5 Tanda Sesi Bercinta yang Kurang Intim dan Bermasalah

Mulai bangun komunikasi jika mendapatkan tanda ini!

19 Juni 2021

5 Tanda Sesi Bercinta Kurang Intim Bermasalah
Freepik/jcomp

Menciptakan momen intim bersama pasangan memang sangat penting untuk dilakukan, apalagi saat sesi berhubungan seks. Momen tersebut dapat membuat pasangan suami istri lebih dekat sekaligus merasa terkoneksi satu sama lain.

Hanya saja dalam beberapa kasus, ada juga nih saat-saat hubungan menjadi kurang harmonis dan tidak hangat seperti biasanya.

Jika sedang mengalami masalah dengan pasangan, maka biasanya ditandai dengan gerak-gerik fisik pasangan saat di atas ranjang yang terasa sedikit berbeda. Dari gerakan bisa saja menjadi tanda bahwa hubungan kalian berdua sedang tidak baik-baik saja.

Untuk mengetahui tanda tersebut, Popmama.com sudah merangkum beberapa informasinya terkait tanda kalau sesi bercinta kurang intim dan terasa membosankan. 

1. Pasangan tidak memenuhi kebutuhan saat di atas ranjang

1. Pasangan tidak memenuhi kebutuhan saat atas ranjang
thebrunettediaries.com

Jika pasangan secara egois menunjukkan sikap tidak melayani kebutuhan satu sama lain di atas ranjang, maka itu bisa menjadi pertanda buruk.

Pasalnya, seks melibatkan dua orang yang perlu saling memenuhi hasrat seksual masing-masing. Selain itu, seks yang nyaman juga perlu membangun komunikasi yang intens.

Misalnya saja ada beberapa posisi seks yang tidak disukai, lalu pasangan memaksakan kehendaknya untuk melakukannya atau justru mengabaikan keinginan salah satu pihak ketika sedang berhubungan seks.

Editors' Picks

2. Pasangan tidak melakukan kontak mata

2. Pasangan tidak melakukan kontak mata
Freepik/drobotdean

Berhubungan seks yang intim tentu akan mengedepankan kepercayaan satu sama lain. Jika pasangan tidak melakukan kontak mata selama sesi bercinta, maka ini pertanda yang kurang baik.

Memang sih, ada beberapa orang yang sepenuhnya lebih suka menutup mata saat berhubungan seks di atas ranjang. Jika pasangan enggan dalam melakukan kontak mata, itu berarti ada sesuatu yang emosional dan mungkin saja sedang ia rasakan.

Bisa jadi ia malu atau mungkin takut tidak memuaskan. Jika tiba-tiba ia membuat jarak denganmu, ada baiknya berbicara dan mencari tahu apa yang bisa dilakukan bersama untuk membuatnya lebih baik.

3. Tidak ada lagi ciuman lembut yang intim

3. Tidak ada lagi ciuman lembut intim
Pexels/ Andrea Piacquadio

Memang pada dasarnya tidak semua orang memulai dengan ciuman lembut saat berhubungan seks, namun jika kebiasaan mencium saat foreplay tiba-tiba saja hilang. Ini bisa menjadi tanda kalau sikap pasangan mulai berubah dan perlu dipertanyakan.

Hal tersebut bisa jadi menunjukkan penolakan dari pasangan, sehingga mesti cepat ditangani dengan mencari tahu apa yang sedang terjadi.

Kemesraan paling mudah dilakukan memang melalui sentuhan fisik. Jika pasanganmu enggan melakukannya, maka segera bujuk dia dan mencari tahu apa yang membuatnya gelisah.

Jangan sampai ini justru merembet dan membuat kehidupan seks menjadi kurang bergairah

4. Tidak ada lagi momen berpelukan

4. Tidak ada lagi momen berpelukan
Pexels/Alex Green

Sudah disinggung tentang sentuhan fisik tadi, kali ini melibatkan pelukan. Di mana ini merupakan hal yang menenangkan untuk dilakukan bersama, apalagi dalam menciptakan momen intim.

Memeluk pasangan menjadi bagian penting yang membangun kepercayaan fisik dan emosional. Bahkan berpelukan dengan pasangan akan melepaskan oksitosin atau yang dikenal sebagai hormon cinta.

Hormon ini akan meningkatkan ikatan cinta bersama pasangan, baik secara fisik dan emosional. Jika pasangan menunjukkan hal kebalikannya dan tertutup, maka bisa jadi ia sedang dalam masalah.

5. Mencoba tidak berkomunikasi denganmu

5. Mencoba tidak berkomunikasi denganmu
Freepik

Pasangan yang harmonis selalu mengomunikasikan apapun kepadamu. Ini termasuk saat ia sedang senang, mengalami stres atau segala perasaan yang sedang dirasakannya.

Tanda lain muncul saat ia datang ke kamar dan langsung tidur tanpa berkata sepatah kata, maka ini jelas akan membuatmu kebingungan dan bertanya-tanya. 

Padahal komunikasi antara pasangan suami istri sangat diperlukan, sehingga bisa saling memahami perasaan satu sama lain. 

Walaupun pasangan tidak puas secara seksual di atas ranjang, ada baiknya dikomunikasikan dan mencobanya di lain kesempatan. 

Oleh karena itu, penting bagi pasangan untuk merasa nyaman berbagi hasrat seksual bersama pasangan. Dengan begitu satu sama lain mengerti kebutuhan masing-masing.

Nah, itu tadi beberapa tanda sesi bercinta menjadi kurang intim dan bermasalahan. Tak ada salahnya untuk berbicara satu sama lain di luar kamar, sehingga membantu hubungan menjadi harmonis dan intim kembali.

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.