Mimpi basah sebelum sahur memang tidak membatalkan puasa. Papa tetap boleh menikmati santap sahur sebelum mandi wajib. Akan tetapi, disarankan untuk membersihkan diri terlebih dahulu, seperti membersihkan kemaluan dan berwudu sebelum makan sahur.
Apabila waktu subuh sudah dekat, maka Papa bisa langsung makan sahur. Selanjutnya, Papa diwajibkan mandi besar agar bisa melaksanakan salat dan ibadah lainnya selama bulan Ramadan.
Hal yang terpenting yang perlu diingat, yakni tidak melakukan hubungan seks sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari selama bulan Ramadan. Sebab, berhubungan seks merupakan salah satu aktivitas yang dapat membatalkan puasa.
Kalau mimpi basah terjadi saat tidur malam sebelum sahur, apakah puasanya tetap sah? | Ya, mimpi basah sebelum waktu sahur tidak membatalkan puasa, karena mimpi basah adalah kejadian biologis yang tidak disengaja dan bukan termasuk makan/minum. Puasa hari itu tetap sah asalkan niat sudah atau akan dilakukan di waktu yang benar. |
Apa yang harus dilakukan jika mimpi basah sebelum sahur sebelum salat Subuh? | Jika mimpi basah terjadi sebelum Subuh dan keluar mani, maka wajib mandi besar (ghusl) sebelum salat Subuh agar salat dan ibadah lain sah. Namun puasa tetap terjadi sejak Subuh sampai Maghrib. |
Jika mimpi basah sudah terjadi namun belum sahur, apa boleh tetap makan sahur? | Ya, boleh makan sahur setelah mimpi basah sebelum Subuh, karena mimpi basah tidak membatalkan puasa dan tidak menghentikan kewajiban sahur sebelum Subuh. |