangan dengan pasangannya masing-masing. 

5. Lempar buket bunga

Freepik/Senivpetro

Zaman dahulu, Buket bunga yang dilempar terdiri dari bumbu seperti bawang putih dan rosemary. Dua bahan sebagai buket tersebut dipercaya dapat membantu kelanggengan dan kesuburan.

Pengantin akan melempar buket bunga ini kepada tamu undangan. Jika dahulu dipercaya untuk kebaikan sang pengantin, zaman sekarang simbol ini bergeser maknanya menjadi keburuntungan untuk penerima, bahkan beberapa orang menganggap itu sebagai makna untuk menyusul menikah. 

6. Kue keberuntungan

Freepik/Freepik.diller

Mengadopsi budaya Romawi kuno, kue pernikahan yang terbuat dari gandum ini menjadi salah satu tradisi sebagai simbol dari beberapa makna.

Tata caranya dari tradisi ini dimulai saat pengantin lelaki menghancurkan kue di atas kepala pasangannya. Tradisi tersebut menjadi simbol pembuka kesuburan dan nasib baik. Kue pernikahan juga dibuat dan disajikan untuk merepresentasikan keberuntungan pengantin.

7. Melempar beras ke pengantin

marthastewartweddings.com

Tradisi melempar beras ke pengantin sudah ada sejak zaman Romawi kuno. Melempar beras kering melambangkan kesuburan dan harapan untuk mengusir roh jahat. Sampai hari ini, ritual melempar beras tetap menjadi bagian yang sama pentingnya dalam pernikahan tradisional Amerika.

Tradisi ini dilakukan ketika kedua mempelai meninggalkan gereja dan menuju mobil untuk pulang ke ruamh. Keluarga dan teman-teman akan menyiapkan permadani yang indah untuk dilalui oleh kedua mempelai, lalu saat berjalan nantinya akan ada beras kering yang dilempar.

Namun, melempar beras kering telah diganti dengan meniup gelembung, melempar bunga lavender kering, atau kembang api. Perubahan ini dilakukan karena dinilai melembar beras kering membahayakan. Namun, pergeseran ini tidak membuat pernikahan jadi kurang meriah, lho.  

Nah, itu dia beberapa fakta pernikahan tradisional Amerika. Sangat unik, bukan? 

Editorial Team