Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Ibunda Nadiem Makarim Sebut Tidak Ada Sejarah Keluarganya Korupsi
Instagram.com/rayyamakarim
  • Atika Algadri menegaskan tidak ada budaya korupsi dalam keluarganya, termasuk dalam hal gaya hidup berlebihan.

  • Tuduhan korupsi terhadap Nadiem Makarim disebut sebagai syok terbesar yang pernah dialami seluruh keluarga.

  • Atika Algadri mengaku sudah menanamkan nilai kejujuran sebagai pagar kuat dalam diri anak-anaknya sejak kecil.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Menjadi mama dari seorang tokoh publik bukan perkara mudah, apalagi ketika nama sang anak terseret dalam pusaran isu hukum. Itulah yang kini dihadapi Atika Algadri, mama dari Nadiem Makarim yang dikenal sebagai mantan Mendikbudristek.

Atika akhirnya angkat bicara dan menegaskan bahwa tuduhan korupsi yang diarahkan kepada putranya adalah hal yang sama sekali asing dalam kehidupan keluarga mereka. Pernyataan itu ia sampaikan secara gamblang dalam sebuah podcast video yang beredar luas di publik.

Berikut Popmama.com telah merangkum pernyataan tegas Atika Algadri soal nilai integritas keluarga dan penolakannya atas tuduhan korupsi terhadap Nadiem Makarim. Pernyataan ini dikutip dari video yang diunggah kanal YouTube Rory Asyari.

Yuk, disimak!

1. Sejuta persen yakin sang anak tidak bersalah

Youtube.com/Rory Asyari

Di tengah tekanan publik dan proses hukum yang terus berjalan, Atika Algadri memilih berdiri teguh di belakang putranya. Tidak ada keraguan sedikit pun dalam dirinya terhadap integritas Nadiem Makarim.

"Saya sejuta persen yakin anak saya tidak korupsi. Tidak ada sedikit pun di benak saya, suami saya, anak-anak saya, seluruh keluarga saya. Tidak mungkin itu terjadi," ujar Atika.

Keyakinan itu bukan sekadar pembelaan seorang mama, melainkan pernyataan yang lahir dari pengenalan mendalam terhadap karakter sang anak sejak kecil. Bagi Atika, apa yang ia saksikan selama membesarkan Nadiem menjadi dasar paling kuat dari keyakinan tersebut.

2. Tuduhan korupsi jadi syok terbesar sepanjang hidup keluarga

Youtube.com/Rory Asyari

Saat nama Nadiem Makarim mulai dikaitkan dengan kasus korupsi, Atika Algadri mengaku seluruh keluarga dilanda guncangan yang luar biasa. Bukan tanpa alasan, sebab korupsi adalah sesuatu yang sama sekali tidak pernah hadir dalam keseharian mereka.

"Itu adalah syok yang paling besar dari seluruh keluarga kami, bahwa anak kami dituduh korupsi. Sesuatu yang begitu asing dalam kehidupan keluarga kami, tidak ada tempat dan tidak bisa ditolerir sama sekali," ujar Atika.

Pernyataan tersebut mencerminkan betapa dalam luka yang dirasakan keluarga atas tuduhan yang mereka anggap jauh dari kenyataan. Bagi Atika, bukan hanya nama Nadiem yang dipertaruhkan, tetapi juga integritas keluarga yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

3. Pagar nilai yang sengaja dibangun dan tak mudah tergoyahkan

Youtube.com/Rory Asyari

Atika Algadri menjelaskan bahwa integritas dalam keluarganya bukan sesuatu yang tumbuh begitu saja, melainkan hasil dari penanaman nilai yang disengaja dan konsisten sejak anak-anaknya masih kecil.

Atika menyebut adanya "pagar-pagar" yang sengaja dibangun agar setiap anggota keluarga tidak mudah melenceng dari jalur yang benar.

"Kami menanamkan pagar-pagar yang cukup kuat di dalam diri kami sendiri maupun kepada anak-anak kami. Pagar itulah yang betul-betul membuat kami tidak bisa melenceng dari jalan itu. Pagar itu kuat, kuat sekali," ujar Atika.

Pernyataan itu menjadi gambaran betapa serius Atika dalam membentuk karakter anak-anaknya sejak dini. Nilai yang ditanamkan bukan sekadar aturan, melainkan fondasi moral yang mengakar dalam setiap keputusan hidup mereka.

Itulah tiga pernyataan tegas Atika Algadri sebagai mama Nadiem Makarim mengenai nilai integritas yang selama ini menjadi pegangan keluarganya.

Editorial Team