Dilansir dari Islami.co, ada beberapa aktivitas Nabi Muhammad yang dilakukan pada hari penuh ampunan ini
Seorang sahabat nabi pernah mengatakan, "Nabi menyuruh kami pada dua lebaran mengenakan pakaian terbaik yang kami punya dan mengoleskan tubuh dengan minyak wangi."
Setelah sarapan dan hendak berangkat salat Idulfitri, nabi melalui jalan tertentu sambil mulutnya terus mengucapkan takbir.
Bila di tengah jalan pulang, ia bertemu sahabatnya, nabi akan mengucapkan "taqabbala Allah Minna wa Minka" yang artinya semoga Allah menerima ibadah kita selama Ramadan.
Para sahabatnya pun membalas dengan ucapan yang sama. Ucapan ini mengandung makna persahabatan dan menanamkan rasa kasih sayang antar sesama.
Sepulang dari masjid, Rasulullah mengambil jalan berbeda dari pas ia berangkat. Ini dimaksudkan agar ia bisa bertemu banyak orang. Hal tersebut termasuk bentuk silaturahim nabi dan ini sesungguhnya berlaku juga di hari biasa, di luar hari raya sepanjang hidup nabi.
Apalagi seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya, nabi mengatakan mereka tidak dibenarkan untuk menzalimi, saling menghina dan merendahkan.
Silaturahim juga menambah rezeki dan memperpanjang umur. Nabi pun mengatakan "Siapa yang ingin banyak rizki dan umur panjang (yang bermanfaat) maka hendaklah menjaga silaturahim."
Itulah tadi beberapa bahasan terkait soal hukum berhubungan suami istri di bulan ramadan. Semoga bisa menjadi informasi tambahan menuju hari yang fitri ya, Ma.
Belum lagi, kita dianjurkan melakukan amalan sunah yang Rasulullah ajarkan. Ini dilakukan demi mendekatkan diri kita kepada sang Pencipta.
Semoga puasa kali ini diberi keberkahan dan diterima di sisi Allah SWT, bahkan menjaga amalan baik selama bulan puasa di bulan-bulan berikutnya.
Apakah hukum berhubungan suami istri di Hari Lebaran sama dalam semua mazhab? | Secara umum semua mazhab sepakat bahwa tidak ada larangan syariat khusus yang melarang berhubungan suami istri pada Hari Lebaran, baik Idul Fitri maupun Idul Adha, selama pasangan tersebut halal (suami‑istri sah), dan tidak sedang dalam keadaan yang dilarang agama (misalnya istri haid/nifas atau sedang dalam ihram). |
Apa hukum berhubungan suami istri setelah Salat Idul Fitri sebelum mandi sunnah? | Secara syariat, tidak ada larangan setelah salat Idul Fitri untuk berhubungan suami istri sebelum mandi sunnah. Namun, ulama menyarankan agar prioritas suasana selepas salat adalah dzikir, makan, dan bersyukur terlebih dahulu. Pengaturan waktu hubungan intim setelah salat bukan sesuatu yang diwajibkan secara khusus. |
Apakah berhubungan di Hari Lebaran boleh tanpa wudhu atau mandi wajib terlebih dahulu? | Berhubungan suami istri pada Hari Lebaran boleh dilakukan bahkan jika salah satu atau kedua belah pihak belum berwudhu atau mandi wajib. Yang penting adalah setelah selesai berhubungan, bagi yang terkena hadas besar (seperti karena ejakulasi), dianjurkan mandi besar sebelum salat atau ibadah lain selanjutnya. |