3 Fakta Seks Kasar yang Aman saat Sesi Bercinta

Seks kasar ini bisa termasuk menarik rambut dan menggigit pasangan saat berhubungan seks

1 Agustus 2021

3 Fakta Seks Kasar Aman saat Sesi Bercinta
Unsplash/Dainis Graveris

Sadar atau tidak, kehidupan seks pasangan suami istri di dalam pernikahan akan berubah-ubah seiring berjalannya waktu. Kehidupan seks di ranjang pun tidak selamanya terkesan monoton dan melakukan aktivitas seksual yang itu-itu saja. 

Misalnya saja soal posisi seks, sebagian orang mungkin sudah bosan saat harus menerapkan posisi seks misionaris setiap kali bercinta. Meskipun begitu, ada juga yang menikmati posisi ini karena ingin cari aman.

Namun, apakah Mama pernah merasakan seks yang kasar? Dalam artian seks yang melibatkan cubitan, remasan, gigitan atau tarikan di bagian tertentu?

Jika ingin melakukan cara itu agar terlihat seksi dan menggairahkan, maka perlu simak penjelasan terkait cara melakukan seks yang kasar dan tetap aman serta bisa dinikmati satu sama lain. 

Popmama.com sudah menyajikan informasinya sebagai referensi terkait kehidupan seks bersama pasangan. Jangan lupa untuk selalu komunikasikan dengan pasangan terlebih dulu!

Editors' Picks

1. Apa itu seks yang kasar?

1. Apa itu seks kasar
Pinterest/weheartitapp

Jika berbicara soal seks yang kasar, mungkin yang terlintas di dalam pikiran ketika harus melibatkan unsur kesakitan dalam menciptakan berbagai aktivitas seksual saat bercinta. 

Menurut seorang seksolog, Marla Renee Stewart mengatakan bahwa pada dasarnya, gerakan atau seks kasar yang dilakukan ini belum tentu pasangannya benar-benar nyaman dan menginginkan hal tersebut. Padahal bumbu-bumbu seksual yang terjadi di atas ranjang perlu dikomunikasi bersama terlebih dahulu. 

Pasangan suami istri bisa melakukan hampir banyak aktivitas erotis dengan manis dan perlahan, atau justru cepat dan kasar.

Aktivitas dan posisi seksual ini mungkin seperti menggigit, mendorong selama berhubungan seks. Selain itu, pukulan keras di bokong, jambak rambut dan lain sebagainya pun bisa dilakukan sebagai aktivitas seksual.

BDSM atau bondage, dominance, sadism and masochism juga termasuk dalam kategori seks kasar lho, Ma!

2. Apa yang terjadi saat pasangan melakukan seks kasar melewati batas?

2. Apa terjadi saat pasangan melakukan seks kasar melewati batas
Pexels/Kristina Paukshtite

Penting sekali untuk membedakan antara seks kasar dan kekerasan seksual, dikarenakan ada tumpang tindih. Perbedaan utamanya, yakni terkait persetujuan antara kedua belah pihak yang menjalani dan kepuasan seksual bersama.

Garis tipis antara keduanya berarti seks yang kasar, yakni pertukaran kekuasaan yang dinegosiasikan dengan hati-hati. Ini dalam artian mempertimbangkan apa yang akan membuat penerima bersemangat dan apa yang ingin diberikan oleh si pemberi bisa terwujud.

Bahkan jika tidak ada trauma di masa lalu, ada baiknya untuk melakukan obrolan terlebih dahulu sebelum melakukan seks kasar. Ini misalnya ada aktivitas seksual seperti menggigit puting payudara istri, menarik rambutnya saat posisi seks doggy style atau mungkin hal lainnya.

Sangat disarankan sebelum melakukan ini, usahakan kedua belah pihak saling berdiskusi agar tidak ada yang merasa kurang nyaman selama sesi bercinta. 

3. Bagaimana melakukan seks kasar dengan aman dan nyaman?

3. Bagaimana melakukan seks kasar aman nyaman
thehealthsite.com

Jika Mama dan Papa seorang pemula untuk seks yang kasar, Stewart mengatakan bahwa aktivitas menggaruk dan menggigit menjadi sebuah permulaan yang bagus untuk diterapkan saat bercinta.

"Kebanyakan orang tahu seperti apa rasanya digaruk, bahkan gigitan ringan bisa menjadi langkah awal," katanya.

Pasangan suami istri juga bisa meningkatkan intensitas menggigit atau menggaruk sesuai dengan keinginan serta kebutuhan masing-masing, sehingga bisa menciptakan momen tak terlupakan.

Cara lain bisa memulai dengan sesuatu yang sudah pernah dinikmati bersama saat berhubungan seks, seperti menahan tangan pasangan selama berhubungan seks atau mungkin menarik rambut saat melakukan blowjob.

Nah, itu tadi hal yang perlu diketahui sebelum memulai seks yang kasar dengan pasangan. Mana nih yang akan dicoba lebih dahulu? 

Jangan lupa komunikasikan terlebih dahulu dengan pasangan. Pastikan juga untuk tidak menyakiti pasangan, apalagi sampai melakukan aktivitas yang keluar dari batas wajar.

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.