Apakah Normal Masih Suka Masturbasi Sendiri setelah Menikah?

Melakukan masturbasi bisa jadi ajang mengenal tubuhnya lebih jauh

28 November 2021

Apakah Normal Masih Suka Masturbasi Sendiri setelah Menikah
Unsplash/Dainis Graveris

Aktivitas seksual tidak bisa dipisahkan dengan kenikmatan serta rasa puas, karena kedua hal tersebut berkaitan untuk menciptakan keintiman yang diinginkan.

Mama dan Papa bisa saling menyentuh satu sama lain atau melakukan foreplay untuk menyalurkan hasrat berdua.

Tetapi, ada juga lho yang tetap menyalurkan hasrat dengan masturbasi atau onani, padahal sudah menikah. Apakah hal tersebut wajar untuk dilakukan ya?

Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut, Popmama.com sudah merangkum beberapa jawabannya di bawah ini ya!

Editors' Picks

1. Khawatir pasangan akan terobsesi dengan masturbasi

1. Khawatir pasangan akan terobsesi masturbasi
Freepik/wayhomestudio

Kekhawatiran mungkin muncul di benak Mama jika pasangan masih suka masturbasi padahal bisa melakukan hubungan intim.

Hal ini jelas akan berpengaruh bukan hanya pada fisik semata, namun psikologi juga, seperti yang dilansir dari Huffpost.

Kekhawatiran tersebut disebabkan oleh apa yang dipikirkan pasangan ketika sedang masturbasi, apakah ia sedang berkhayal pasangannya atau bintang porno atau orang lain.

Selain itu, kekhawatiran juga muncul jika ternyata suami atau istri memandang seks hanya sebagian kegiatan fisik saja.

Padahal, bercinta juga sebagai bentuk ekspresi keintiman terhadap pasangan, karena melibatkan perasaan serta keinginan yang dibangun dengan komunikasi.

2. Masturbasi bukan tanda perselingkuhan

2. Masturbasi bukan tanda perselingkuhan
Pixabay/tumisu

Mungkin ada pasangan yang menganggap bahwa suami atau istri yang masih suka masturbasi adalah tanda ia sedang berselingkuh.

Padahal jelas-jelas tidak demikian. Dikutip dari Parents, menurut Anne Semans, penulis buku Sexy Mamas: Keeping your sex life alive while rising kids, masturbasi tidak ada hubungannya dengan selingkuh.

Masturbasi justru jadi kegiatan pelengkap ketika berhubungan seks. Penelitian banyak yang mengatakan bahwa melakukan masturbasi juga bisa meningkatkan kepuasan.

Hal tersebut juga menyebabkan pasangan memiliki gairah yang lebih tinggi dari orang yang tidak pernah masturbasi sama sekali.

Dengan mendapatkan kebutuhan seksual sesuai gairahnya, mereka tidak akan membebani pasangan dengan hasrat seksual yang mereka miliki.

3. Masturbasi bisa menjadi ajang untuk lebih mengenal diri sendiri

3. Masturbasi bisa menjadi ajang lebih mengenal diri sendiri
Unsplash/Dainis Graveris

Kata siapa masturbasi hanya sebagai pelampiasan dan ciri selingkuh? Malahan, masturbasi juga bisa jadi ajang mengenal diri apa yang diinginkan.

Misalkan suami, mereka biasanya melakukan onani untuk mengontrol orgasme, sedangkan istri dapat dengan leluasa belajar mengenai cara dapat orgasme dengan mudah, bisa dengan sentuhan vagina atau klitoris.

Apa salahnya mencoba masturbasi untuk lebih mengenal sekaligus memandu pasangan mana yang dirasa nikmat dan tidak.

Dengan mengetahui spot atau rangsangan di area intim masing-masing, bisa mempermudah pasangan dalam meraih kenikmatan bersama.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.