Apa yang Terjadi pada Vagina saat Berhubungan Seks?

Ternyata vagina akan lebih elastis saat berhubungan seks lho!

30 April 2021

Apa Terjadi Vagina saat Berhubungan Seks
Freepik/Atlascompany

Saat tengah berhubungan seks bersama pasangan, seluruh tubuh mulai memasuki ‘mode istirahat’ yang nyaman.

Namun, berbeda dengan apa yang vagina rasakan ketika sedang berhubungan seks. Kira-kira apa yang terjadi ya dengan vagina saat sedang berhubungan seks ya, Ma?

Menurut seorang terapis seks, Dr. Nan Wise menjelaskan bahwa saat berhubungan seks, vagina jelas tidak akan meregang hingga kendur atau berubah bentuk.

Berdasarkan penjelasannya, vagina akan lebih elastis saat berhubungan seks. Hal ini juga sama dengan perubahan seperti suhu vagina dan fase transisi setelah berhubungan seks.

Jika ingin lebih tahu lanjutnya dari pemaparan Dr. Nan Wise, kali ini Popmama.com sudah merangkumnya dilansir dari Romper.

1. Saat berhubungan seks, organ luar di vagina akan membesar sementara

1. Saat berhubungan seks, organ luar vagina akan membesar sementara
Pexels/cliffbooth

Saat berhubungan seks, ada pembesaran yang signifikan pada organ luar. Ini termasuk vulva, klitoris, labia dan vagina itu sendiri.

Namun, setelah aktivitas seksual selesai, pembesaran vagina berkurang. Setelah itu, semuanya kembali ke keadaan "istirahat" seperti biasa.

2. Nyeri dan bercak ringan mungkin akan terjadi

2. Nyeri bercak ringan mungkin akan terjadi
Freepik

Dalam beberapa kasus, aktivitas seksual dapat menyebabkan ketidaknyamanan di kemudian hari.

“Kadang-kadang mungkin sakit atau bercak setelah berhubungan seks, bahkan ini dapat terjadi karena sejumlah alasan termasuk iritasi kulit yang disebabkan oleh gesekan atau reaksi alergi,” jelas Dr. Gillian Dean, Direktur Senior Layanan Medis di Planned Parenthood Federation of America.

Menggunakan banyak air atau pelumas berbahan silikon dapat membantu mencegah robekan, bahkan gesekan yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan. 

Sungguh, ada beberapa alasan mengapa vagina mungkin mengalami nyeri setelah berhubungan seks. Faktanya, sesi bercinta yang cukup intens hingga Infeksi Menular Seksual (IMS) dapat menyebabkan hal ini.

Jika memiliki kekhawatiran terkait dengan kesehatan seksual, maka temui dokter untuk mendapatkan nasihat serta pengobatan.

Editors' Picks

3. Sensitivitas akan berkurang secara perlahan

3. Sensitivitas akan berkurang secara perlahan
Pexels/cliffbooth

Perasaan bergairah biasanya berlangsung sebentar dan itu normal, termasuk jika vagina terasa lebih sensitif serta membengkak selama beberapa menit setelah berhubungan seks.

Semua aliran darah yang meningkat ke area yang membantu meningkatkan sensitivitas, sehingga membutuhkan sedikit waktu untuk kembali ke keadaan non-seksual.

Jadi saat berhubungan seks sudah tidak dilakukan, maka secara perlahan daya rangsang dan gairah itu pun akan berkurang secara perlahan.

4. Warna vagina yang beda

4. Warna vagina beda
Freepik/gballgiggsphoto

Bagi sebagian orang, vagina saat berhubungan seks mungkin tampak memiliki rona yang sedikit berbeda dari pada kondisi biasanya.

“Aliran darah yang meningkat dapat menggelapkan jaringan untuk sementara waktu,” kata Dr. Nan Wise. Ini seperti reaksi yang membuat pipi memerah karena malu atau bergairah.

5. Suhu akan meningkat seiring dengan gairah

5. Suhu akan meningkat seiring gairah
Freepik/senivpetro

Memang Mama mungkin tidak akan mengeluarkan termometer untuk memeriksa fakta ini ketika segala sesuatunya mulai menjadi panas dan suhu bertambah.

Tetapi suhu alat kelamin, terutama vagina dapat meningkat seiring dengan gairah. Dr. Nan Wise menjelaskan bahwa ketika aktivitas selesai, maka semuanya kembali ke suhu biasanya.

6. Vagina akan membesar saat berhubungan seks karena elastis

6. Vagina akan membesar saat berhubungan seks karena elastis
Unsplash/Dainis Graveris

Gairah bisa menyebabkan vagina berubah ukuran. Vagina akan elastis dan membesar karena adanya respons seksual, sebagai cara untuk mengakomodasi penis lebih baik dan mencegah terjadinya cedera.

Sungguh, kemampuannya yang ekspansif cukup mengesankan bukan? Vagina juga memiliki kemampuan untuk meregang dalam ukuran untuk memberi ruang ketika saat penetrasi.

“Selama penetrasi, vagina dapat mengembang dari dua inci hingga delapan inci panjangnya,” kata Dr. Nan Wise. Ketika seks selesai, mereka kembali ke keadaan istirahat biasa mereka.

Ini juga berlaku untuk vagina pasca melahirkan saja. Bahkan melahirkan tidak akan mengubah bentuk juga karena vagina dibuat meregang dan kembali ke bentuk semula tanpa hambatan, baik itu untuk sesi seks atau melahirkan.

Nah, itulah tadi beberapa fakta tentang vagina yang bisa diketahui termasuk kondisinya saat berhubungan seks.

Merawat kebersihan vagina menjadi salah satu kunci seks yang semakin intim juga. Jika ingin mencegah penyakit menular seksual, maka perlu menggunakan kondom agar selalu aman.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.