Bisa Jadi Inspirasi, Begini 7 Cara Cerdas Mengatasi Suami yang Pemalas

Ini bisa dilakukan untuk menghilangkan sifat-sifat pemalas pada diri suami nih, Ma!

8 Maret 2021

Bisa Jadi Inspirasi, Begini 7 Cara Cerdas Mengatasi Suami Pemalas
Freepik/lipik

Punya suami yang pemalas, rasanya memang menjengkelkan. Apalagi jika pekerjaan rumah tangga sudah terlalu menumpuk. Suami hanya bermalas-malasan di sofa seharian sambil nonton tv, bahkan tidak ada keinginan untuk berusaha membantu menyelesaikan berbagai tugas di rumah. 

Hal ini tentunya bikin para istri menjadi marah, stres dan frustasi. Apalagi saat melihat rumah yang seperti kapal pecah, ditambah suami yang pemalas. 

Mama mungkin sedang lelah untuk membujuk suami agar menghentikan kebiasaan malasnya. Usahakan jangan menyerah dulu ya, Ma!

Pelan-pelan Mama pasti bisa membuat suami menjadi pribadi yang lebih rajin dan meninggalkan kebiasaan malasnya. Kali ini Popmama.com pun telah merangkum beberapa cara cerdas yang bisa mengatasi kebiasaan suami yang pemalas.

Dikutip dari Times of India, simak langkah-langkah ini!

1. Buat suami merasa dibutuhkan

1. Buat suami merasa dibutuhkan
Freepik.com/bearfotos

Beri suami Mama gelar 'Pahlawan Super' saat ia melakukan pekerjaan rumah tangga yang terbilang sulit. Contohnya mengganti bola lampu, mengecat dinding yang warnanya mulai pudar atau saat berhasil memotong rumput di halaman.

Sebisa mungkin buatlah sang Suami merasa hanya ia saja yang bisa melakukan pekerjaan tersebut, sehingga ada rasa bangga di dalam dirinya saat pekerjaan itu sudah diselesaikan dengan baik. 

Meskipun sebenarnya Mama bisa melakukan semua pekerjaan rumah sendiri, tetapi dengan cara ini suami akan merasa jadi orang yang paling diandalkan di keluarga. 

2. Beri pujian untuk setiap kerja keras pasangan

2. Beri pujian setiap kerja keras pasangan
Freepik/pch.vector

Saat melakukan pekerjaan rumah, suami mungkin saja akan mengerjakannya sambil malas-malasan karena terpaksa. Ketika sering terjadi, maka Mama harus selalu ingat untuk memuji keterampilan kerjanya.

Cobalah untuk menghargai setiap usahanya, meskipun hasilnya tidak selalu sesuai apa yang diharapkan. Walau terkesan sederhana, namun sebuah kata-kata pujian sangat berdampak positif dan membuat suami merasa bangga karena telah membantu. Apalagi jika anak-anak ikut mendengar pujian tersebut. 

Mama juga sesekali bisa membanggakan kerja keras suami, sehingga anak-anak mencontoh hal positif tersebut dan bisa lebih rajin ke depannya. Dengan begitu, suami juga akan bekerja lebih keras untuk mengesankan hati anak-anak.

Editors' Picks

3. Jangan sering mengomel saat suami sedang bermalas-malasan

3. Jangan sering mengomel saat suami sedang bermalas-malasan
Freepik/wayhomestudio

Jangan sering mengomel, Ma! Hal itu hanya akan membuat suami tambah malas untuk melakukan pekerjaan rumah.

Cobalah bujuk pasangan secara baik-baik namun dengan sikap yang tegas ketika ia enggan membantu. Katakan kepadanya bahwa Mama benar-benar lelah dan tak bisa melakukan seluruh pekerjaan rumah sendirian karena sudah terlalu menumpuk.

