Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Sempat Dukung Aurelie Moeremans, Hesti Purwadinata Dapat Ancaman
Instagram.com/aurelie/hestipurwadinata

Intinya sih...

  • Aurelie Moeremans merasa aman berkat dukungan banyak orang. Situasi ini membuatnya merasa tidak sendirian dan memberi ruang bernapas di masa lalu.

  • Dukungan tulus dari rekan artis seperti Hesti Purwadinata berujung ancaman bagi orang terdekat, sehingga membuat Aurelie Moeremans berhenti me-repost dukungan untuk melindungi mereka.

  • Aurelie Moeremans tidak mengunggah ulang dukungan demi melindungi orang-orang yang mendukungnya. Ia merasa bertanggung jawab untuk menjaga keamanan mereka.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Dukungan publik kerap menjadi sumber kekuatan bagi seseorang yang sedang berada di titik terendah hidupnya. Namun di balik gelombang empati yang mengalir, tak jarang muncul konsekuensi yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

Hal ini pula yang dialami Aurelie Moeremans saat membagikan kisah pribadinya secara jujur dan terbuka di media sosial. Curahan hati tersebut justru mendapat respons luar biasa dari banyak orang, termasuk rekan sesama artis.

Sayangnya, dukungan itu tidak selalu berakhir manis. Salah satu sosok yang ikut memberikan dukungan, Hesti Purwadinata, justru disebut menerima ancaman setelah namanya dikaitkan dengan Aurelie.

Berikut Popmama.com merangkum isi unggahan Aurelie Moeremans yang menjelaskan situasi tersebut ke dalam beberapa poin penting.

Yuk, disimak!

1. Aurelie Moeremans merasa aman berkat dukungan banyak orang

Instagram.com/aurelie

Dalam unggahannya, Aurelie Moeremans mengungkapkan rasa syukur atas dukungan yang datang dari berbagai arah. Aurelie mengaku tidak pernah menyangka ceritanya akan mendapat respons sebesar ini dari publik.

“Aku cuma mau bilang satu hal, aku senelang banget punya kalian,” tulis Aurelie dalam unggahannya.

Ia juga menegaskan bahwa keberanian untuk menulis jujur tentang pengalamannya bukan hal yang mudah, tetapi kini Aurelie merasa lebih aman karena tidak sendirian.

Perasaan itu bahkan membuat Aurelie seolah memberi ruang bernapas bagi dirinya di masa lalu.

“Kayak Aurelie kecil akhirnya bisa napas lega. Karena ternyata, ada kalian,” ungkapnya dengan nada penuh haru.

2. Dukungan yang tulus, namun berujung ancaman bagi orang terdekat

Instagram.com/aurelie

Di balik hangatnya dukungan, Aurelie Moeremans mengungkap alasan mengapa ia berhenti me-repost unggahan dukungan, termasuk dari rekan artis. Salah satu pengalaman yang paling membekas adalah ketika ia sempat mengunggah ulang dukungan dari Hesti Purwadinata.

“Aku pernah repost story Teh Hesti. Setelah itu, sampai sekarang, Teh Hesti dan suaminya masih terus diancam. Dari DM, sampai ke WhatsApp,” tulis Aurelie secara terbuka.

Meski ancaman tersebut tidak digubris, Aurelie mengakui situasi itu tetap mengganggu secara emosional. Ia merasa tidak nyaman karena orang lain harus ikut menanggung risiko hanya karena berdiri di sisinya.

3. Tidak akan repost demi melindungi orang-orang yang mendukungnya

Instagram.com/aurelie

Keputusan Aurelie Moeremans untuk tidak lagi me-repost dukungan ternyata didasari rasa tanggung jawab dan empati. Ia menegaskan bahwa hal tersebut bukan karena tidak menghargai, melainkan justru bentuk perlindungan.

“Kalau aku yang diancam, aku bisa terima. Tapi kalau sampai orang lain ikut kena hanya karena berdiri di sampingku, itu berat,” tulis Aurelie dengan jujur.

Menurutnya, dengan tidak menampilkan siapa saja yang mendukungnya secara terbuka, orang-orang terdekat bisa tetap aman.

“Doa dan dukungan kalian sampai kok. Diam-diam, tapi kuat,” tutup Aurelie dalam tulisannya.

Itulah rangkuman cerita di balik dukungan Aurelie Moeremans yang berujung ancaman terhadap Hesti Purwadinata. Menurut Mama, seberapa penting batasan dalam memberi dukungan di ruang publik agar tetap aman bagi semua pihak?

FAQ Seputar Kasus Aurelie Moeremans

Apa yang membuat kasus Aurelie Moeremans menjadi perhatian publik?

Kasus Aurelie Moeremans menyorot dampak dukungan publik di media sosial yang berujung pada ancaman terhadap pihak lain, sehingga memicu diskusi soal batas aman solidaritas digital.

Apakah ancaman tersebut sudah ditindaklanjuti secara hukum?

Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai proses hukum terkait ancaman tersebut.

Mengapa dukungan di media sosial bisa berisiko?

Karena dukungan terbuka dapat membuka identitas pendukung dan memicu reaksi negatif dari pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab.

Editorial Team