Penuh Tantangan, Ini 5 Fakta Kehidupan setelah Menikah 

Pasangan suami istri harus sama-sama berjuang untuk menghadapinya!

5 Juli 2021

Penuh Tantangan, Ini 5 Fakta Kehidupan setelah Menikah 
Freepik/angel.nt.111

Menjalani kehidupan pernikahan selama bertahun-tahun, membuat suami istri menyadari banyak hal yang mampu mengubah perspektif tentang hubungan mereka. 

Faktanya, kehidupan pernikahan tidak selalu indah dan menyenangkan saat dijalani. Akan ada banyak tantangan hidup yang datang silih berganti. Dengan memahaminya, Mama dan Papa bisa sama-sama berjuang untuk mempertahankan pernikahan yang harmonis serta bahagia ke depannya.  

Nah Ma, apa saja fakta-fakta tentang kehidupan pernikahan? Berikut Popmama.com telah merangkumnya dari Times of India! 

Disimak ya! 

1. Kehidupan tidak selamanya penuh dengan hal-hal bahagia

1. Kehidupan tidak selama penuh hal-hal bahagia
Freepik/jcomp

Pada masa awal-awal pernikahan, hidup rasanya begitu sempurna. Hari demi hari Mama jalani penuh kegembiraan dan suka cita bersama suami tercinta. 

Seiring berjalannya waktu, getaran cinta mulai hilang. Namun, hal ini tidak selalu berarti negatif. Walaupun tidak ada gejolak asmara yang bergairah dan mendebarkan, kalian sudah cukup merasa nyaman dengan keberadaan satu sama lain. 

Editors' Picks

2. Akan ada pembicaraan yang rumit mengenai masalah finansial

2. Akan ada pembicaraan rumit mengenai masalah finansial
Pexels/karolina

Bicara tentang aspek finansial dalam rumah tangga memang bukan perkara gampang. Sering kali uang menjadi salah satu pemicu pertengkaran besar di antara suami istri. 

Rasanya canggung dan sulit untuk mendiskusikan tentang uang. Akhirnya kalian tak jujur ​​mengenai anggaran, tabungan, pengeluaran, dan lainnya. Masalah keuangan juga kerap kali menyebabkan miskomunikasi. 

3. Anak tidak selalu menjadi prioritas utama

3. Anak tidak selalu menjadi prioritas utama
freepik/freepik

Banyak yang menganggap anak merupakan prioritas utama dalam keluarga. Namun, hal itu sebetulnya salah. 

Tempatkan hubungan pernikahan terlebih dahulu agar Mama dan Papa fokus untuk menjadi orangtua yang lebih baik. Jika hubungan kalian berjalan dengan sehat, hal ini tentunya akan menyebar ke aspek lainnya dalam kehidupan rumah tangga, termasuk anak-anak.

Tidak apa-apa untuk memprioritaskan suami daripada anak-anak di waktu tertentu, sebab ia juga perlu merasa dicintai dan dihargai oleh istrinya. 

4. Kerja tim yang kompak sangat penting dalam pernikahan

4. Kerja tim kompak sangat penting dalam pernikahan
Freepik

Pernikahan bukanlah tentang siapa yang paling banyak berkorban untuk satu sama lain. Pernikahan adalah hubungan yang dijalani berdua. Butuh usaha, dukungan, pengertian dan kepercayaan yang seimbang dari kedua belah pihak.

Mama dan Papa harus menjadi tim yang kompak, terutama di masa-masa sulit dalam menghadapi setiap tantangan hidup. Diskusikanlah setiap masalah untuk mencapai kesepakatan bersama.

5. Pernikahan bukanlah 50-50

5. Pernikahan bukanlah 50-50
Freepik/Senivpetro

Meskipun suami istri mencoba untuk berada di level yang sama, ada saat-saat di mana kalian berdua harus menerima kenyataan bahwa satu orang dalam hubungan telah berusaha lebih keras dibandingkan pasangannya.

Namun, hal ini bukan berarti negatif. Setiap orang juga perlu istirahat sejenak dan bergantung dengan pasangannya. Di sinilah kalian akan belajar untuk saling mengisi kekurangan satu sama lain.

Nah Ma, itulah beberapa fakta kehidupan setelah menikah yang tidak selalu berjalan mulus. Semoga Mama dan Papa selalu kompak menghadapi setiap tantangan yang menguji keharmonisan rumah tangga kalian!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.