Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Jerome Kurnia dan Nadya Arina Ungkap Tips Hadapi Love Bombing COVER
Popmama.com/Fx Dimas Prasetyo

Intinya sih...

  • Sikap pasangan yang terlalu sempurna (too good to be true) patut diwaspadai sebagai indikasi awal perilaku manipulatif atau red flag.

  • Melakukan riset latar belakang dan memvalidasi karakter pasangan melalui teman terdekat sangat penting sebelum hubungan berjalan terlalu jauh.

  • Jangan mengabaikan intuisi atau feeling pribadi saat merasakan kejanggalan di awal kedekatan agar tidak terjebak dalam hubungan yang salah.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Fenomena love bombing atau memberikan perhatian dan kasih sayang berlebihan secara manipulatif menjadi isu utama dalam film terbaru Penerbangan Terakhir. Jerome Kurnia yang memerankan karakter Kapten Deva (sosok "red flag") dan Nadya Arina sebagai Tiara (korban manipulasi), berbagi pandangan mereka tentang cara menghadapi situasi ini di dunia nyata.

Belajar dari karakter yang mereka perankan, Jerome dan Nadya memberikan tips penting agar kita tidak mudah terjerat oleh laki-laki yang manipulatif.

Nah, melalui wawancara ekslusif di IDN HQ pada Rabu (7/1/2025), berikut Popmama.com telah merangkum bagaimana Jerome Kurnia dan Nadya Arina ungkap tips hadapi love bombing.

Yuk, disimak!

1. Waspada jika terlalu sempurna (too good to be true)

Popmama.com/Fx Dimas Prasetyo

Menurut Nadya Arina, tanda utama seseorang mungkin melakukan love bombing atau merupakan sosok red flag adalah ketika perilakunya terasa terlalu sempurna tanpa cela. Ia mengingatkan bahwa tidak ada manusia yang benar-benar sempurna, sehingga kebaikan yang berlebihan di awal patut dicurigai.

"Kalau terlalu too good to be true, kayak 'gila ya dia baik banget nih', nggak ada manusia se-perfect itu menurut aku. Jadi kalau misalnya kamu ketemu orang yang se-perfect itu, oke nggak apa-apa kamu boleh mengagumi dia, tapi ya kamu harus cek dulu," ungkap Nadya.

Jadi, boleh saja mengagumi seseorang, namun Nadya menyarankan untuk tetap menyalakan "alarm" kewaspadaan dan tidak menelan mentah-mentah semua janji manisnya.

2. Riset latar belakang dan tanya orang terdekat

Popmama.com/Fx Dimas Prasetyo

Nadya Arina menambahkan bahwa saat sudah mulai jatuh cinta, jangan terburu-buru melangkah terlalu jauh. Penting untuk melakukan riset kecil-kecilan mengenai latar belakang laki-laki tersebut, termasuk bertanya kepada lingkungan pertemanannya untuk memastikan siapa dia sebenarnya.

"Mungkin dicari tahu dulu kali ya background-nya dia seperti apa. Terus mungkin bisa tanya-tanya sama orang sekitarnya dia, sama temennya dia atau orang-orang yang kenal dia. Buat aku itu sangat membantu. Dan boleh dijalanin, tapi jangan sampai langsung kenalin ke orangtua," lanjut Nadya.

Validasi dari orang lain sering kali bisa menyelamatkan kita dari hubungan yang salah. Nadya menyarankan untuk menjalani hubungan secara perlahan dan tidak langsung melibatkan keluarga inti sebelum benar-benar yakin.

3. Dengarkan intuisi dan jangan buta karena cinta

Popmama.com/Fx Dimas Prasetyo

Sering kali, hati kecil kita sebenarnya sudah memberikan sinyal bahaya sejak awal, namun kita memilih mengabaikannya karena sudah terlanjur "bucin". Jerome Kurnia menegaskan pentingnya mendengarkan intuisi atau feeling saat pertama kali dekat dengan seseorang.

"Ikutin feeling sih. Kadang tuh kamu sudah tahu nih ada yang nggak benar sama cowok pas baru dekat, cuman buta karena senyumnya, atau karena the idea of him (sosok idealnya). Tapi sebenarnya dari awal sudah ada feeling. Nanti setelah setahun setengah terus sudah babak belur, baru nyadar 'kan bener'. Coba dengerin hati aja awal-awal, jangan bucin dulu," ungkap Jerome.

Jerome mengingatkan agar kita tidak jatuh cinta pada "bayangan ideal" orang tersebut, melainkan melihat realitasnya. Jika ada rasa ganjil di awal, sebaiknya jangan diabaikan agar tidak menyesal di kemudian hari.

Nah, itulah rangkuman dari bagaimana Jerome Kurnia dan Nadya Arina ungkap tips hadapi love bombing. Apa Mama setuju dengan pasangan ini?

FAQ Film Penerbangan Terakhir

Apakah film Penerbangan Terakhir kisah nyata?

Film Penerbangan Terakhir merupakan karya fiksi, namun ceritanya terinspirasi dari berbagai fenomena sosial dan skandal perselingkuhan di dunia penerbangan yang sering menjadi perbincangan viral di masyarakat.

Film Penerbangan Terakhir menceritakan apa?

Film Penerbangan Terakhir mengisahkan tentang drama psikologis di balik skandal perselingkuhan seorang pilot karismatik yang melakukan manipulasi emosional terhadap beberapa pramugari.

Siapa saja pemeran film Penerbangan Terakhir?

Film ini dibintangi oleh Jerome Kurnia yang berperan sebagai Kapten Deva Angkasa, serta Nadya Arina dan Aghniny Haque sebagai pemeran utama perempuan. Jajaran pemain lainnya antara lain Nasya Marcella dan Vintha Devina Bertha.

Editorial Team