Benarkah Menyuapi Istri Bisa Dapat Pahala? Ini Penjelasan dalam Islam!

Jika semua niatnya untuk mencari rida Allah, maka akan mendapatkan pahala

26 September 2021

Benarkah Menyuapi Istri Bisa Dapat Pahala Ini Penjelasan dalam Islam
Freepik/master1305

Aktivitas seperti menyuapi istri memang menjadi salah satu cara romantis untuk memanjakan pasangan. Belum lagi, aktivitas menyuapi juga termasuk love language yang artinya melayani pasangan untuk memberikan sebuah perhatian kecil.

Hanya saja, banyak dari pasangan suami istri merasa enggan untuk melakukan hal ini. Sebagian orang berpikiran bahwa jika disuapi seperti anak kecil yang baru belajar makan.

Padahal tak ada salahnya bagi pasangan suami istri untuk mencoba aktivitas yang satu ini. Apalagi dalam ajaran agama Islam, aktivitas menyuapi pasangan juga bisa mendapatkan pahala, lho. 

Wah, kira-kira bagaimana ya penjelasannya dalam agama? Berikut Popmama.com telah merangkum informasi terkait penjelasan mengenai menyuapi istri yang bisa mendapatkan pahala

Yuk, diperhatikan!

Editors' Picks

1. Menjaga keharmonisan rumah tangga perlu dilakukan

1. Menjaga keharmonisan rumah tangga perlu dilakukan
Unsplash/Aditya Anzaroktavian

Seperti dilansir dari Bincang Syariah, menjaga hubungan suami istri bisa dilakukan dengan cara apa saja. Ini tentu akan baik dan membuat bahtera rumah tangga menjadi lebih membahagiakan.

Demi mendapatkan hubungan yang hangat satu sama lain, maka pasangan suami istri bisa melakukan beberapa cara diantaranya menjaga komunikasi agar tetap terbuka. Ini juga termasuk melayani satu sama lain sebagai cara untuk memberikan sebuah perhatian.

Jika faktor tadi sudah dijalankan, maka Mama dan Papa akan menumbuhkan rahmah atau cinta dalam rumah tangga. Hal ini tentu berpengaruh dalam kelangsungan hidup selamanya bersama pasangan.

2. Diberi pahala, meski hanya menyuapi istri

2. Diberi pahala, meski ha menyuapi istri
Unsplash/Soya__bear

Perlu Mama ketahui, bahwa konteks menyuapi istri ini bukan semata-mata menyuapinya saja. Melainkan dapat diartikan sebagai pemberi nafkah antara suami ke istrinya.

Dalam kitab Shahih Bukhari, terdapat hadis yang diriwayatkan oleh Sa’ad bin Abi Waqash yang menjelaskan bahwa nafkah yang diberikan suami kepada istri harus mengharapkan rida Allah SWT.

Dengan begitu, suami pun akan diberi ganjaran pahala. Bahkan, menyuapi istri akan bernilai sebagai pahala juga, lho. Berikut penjelasan di dalam hadis:

“Dan sesungguhnya jika engkau memberikan nafkah, maka hal itu adalah sedekah, hingga suapan nasi yang engkau suapkan ke dalam mulut istrimu.“

3. Menyuapi istri dengan mengharap rida Allah

3. Menyuapi istri mengharap rida Allah
Unsplash/Visual Karsa

Biasanya suami hanya menyuapi istri ketika sedang bercanda di meja makan. Namun jangan salah, jika menyuapi istri ini sambil berniat mengharap rida Allah, maka akan dapat pahala. 

Hal ini diterangkan oleh Ibnu Hajah Al-Atsqalani dalam kitabnya yang berjudul fathul bari, menjelaskan mengenai aktivitas suami yang menyuapi istrinya, berikut penjelasannya:

“Imam An-Nawawi mengatakan, suatu aktivitas bila sesuai dengan kebenaran maka tidaklah mengurangi nilai pahala karena menyuapkan tangan ke mulut istri biasanya dilakukan saat bercanda dengannya, tentu saja hal tersebut bercampur dengan nafsu syahwat. Akan tetapi bila hal ini tujuannya mengharapkan pahala dari Allah, niscaya ia akan memperolehnya dengan karunia dari Allah.”

Dapat kita pahami bahwa ketika menyuapi istri hanya niat bercanda dan melibatkan nafsu syahwat, maka tidak mendapatkan pahala.

Jika menyuapi istri ini dilakukan atas dasar mengharap rida Allah, tentu saja suami akan mendapatkan perbuatan yang bernilai lebih, yaitu pahala dari Allah SWT.

Nah, itulah sedikit penjelasan terkait menyuapi pasangan yang bisa mendatangkan pahala. Apalagi jika melakukan aktivitas baik tersebut sambil mengharap rida Allah.

Semoga Mama dan pasangan selalu diberikan keberkahan serta dipermudah dalam segala urusan rumah tangganya, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.