5 Tips Menjaga Hubungan Tetap Intim Walau Sudah Punya Anak

Punya anak udah bukan sebuah hambatan menjadi lebih intim bersama pasangan!

22 Juni 2021

5 Tips Menjaga Hubungan Tetap Intim Walau Sudah Pu Anak
Freepik/tirachardz

Setelah menikah, hidup sepertinya berputar pada kebahagiaan untuk membina rumah tangga. Belum lagi pasangan suami istri lebih sering menghabiskan waktu berdua agar semakin intim.

Setelah memiliki anak, terkadang lambat laun hal intim dan romantis itu kian pudar. Mungkin pasangan suami istri bisa saja lupa terakhir melakukan quality time bersama.

Walaupun memiliki anak merupakan anugerah yang indah dari sang Pencipta, tetapi tetap perlu menjaga keintiman bersama pasangan agar hubungan lebih tetap intim dan panas.

Berikut ini Popmama.com rangkum informasi mengenai beberapa tips agar hubungan makin intim, walaupun sudah memiliki anak.

1. Membaca pesan romantis di ponsel

1. Membaca pesan romantis ponsel
Pexels/Budgeron Bach

Saat kurang puas dengan hubungan dalam rumah tangga saat ini, maka perlu sekali meningkatkan kualitas hubungan. 

Jika Mama memiliki pesan dari pasangan sewaktu awal menikah atau pacaran, maka itu bisa jadi mood booster tersendiri lho.

Kenang-kenangan tersebut bisa membantu memberikan dorongan cinta di kehidupan hubungan bersama. Apabila sudah tidak ada, masih bisa kok untuk memulai membangun hubungan intim itu kembali.

Kalau pasangan tipe yang menyukai hal-hal romantis, maka tidak ada salahnya untuk menyelipkan sebuah tulisan atau kata-kata penyemangat. 

“Semangat ya sayang kerjanya. Ketemu lagi makan malam, aku memasak makanan kesukaan kamu."

Jangan kehabisan kalimat untuk memuji, Mama atau pasangan punya cara tersendiri menghibur bahkan menjaga keintiman hubungan satu sama lain. 

Editors' Picks

2. Luangkan watu untuk bercinta

2. Luangkan watu bercinta
Pixabay/StockSnap

Ketika sudah memiliki anak, terkadang kehidupan seks pasangan suami istri tidak akan intens seperti dulu. Jika sudah mulai memudar, maka ini saatnya untuk membangkitkan kehidupan seks yang ingim bersama.

Pada dasarnya, tak jarang pasangan suami istri merasa kesulitan untuk menciptakan momen intim bersama. Misalnya saja saat anak ingin ditemani oleh orangtuanya, anak tiba-tiba terbangun atau mungkin kadang ia ingin tidur di kasur yang sama.

Untuk mengatasi permasalahan ini, maka ada baiknya untuk mencari kesempatan atau cara lain untuk menciptakan momen intim. Ambil kesempatan untuk bisa melakukan seks dengan intim, seperti membuatnya nyaman dengan sentuhan, pelukan atau dengan kata-kata yang menenangkan.

Pasangan yang lelah seharian untuk berhubungan seks, diusahakan tidur dan istirahat lebih dulu sebelum bercinta.

Bisa juga memilih opsi berhubungan seks di akhir pekan. Tak ada salahnya untuk curi-curi waktu di ruangan yang tidak terduga, seperti ruang tamu, dapur atau di kamar mandi.

3. Jauhkan anak-anak dari tidur bersama

3. Jauhkan anak-anak dari tidur bersama
Pexels/Ketut Subiyanto

Konsep tempat tidur keluarga seperti menempatkan anak di ruangan yang sama memang perlu diperhatikan. Pasalnya keintiman pasangan suami istri menjadi terhambat. 

Jika anak sudah dirasa cukup umur untuk tidur sendiri, maka ajarilah ia untuk memberanikan diri tidur tanpa kehadiran kedua orangtuanya.

Ajari juga etika dan tata krama di rumah, seperti sebelum masuk mengetuk pintu terlebih dahulu atau menjaga privasi satu sama lain. Orangtua juga perlu mengunci pintu kamar untuk berjaga-jaga, semisal anak langsung masuk ke kamar tanpa mengetuk pintu.

4. Lakukan kegiatan bersama pasangan

4. Lakukan kegiatan bersama pasangan
Freepik/javi_indi

Bisa jadi saat memiliki anak, kegiatan “berdua” berubah menjadi kegiatan “bersama keluarga”. Ini termasuk saat melibatkan anak-anak dalam kegiatan tersebut.

Ini bisa menguntungkan juga, yakni untuk menambah keintiman dan bonding antara orangtua dan anak. Hanya saja, pasangan suami istri tetap perlu menjaga keintiman, seperti sekadar jalan-jalan berdua.

Jika tidak memilih opsi berjalan-jalan bersama, Mama dan pasangan bisa melakukan kegiatan yang intim serta tanpa perlu keluar rumah, yakni sesi foreplay.

Luangkan waktu untuk menghabiskannya bersama pasangan. Ini bisa juga dengan mengikuti kelas senam, berolahraga bersama, tidur siang, pergi makan di luar, membaca buku atau menonton film kesukaan. 

5. Nikmati waktu bersama dengan bahagia setiap menitnya

5. Nikmati waktu bersama bahagia setiap menitnya
Freepik/gpointstudio

Jika Mama dan pasangan sudah berada dalam tahap hubungan yang terbuka serta jujur satu sama lain, maka itu bisa menandakan diri kita sudah terbuka dan jujur kepada diri kita sendiri.

Dengan begitu, diri sendiri bisa tahu apa yang kita butuhkan dan inginkan. Nikmati setiap menit apa yang menjadikan ini baik, begitupun saat mengisi waktu bersama pasangan.

Cobalah rileks dan sejenak menikmati momen tersebut, apapun itu asalkan bersamanya. Lebih mudah tentunya menikmati masa-masa bahagia ketimbang menikmati masa-masa sulit.

Nah, itulah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menciptakan keintiman bersama pasangan walau sudah punya anak. Penting sekali untuk memperbanyak komunikasi bersama pasangan, sehingga bisa saling memahami satu sama lain. 

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.