Ragu dengan Menikah Dini? Influencer Noviana Safitri Ungkap Manfaatnya

Bukan sekedar mencari pasangan, tapi teman hidup

16 Mei 2018

Ragu Menikah Dini Influencer Noviana Safitri Ungkap Manfaatnya
Instagram.com/lipupil

Di umur dua puluhan, kebanyakan perempuan lebih memilih untuk berkarir demi mengejar mimpi-mimpinya yang belum tercapai.

Selain berkarir, tak sedikit dari mereka yang melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Baik melanjutkannya di dalam negeri, ataupun di luar negeri.

Namun beda halnya dengan Selebgram manis sekaligus finalis salah satu bintang majalah remaja, Noviana Safitri. Perempuan berusia 24 tahun ini memilih untuk melepas masa lajangnya di umur yang cukup muda.

Meskipun demikian, bukan berarti karirnya lenyap begitu saja. Noviana Safitri atau yang akrab disebut upil, tetap berkarir sebagai influencer sekaligus menjadi Brand Ambassador dari Pil KB Andalan.

Saat Popmama.com menemuinya pada acara Andalan Afternoon Soiree, ia mengungkapkan bahwa saat ini ia sedang menggunakan pil KB untuk menunda kehamilan.

Hal tersebut dilakukan agar ia dapat lebih mempersiapkan diri sematang mungkin, hingga akhirnya ia siap untuk menjadi seorang Mama yang baik untuk anaknya kelak.

Nah, untuk mengetahui cerita lengkap dari perempuan manis yang satu ini, langsung cek dibawah ini yuk, Ma!

1. Berkomitmen

1. Berkomitmen
Instagram.com/lipupil

Komitmen merupakan hal utama yang perlu dimilliki dari setiap pasangan. Melalui komitmen yang kuat, maka dipastikan hubungan antara keduanya pun akan bertahan lama.

Hal tersebut juga diterapkan pada Novi dan suaminya.

“Dari awal juga kita niatnya serius karena sudah merasa enough for relationship yang cuma ingin menghabiskan waktu bersama saja dan hal remeh temeh lainnya. Obrolannya juga sudah sangat berbeda, kita biasanya lebih membicarakan mengenai pekerjaan, planning masa depan, dan komitmen-komitmen lainnya,” ungkapnya.

Jadi, jika komitmen sudah terucap pada kedua belah pasangan, maka tidak ada lagi yang perlu diragukan lagi, bukan?

2. Mempercepat masa pacaran

2. Mempercepat masa pacaran
Instagram.com/lipupil

Masa pendekatan atau biasa disebut PDKT, memang masa-masa yang paling indah. Selain indah, masa pacaran pun perlu dilakukan oleh setiap pasangan yang ingin meningkatkan kualitas hubungan yang lebih serius lagi.

Namun jangan kelamaan! Lho, memang kenapa ya?

“Sebenarnya masa kesuburan dan masa siap menikah untuk perempuan itu ada di kisaran umur 21 sampai 30 tahun. Nah, di umur 20-an tahun itu aku merasa sudah siap untuk menikah. Bukan karena aku kebelet, tapi memang aku pikir di umur muda akan ada banyak space time yang bisa aku fokuskan ke banyak hal. Aku juga sekarang berpikir kalau suami itu adalah partner hidup yang bisa nemenin karir aku juga,” jelasnya.

Nah, sekarang sudah jelas kan, kalau mencari pasangan bukan hanya sekedar sebagai suami tapi juga sebagai teman hidup yang dapat mendukung satu sama lain.

Editors' Picks

3. Saling mendukung

3. Saling mendukung
Instagram.com/lipupil

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, pasangan juga harus saling mendukung satu sama lain. Bukan hanya di bidang karir, namun di bidang lainnya.

“Kita masih sama-sama dalam kondisi yang saling support, aku juga masih 24 tahun dan medi 25 tahun, jadi kita memang mencari pasangan yang lebih ke teman hidup, dan yang bisa dukung satu sama lain,” tuturnya saat itu.

Well, saling bertukar pikiran mengenai planning ke depan pun sebenarnya dapat dilakukan bersama pasangan lho!

4. Love is to let go

4. Love is to let go
Instagram.com/lipupil

Jangan menggenggam terlalu erat. Lihatlah pasir, semakin digenggam, semakin terurai. Pepatah seperti itu mungkin sering kita dengar. Tapi apakah betul demikian adanya?

Berbicara mengenai hal tersebut, kebetulan Novi termasuk salah satu pasangan yang tidak terlalu protective pada pasangannya. Begitupun suaminya pada Novi.

Ia mengungkapkan bahwa suaminya memiliki cara pandang yang lebih modern, sehingga ia masih dibolehkan untuk bekerja. Begitupun ia yang membiarkan suaminya bekerja tanpa berpikiran negatif terhadap lingkungan pekerjaanya.

“Aku percaya, apa yang dilepas justru malah bertanggung jawab. Apa yang terlalu kita hold, justru itu yang akan lebih berontak. Yang penting segalanya harus dibicarakan dengan jujur, jangan sampai kebohongan pasangan diketahui dari orang lain atau dari aku sendiri,” tegasnya pada Popmama.com kala itu.

5. Tips mengendalikan rasa cemburu

5. Tips mengendalikan rasa cemburu
Instagram.com/lipupil

Poin terakhir mungkin yang paling sulit untuk dilakukan oleh sebagian pasangan. Yup, mengurangi rasa cemburu!

Meskipun rasa cinta terkadang membutakan, tapi sebenarnya cemburu lah yang lebih membutakan dan membuatnya semakin kacau.

Cemburu memang wajar dirasakan, namun tidak berlebihan ya Ma!

“Aku sudah abis masa-masa cemburu sewaktu SMA, akhirnya capek sendiri. Aku pun udah berhenti untuk cek handphone, karena handphone itukan privacy. Dia kan pasti punya teman, jadi obrolan “bro-code” tuh sebenarnya nggak perlu kita tahu. Begitu juga dengan “girls talk” yang kita lakukan dengan teman-teman,” ungkapnya.

Nah itulah kelima alasan dari Noviana Safitri yang telah melepas masa lajang pada umur yang tergolong muda. Ternyata, banyak ya manfaat yang di dapat dari menikah muda.

Selain memiliki pendamping hidup, kita juga dapat memiliki pasangan yang dapat mendukung disetiap aktifitas yang kita lakukan.

Such a great gift to through every moment with our forever partner, isn't it?