Apakah Benar Orang yang Hobi Selingkuh Memiliki IQ Rendah?

Yuk, cari tahu detail dan penjelasan yang sebenarnya!

9 Desember 2021

Apakah Benar Orang Hobi Selingkuh Memiliki IQ Rendah
Freepik/DCStudio

Kehidupan hubungan antara suami istri memang mesti saling menguatkan serta bisa menerapkan kepercayaan satu sama lain.

Dengan hal itu tentu akan membuat hubungan rumah tangga menjadi lebih harmonis karena bisa mengerti apa yang diinginkan pasangannya.

Bagaimana jika pasangan jauh dari hal tersebut dan bahkan melukai pasangannya karena selingkuh? Ada yang menduga bahwa orang yang hobi selingkuh memiliki IQ yang rendah juga, lho.

Apakah pernyataan tersebut benar adanya dan sesuai dengen penelitian? Berikut Popmama.com sudah merangkum informasinya secara lebih detail!

Editors' Picks

Meluruskan Pernyataan di Media tentang Seseorang yang Berselingkuh Memiliki IQ rendah

Meluruskan Pernyataan Media tentang Seseorang Berselingkuh Memiliki IQ rendah
Pixabay/TheDigitalArtist

Pernyataan ini awal mulanya muncul dari seorang psikolog serta Peneliti Kehormatan di Departemen Psikologi University College London, bernama Satoshi Kanazawa.

Beberapa surat kabar di Inggris menuliskan secara sensasional tentang orang yang menipu pasangannya bahwa selingkuh memiliki IQ yang rendah.

Hal tersebut dibantah dan diluruskan oleh Satoshi, ia mengungkapkan bahwa laki-laki yang cerdas lebih menghargai eksklusivitas seksual, apakah kecenderungan ini membuat mereka tidak selingkuh? Tidak juga.

Bahkan, Satoshi mengatakan lebih jauh tentang, "apakah itu berarti laki-laki yang lebih cerdas cenderung setia dan berkemungkinan tidak selingkuh?" 

Faktor Individu Berkemungkinan Selingkuh menurut Satoshi Kanazawa

Faktor Individu Berkemungkinan Selingkuh menurut Satoshi Kanazawa
Freepik/wayhomestudio

Satoshi dalam Psychology Today menuliskan bahwa ada beberapa faktor rumit terkait hal tersebut, terutama orang yang lebih cerdas.

Menurutnya orang yang cerdas, baik laki-laki maupun perempuan lebih mungkin untuk mencapai status yang lebih tinggi dan mengumpulkan lebih banyak status sosial ketimbang orang yang kurang cerdas.

Perempuan juga lebih memilih dengan status yang lebih tinggi sebagai pasangan mereka. Orang yang lebih cerdas, baik laki-laki maupun perempuan rata-rata secara fisik lebih menarik ketimbang yang kurang cerdas.

Belum lagi kecerdasan umum sangat berkorelasi dengan tinggi badan, bahkan perempuan menyukai laki-laki yang lebih tinggi sebagai pasangannya.

Perselingkuhan Bukan Hanya Terjadi karena Kecerdasan Semata

Perselingkuhan Bukan Ha Terjadi karena Kecerdasan Semata
Pixabay/tumisu

Lanjut, menurut Satoshi, jika hanya membandingkan laki-laki yang cerdas dan yang kurang cerdas tanpa melihat status sosial, pendapatan, kekayaan, daya tarik fisik, maka Satoshi yakin laki-laki yang cerdas lebih cenderung berselingkuh daripada yang tidak cerdas.

Laki-laki berselingkuh tidak selalu karena mereka lebih cerdas saja, tetapi karena mereka lebih cenderung memiliki status sosial yang tinggi, pendapatan yang besar dan secara fisik menarik.

Faktanya, dari data hasil Survei Sosial Umum menunjukkan bahwa laki-laki dan perempuan yang lebih cerdas lebih mungkin berselingkuh.

Namun, kecenderungannya pengaruh IQ jauh lebih kuat bagi perempuan daripada laki-laki. Tidak jelas bagi Satoshi mengapa perempuan yang lebih cerdas lebih cenderung berselingkuh daripada mereka yang kurang cerdas.

Menariknya, seperti yang sering terjadi, kecerdasan dan pendidikan, yang berkorelasi positif satu sama lain, memiliki efek yang berlawanan pada perselingkuhan bagi perempuan.

Nah, sudah tahu ya bahwa tidak semua masalah perselingkuhan berkaitan dengan IQ rendah, orang yang memiliki IQ tinggi pun dapat berselingkuh dari pasangannya.

Belum lagi terkait faktor kedudukan dan strata sosial, antara pekerjaan, pendapatan serta daya tarik fisik. Semoga bisa memberikan wawasan baru, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.