Nonton Video Porno sebelum Berhubungan Seks, Apakah Wajar?

Jangan terlalu sering bergantung ke film porno ya!

28 November 2021

Nonton Video Porno sebelum Berhubungan Seks, Apakah Wajar
pandagossips.com

Banyak cara untuk membuat pasangan suami istri terangsang sebelum berhubungan seks, misalnya berciuman dan saling bersentuhan.

Dengan cara itu, pasangan bisa jadi lebih peka terhadap rangsangan, apalagi suami yang memuaskan istrinya lewat foreplay terlebih dahulu.

Namun ada juga pasangan yang terbiasa menonton film porno terlebih dahulu sebelum bercinta, apakah baik untuk dilakukan?

Nah, untuk menjawab hal tersebut, Popmama.com sudah merangkum informasinya di bawah ini. Jangan sampai salah kaprah ya!

1. Efek nonton film porno sebelum berhubungan seks

1. Efek nonton film porno sebelum berhubungan seks
Theeducatoronline.com

Dilansir dari Psychology Today, ketika pasangan sering menonton film porno sebelum berhubungan intim, akan mengalami disfungsi ereksi.

Begitu pasangan sudah ketergantungan pada film porno, maka akan lebih mudah ternagsang oleh film tersebut ketimbang oleh istrinya.

Bisa juga suami kesulitan untuk ereksi, terlebih lagi ejakulasi. Jika sudah kepalang sering dan rutin, bisa jadi film porno biasa pun tidak cukup untuk dirinya.

Malahan, ia akan mencari jenis atau genre film porno yang lain atau bahkan lebih ekstrim dari biasanya karena butuh rangsangan.

Editors' Picks

2. Kenali tanda tidak wajar ini jika pasangan sering menonton film porno

2. Kenali tanda tidak wajar ini jika pasangan sering menonton film porno
Freepik/Jcomp

Jika pasangan sudah terlalu sering melakukan hal ini, Mama mesti waspada, karena biasanya sering timbul tanda-tanda menyimpang.

Ketika pasangan lebih memilih menonton film porno dibanding berhubungan intim yang sesungguhnya, patut diwaspadai.

Belum lagi jika ia membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya untuk orgasme. Tanda selanjutnya yakni perlu membayangkan terlebih dahulu adegan di film yang ia tonton untuk mempertahankan ereksi.

Terakhir ada tanda hubungan intim dengan pasangan terasa seperti dilakukan dengan orang. Setelah itu, ia akan merahasiakan kebiasaan menonton film porno kepada pasangannya.

3. Konten pornografi tidak selalu buruk

3. Konten pornografi tidak selalu buruk
Unsplash/We Vibe WOW Tech

Apapun yang membuat pasangan terangsang, jelas tidak jadi masalah, asalkan dilakukan dalam batas wajar dan tidak berlebihan.

Menonton film porno juga dapat menjadi sumber pengetahuan dalam memuaskan pasangan, asalkan tahu bahwa apa yang dilakukan di film porno tidak 100% benar semua.

Dari konten pornografi, Mama dan Papa bisa mencoba beberapa posisi seks yang belum pernah dicoba sebelumnya.

Asalkan jangan mudah percaya dengan durasi seks yang harus lama, kekuatan ereksi laki-laki yang terus meningkat dan lain-lain, karena konten porno kebanyakan fiktif dan dibuat-buat.

4. Pornografi yang berlebihan akan berakibat pada pasangan

4. Pornografi berlebihan akan berakibat pasangan
Unsplash/Deon Black

Ketika pasangan sudah kecanduan pornografi, performa seks dengan pasangan akan menurun dan cemas saat berhubungan, karena tidak seperti yang ia bayangkan di film porno.

Imbasnya lagi, ini akan menurunkan rasa percaya diri pasangan baik suami atau istri karena merasa bentuk tubuhnya tidak seindah bintang porno atau penisnya tidak sebesar pemeran di film porno.

Bahkan pasangan bisa sangat meningkat libidonya saat menonton film porno, di lain sisi, libidonya justru akan berkurang ketika melakukan hubungan intim dengan pasangannya.

Bagaimanapun, aktivitas bercinta yang berkualitas sudah pasti dengan pasangan saja, dan jangan dilampiaskan ke hal lain seperti pornografi.

Dengan begitu, hubungan akan tetap mesra dan mendapatkan keintiman yang diinginkan bersama.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.