Jika tetap menolak, Mama bisa melarang suami untuk melakukan hobi favoritnya. Hal ini dilakukan untuk memberi efek jera, bahkan bisa sebagai bentuk peringatan serius.

4. Biarkan suami bekerja dengan caranya sendiri

4. Biarkan suami bekerja cara sendiri
Freepik/wayhomestudio

Setiap orang melakukan segala sesuatu dengan caranya masing-masing. Mama mungkin akan merasa jengkel ketika suami tak bisa melakukan pekerjaan rumah yang terbilang mudah, bahkan saat tidak mengerjakannya dengan cara yang seharusnya dlakukan.

Contohnya saja saat ia membersihkan lantai dengan penyedot debu, sedangkan Mama selalu membersihkan lantai dengan sapu. Namun, sebaiknya usahakan tidak langsung mengomel dan menyebutnya pemalas. 

Perlu diingat bahwa bisa saja pasangan sedang mencoba mengerjakannya dengan caranya sendiri yang lebih kreatif, sehingga ia bisa menyelesaikannya lebih cepat. Jadi, sebaiknya jangan memaksa pasangan untuk melakukan semua pekerjaan rumah dengan cara Mama.

Sebaliknya, pasangan butuh untuk belajar dan memahami dengan cara mereka sendiri.

5. Jangan selalu memaksa dan cobalah pengertian sesekali

5. Jangan selalu memaksa cobalah pengertian sesekali
Freepik/gpointstudio

Jangan bersikap egois dan selalu memaksa suami untuk segera menyelesaikan pekerjaan rumah. Sesekali cobalah pengertian bahwa pasangan pun belum terbiasa dengan pola kerja dan keterampilan Mama dalam mengelola segala urusan rumah tangga.

Jika tidak terlalu mendesak, cobalah untuk menunda pekerjaan rumah yang bisa dilakukan nanti. Biarkan suami menyelesaikan pekerjaannya dengan tempo kecepatannya sendiri.

Usahakan jangan sedikit-sedikit mengomel dan mengatakan bahwa kinerjanya lamban. Sebisa mungkin percayalah bahwa suami pasti akan menyelesaikan pekerjaannya dengan baik. 

6. Bisa menciptakan momen romantis bersama suami sambil menyelesaikan pekerjaan rumah

6. Bisa menciptakan momen romantis bersama suami sambil menyelesaikan pekerjaan rumah
Freepik

Sambil melakukan pekerjaan rumah tangga, Mama bisa lebih dekat dengan suami, lho! Kalian berdua bisa melakukan percakapan yang dalam dan serius, seperti membahas soal masa depan anak-anak atau bernostalgia mengenang saat masih pacaran.

Dengan begitu, rasa lelah saat membersihkan lantai atau mencuci piring bisa teralihkan agar dilakukan dengan sangat menyenangkan. Selain itu, kalian berdua pasti akan menantikan lebih banyak kesempatan untuk mengobrol dengan lebih berkualitas.

7. Rencanakan liburan bersama keluarga

7. Rencanakan liburan bersama keluarga
restaurants-in-vietnam.com

Mama sekeluarga bisa pergi liburan untuk menjernihkan pikiran sejenak dari kesibukan. Kalian bisa liburan singkat seperti pulang kampung untuk mengunjungi rumah orangtua masing-masing.

Nah, sebelum berangkat, mintalah suami untuk mengatur semua pekerjaan rumah tangga secara sistematis. Lakukan pekerjaan yang harus dilakukan sekarang, setelah itu kemasi barang-barang apa saja yang akan dibawa.

Sesekali percayakan hal tersebut pada suami, sehingga ia bisa belajar mengatur dan membuat perencanaan. Hal ini membantu menghilangkan sifat malasnya sedikit demi sedikit.

Itulah beberapa cara cerdas yang bisa dilakukan untuk mengatasi suami yang pemalas. Semoga tipsnya berhasil ya, Ma!

Baca Juga

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.