Apa yang Terjadi pada Tubuh saat Sedang Berciuman?

Momen berciuman yang mesra bersama pasangan, tanpa disadari bisa membuat tubuh lebih rileks

11 Juni 2021

Apa Terjadi Tubuh saat Sedang Berciuman
Freepik/solominphoto

Sentuhan fisik menjadi bahasa lain untuk saling terikat satu sama lain, maka tak jarang pasangan suami istri menyukai momen berpengangan tangan, atau saat berpelukan.

Selain itu, sentuhan fisik pasangan juga akan melibatkan kepercayaan dan emosional bagi kedua belah pihak. Apalagi akan mengeluarkan oksitosin yang kita sebut sebagai hormon cinta.

Jika sentuhan fisik melibatkan bibir, mungkinkah Mama sering bertanya kira-kira apa yang terjadi pada tubuh saat sedang berciuman?

Tanpa berlama-lama lagi, Popmama.com punya beberapa jawabannya dan yang paling penting. Selain bisa meningkatkan keintiman dengan pasangan, begini reaksi tubuh ketika sedang momen berciuman. 

1. Meningkatkan daya tahan tubuh

1. Meningkatkan daya tahan tubuh
Freepik/bearfotos

Walaupun terkesan jorok, namun saling berciuman bersama pasangan dapat mentransfer berjuta-juta bakteri lewat mulut.

Kabar baiknya, hal tersebut juga yang akan menopang sistem kekebalan tubuh, bahkan dapat membuat kita lebih baik dalam melawan penyakit.

Berciuman selam 10 detik pun tanpa disadari akan berbagi jutaan bakteri dari mulut ke mulut. Namun, faktanya Mama akan lebih mudah sakit bukan karena efek bakteri di mulut, melainkan akibat lewat kontak yang tidak intim. Salah satunya ketika bersalaman dengan orang lain.

Editors' Picks

2. Memberikan respons dan sensasi dari sekitar bibir

2. Memberikan respons sensasi dari sekitar bibir
Pexels/Shiny Diamond

Antropolog, Helen Fisher menggambarkan bahwa ciuman sebagai ‘alat penilaian kepada pasangan’ yang juga akan memberikan respons serta sensasi di area bibir.

Menurutnya, sensasi ini akan dirasakan mulai dari bagian pipi, lidah dan hidung. Selain itu, juga ada 12 saraf kranial lainnya, yaitu sistem saraf sadar yang merekam ke otak.

Sistem saraf ini dibangun untuk menangkan perasaan paling sensitif, rasa dan aroma pasangan. Ini juga berkaitan dengan sentuhan serta suhu tubuh.

Saat berciuman, kita juga bisa merasakan, mendengar serta melihat. Jadi, bukan hanya sekadar menciptakan momen saat berciuman saja. Ini sekaligus perkenalan mendalam tentang siapa pasangan, apa yang diinginkannya dan apa yang bisa diberikan untuk pasangan.

3. Tubuh akan membakar kalori

3. Tubuh akan membakar kalori
Freepik/lookstudio

Tubuh kita bisa membakar kalori dengan berbagai cara. Ini termasuk saat melakukan aktivitas olahraga kesukaan atau mungkin sekadar jogging di treadmill.

Memang, berciuman bisa membakar kalori, tetapi terlepas dari berapa lama dan berapa kalori yang dibakar, ini merupakan kesempatan yang baik tentunya. 

Tidak ada salahnya melakukan, sekaligus membuat lebih intim dalam hubungan. Tubuh kita pun akan lebih mudah membakar kalori.

Perlu diingat bahwa dengan adanya ungkapan tersebut, maka tidak ada alasan untuk pasangan berhenti berolahraga.

4. Otot wajah bisa semakin kuat

4. Otot wajah bisa semakin kuat
Freepik/master1305

Nah, berciuman juga menyangkut kesehatan. Berciuman juga nyatanya bisa membuat otot wajah tetap kuat lho, Ma. 

Saat berciuman, Mama dan pasangan menggunakan 30 otot yang membantu menjaga pipi tetap kencang. Lakukan bersamaan olahraga rutin seperti sehari melakukan gerakan push-up, sit-up, pull-up hingga squat. 

5. Membantu tubuh lebih rileks

5. Membantu tubuh lebih rileks
Freepik/drobotdean

Memang sih sesuatu yang menenangkan dapat menyebabkan rasa rileks. Ini juga termasuk saat berciuman atau sedang berpelukan bersama pasangan.

Hal ini dibuktikan bahwa berciuman dapat meningkatkan kadar oksitosin, sebagai bahan penenang alami tubuh serta dapat meningkatkan endorfin.

Endorfin berfungsi sebagai perasaan baik dan menenangkan bagi tubuh, bertukar ludah juga diketahui meningkatkan dopamine yang membantu perasaan keterikatan romantis. Hanya saja perlu berhati-hati karena jika salah satu pasangan mempunyai gaya hidup tidak sehat, maka dapat berisiko dan meningkatkan potensi tertular penyakit. 

Selain berpengaruh ke tubuh, berciuman juga sangat memengaruhi kedekatan emosional dan keintiman pasangan suami istri. Luangkan waktu untuk tetap menunjukkan sisi romantis dengan ciuman yuk, Ma!

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.