Pasangan Muda Gagal Menikah karena Covid-19, Orangtua Juga Meninggal

Perempuan muda ini terpaksa kehilangan impiannya sejak kecil karena positif Covid-19

14 Januari 2021

Pasangan Muda Gagal Menikah karena Covid-19, Orangtua Juga Meninggal
Freepik/freepic.diller

Seorang perempuan berusia 26 tahun telah menjalin hubungan asmara selama 11 tahun. Ia dan pasangannya pun tengah mempersiapkan pernikahan yang diimpikannya sejak lama.

Dilansir dari Daily Star, perempuan yang hendak menikah ini bekerja sebagai guru di Highway College di Queensbrough, Durban, Afrika Selatan. Perempuan bernama Zoe Freshwater sudah merencanakan ia akan menikah dengan tunangannya tepat sebelum Natal.

Miris, harapannya musnah karena apa yang dibayangkan sejak kecil tidak dapat terlaksana. 

Calon mempelai perempuan ternyata terpapar virus corona dan tak berhasil diselamatkan. Begitu pula papa dan mamanya juga terinfeksi dan mereka dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19.

Berikut Popmama.com telah merangkum berita duka dari pasangan muda yang gagal menikah karena Covid-19.

Editors' Picks

1. Tertular dari keluarga dekat

1. Tertular dari keluarga dekat
Unsplash/engin akyurt

Seorang kerabat keluarga bernama Catherine Janse van Ravensburg menceritakan bahwa Zoe tertular virus corona dari pamannya. Sejak 2 Desember 2020, sang Paman positif Covid-19.

Zoe sudah mengalami gejala Covid-19, sayangnya ia menolak untuk berobat ke dokter. Sementara saat Zoe berjuang melawan sakitnya, keluarganya hanya mengira anak perempuannya cuma kelelahan karena mengurus persiapan pernikahan saja.

2. Klaster keluarga memperburuk keadaan

2. Klaster keluarga memperburuk keadaan
pixabay/willgard

Seminggu setelah Zoe mengalami gejala Covid-19, klaster keluarga mulai terjadi. 

Pada 15 Desember seluruh keluarga menjalani test dan bibi Zoe dinyatakan positif Covid-19. Selanjutnya virus corona menular pada Zoe berserta papa dan mamanya.

Kondisi semuanya semakin memburuk setelah dinyatakan positif. Papa Zoe sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan intensif. Namun tiga hari kemudia sang Papa dinyatakan meninggal dunia.

Dalam 24 jam setelah itu, sang Mama mengalami koma dan kemudian meninggal. Saat itu Zoe sedang dirawat di rumah sakit tepat pada malam Natal. 

Zoe akhirnya tidak berhasil bertahan dan ikut meninggal dunia setelah kepergian sang Mama.

Jenazah ketiganya dikremasi. Kerabat dan teman-teman tidak menghadiri upacara tersebut demi menghindari bahaya virus corona. 

3. Pentingnya menjaga 5M

3. Penting menjaga 5M
Freepik/benzoix

Setiap orang memiliki rencana, bahkan mungkin sebelum mengetahui kalau Covid-19 akan hadir di tahun 2020. Namun pentingnya fleksibelitas dalam mengeksekusi sebuah renca juga perlu di tengah masa pandemi seperti saat ini.

Jika memang rencana tidak bisa ditunda lagi, seperti tugas bisnis dalam sebuah pekerjaan atau memang sudah harus menikah sesuai tanggal yang ditetapkan, maka penting untuk menerapkan 5M.

Apa itu 5M?

  • Memakai masker, 
  • Mencuci tangan, 
  • Menjaga jarak, 
  • Menjauhi kerumunan, 
  • Mengurangi mobilitas.

Penting untuk melakukan banyak hal secara online, meski semula tidak seperti itu caranya. Termasuk mengurus sesuatu yang berhubungan dengan banyak orang seperti mengurus surat pernikahan.

Bijak dalam menjaga orang-orang tersayang dan bersabar akan berbuah manis bagi diri sendiri dan keluarga di rumah. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.