5 Adab Menantu Terhadap Mertua menurut Ajaran Agama Islam

Mertua juga termasuk orangtua kita, sehingga harus dimuliakan

16 September 2021

5 Adab Menantu Terhadap Mertua menurut Ajaran Agama Islam
Pexels/RODNAE Production

Setelah berumah tangga, maka kita pun perlu menjalin silaturahmi dengan keluarga serta orangtua pasangan. Silaturahmi ini perlu dijaga dengan baik agar tidak terputus. 

Selain itu, perlu diingat bahwa kedudukan mertua dalam agama Islam sama dengan orangtua kita sendiri, sehingga tetap perlu dimuliakan dan dihormati.

Oleh karena itu, ada beberapa adab baik yang mesti dilakukan menantu kepada mertuanya. Jangan sampai hubungan jadi runyam dan kurang harmonis, ya!

Berikut Popmama.com telah merangkum seputar adab menantu kepada mertua dalam ajaran agama Islam. Usahakan tak perlu sungkan dan membuat mertua merasa nyaman dengan kita, ya!

1. Harus memperlakukan mertua seperti orangtua kita sendiri

1. Harus memperlakukan mertua seperti orangtua kita sendiri
Freepik/master1305

Seperti dilansir dari Sahabat Yatim, kita mesti baik dalam memperlakukan mertua kita. Pasalnya, mertua sangat berjasa karena sudah merawat pasangan kita hingga saat ini.

Dari kecil dan tumbuh dewasa hingga akhirnya menjadi istri atau suami yang kita nikahi merupakan sebuah proses panjang serta berjasa dalam kehidupan pasangan kita.

Walau bukan orangtua sedarah, namun kita mesti memperlakukan kedua mertua kita layaknya orangtua kita sendiri, ya

Maka dari itu, perlu sekali beradaptasi serta proses yang mesti ditempuh oleh setiap pasangan suami istri. Ini mulai dari kebiasaan serta perlakuan yang perlu ada adaptasi ketika ingin menjalin hubungan baik dengan mertua.

Editors' Picks

2. Selalu bersikap baik dan tidak kasar

2. Selalu bersikap baik tidak kasar
Pexels/Mikhail Nilov

Sebagai seorang anak sekaligus menantu, kita mesti memperlihatkan sikap lembut dan tidak berkata kasar pula kepada orangtua kita.

Hal tersebut selaras dalam Surat Al-Isra ayat 23 yang berbunyi:

wa qaḍa rabbuka alla ta’budu illa iyyahu wa bil walidaini iḥsana, imma yabluganna ‘indakal kibara aḥaduhuma au kilahuma fa la taqul lahuma uffiw wa la tan har huma wa qul lahuma qaulang karima

Artinya:

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.”

3. Mendekatkan anak-anak dengan kakek dan neneknya

3. Mendekatkan anak-anak kakek neneknya
Pexels/Faseeh Fawaz

Membangun silaturahmi yang erat dengan mertua juga sebuah kewajiban kita sebagai menantu, salah satu caranya dengan mendekatkan anak-anak kepada kakek dan neneknya.

Melihat cucu yang dekat dengan orangtua pasangan memang membahagiakan. Selain itu, jangan sampai memutus tali silaturahmi antara anak-anak dengan kakek dan neneknya, karena termasuk dosa besar.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Muhammad ayat 22 di bawah ini:

Fa hal ‘asaitum in tawallaitum an tufsidụ fil arḍi wa tuqaṭṭi’u ar-ḥamakum

Artinya:

“Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?”

4. Memberi rezeki kepada mertua

4. Memberi rezeki kepada mertua
Pexels/Gabby K

Perlu diketahui, setelah berkeluarga kita biasanya hanya menafkahi kebutuhan istri dan keluarga kita saja. Bagaimana dengan mertua?

Seperti dikutip dari Konsultasi Syariah, mertua wajib dinafkahi oleh anak-anaknya. Seorang istri bisa menafkahi orangtuanya lewat harta pribadi yang lebih dari cukup, maka wajib baginya menafkahi, karena sebagai bukti berbakti kepada orangtua.

Hal tersebut selaras dengan perkataan Ibnul Mundzir berikut ini:

“Telah sepakat ahli ilmu bahwa nafkah kedua orangtua yang fakir yang tidak memiliki penghasilan dan tidak memiliki harta adalah sebuah kewajiban pada harta seorang anak.”

Itu tandanya, pemberian nafkah bisa dilakukan oleh suami atau istri, asalkan menyangkut kebutuhan pokok.

Pasangan suami istri bisa berkolaborasi atau menyisihkan kebutuhannya untuk diberikan kepada orangtuanya, adik-adik ataupun saudara yang membutuhkan.

5. Memberikan doa terbaik kepada orangtua kita

5. Memberikan doa terbaik kepada orangtua kita
Shutterstock/Odua Images

Selama orangtua kita dan pasangan masih hidup, wajib bagi kita untuk terus mendoakan yang terbaik, Mulai dari mendoakan kesehatan, rezeki dan umur yang berkah.

Jika mertua kita sudah meninggal, ini tidak akan mengubah niat tulus kita untuk berbakti tentunya, sempatkan mendoakan setelah selesai salat.

Nah, itu tadi beberapa adab baik yang bisa kita contoh untuk selalu berbuat baik kepada mertua kita. Semoga kita selalu diberikan hubungan yang harmonis dan tentram dengan mertua, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.