Perempuan Ini Memalsukan Kehamilan Setelah Keguguran dan Menculik Bayi

Perempuan ini memalsukan kehamilan lalu dihukum karena membunuh dan menculik

7 Juni 2018

Perempuan Ini Memalsukan Kehamilan Setelah Keguguran Menculik Bayi
Unsplash/Sharon McCutcheon

Seorang perempuan 37 tahun, bernama Yesenia Sesmas, telah dihukum karena membunuh temannya demi menculik bayi temannya yang baru lahir. Ia melakukan itu setelah berpura-pura hamil, menurut laporan laman People.

Sesmas memang hamil, dan terus berpura-pura menjadi teman dan keluarga yang diharapkannya, bahkan ia menerima hadiah di perayaan baby shower.

Itu semua terjadi setelah Sesmas mengalami keguguran.

1. Setelah berpura-pura hamil, ia mengaku bahwa ia telah melahirkan seorang bayi

1. Setelah berpura-pura hamil, ia mengaku bahwa ia telah melahirkan seorang bayi
people.com
Yesenia Sesmas

Ketika ia mengklaim telah melahirkan, kembali pada November 2016, dia mengirim foto bayi ke orang lain, tetapi tentu saja itu bukan bayinya sendiri.

Sebaliknya, gambar itu adalah bayi baru lahir berusia 6 hari dari salah satu mantan rekan kerja Sesmas, Laura Abarca, yang tinggal di Kansas. Segera setelah berpura-pura lahir, Sesmas berkendara dari rumahnya di Dallas ke Wichita, Kansas dan menembak Abarca di dahi, lalu menculik bayinya, dan memamerkan bayi baru lahir tersebut di Dallas sebagai anaknya.

Pada hari Selasa, Sesmas dituduh melakukan pembunuhan tingkat pertama, ia juga melakukan penculikan, dan gangguan yang diperburuk dengan pengasuhan orangtua. Dia akan dijatuhi hukuman pada 13 Juli nanti.

Kemudian ia akan menghadapi hidup di penjara tanpa pembebasan bersyarat selama 50 tahun.

Begitulah hukum yang berlaku karena kesalahan fatal yang telah ia lakukan, menyeramkan!

2. Alibi bayi telah diberikan padanya

2. Alibi bayi telah diberikan padanya
Unsplash/Brytny.com

Sesmas mengklaim bahwa Abarca setuju untuk memberikan anaknya ke Sesmas, tetapi kemudian temannya berubah pikiran. Sesmas juga mengklaim bahwa dia hanya membawa pistol ke rumah Abarca untuk mengancamnya agar memberikan bayinya, dan "tidak bermaksud untuk membunuh" temannya tersebut, Sesmas terus beragumen dan mengarang cerita pada publik.

Editors' Picks

Perempuan Ini Memalsukan Kehamilan Setelah Keguguran Menculik Bayi
people.com
Laura Abarca dan bayinya

"Dia tidak tahu bahwa senjata akan menembak, dan dia terkejut ketika itu terjadi," katanya.

3. Bukan kasus penculikan yang pertama baginya

3. Bukan kasus penculikan pertama baginya
people.com
Yesenia Sesmas

Ini bukan pertama kalinya Sesmas terlibat dalam komplotan untuk menculik anak. Ketika dia menembak dan membunuh Abarca, dia keluar dengan jaminan dan menunggu tuduhan setelah dipenjara karena insiden yang terjadi empat bulan sebelum melibatkan percobaan penculikan dua gadis muda.

Dalam kasus itu, Sesmas dituduh pergi ke rumah perempuan lain yang bernama Adrianna Portillo, dengan dalih memberikan pakaian lama dan ia mengancam Portillo dengan pisau dan memerintahkannya untuk mengikat kedua anak yang masih berusia 3 tahun dan 10 tahun.

Anak-anak perempuan yang lebih tua diikat dengan selotip di ruang bawah tanah rumah Portillo.

Portillo hamil 8 bulan saat itu. Sesmas juga diduga meminta $ 10.000. Keduanya terlibat perkelahian fisik, dan salah satu putri Portillo menelepon polisi.

Portillo juga mengklaim Sesmas mencoba mencekik anak perempuannya yang tertua. Sesmas sebelumnya mengatakan kepada Portilla bahwa dia “menginginkan seorang bayi perempuan dan bahwa dia tidak bisa hamil.”

Itulah hal 'gila' yang terjadi saat ini, Ma. Alangkah lebih bijaksana jika kita memastikan anak-anak tetap dalam pengawasan. Pergi keluar rumah bukan hal sepele, penting untuk mengetahui tujuan mereka, sebenarnya mau pergi kemana mereka.

Keamanan di rumah juga perlu diperhatikan. Tidak bisa terlalu percaya pada sembarang orang, karena orang yang kita kenal ternyata juga berpeluang melakukan kejahatan pada keluarga kita terutama pada anak-anak.