7 Tips Mengatur Keuangan untuk Keluarga Muda

Menurut Mama, apakah menabung dan mengatur keuangan keluarga itu termasuk hal yang sulit?

20 September 2021

7 Tips Mengatur Keuangan Keluarga Muda
Freepik/wayhomestudio

Generasi Milenial kini sudah banyak yang menjadi orangtua muda, namun ternyata masih banyak juga yang belum ‘melek’ untuk berkomitmen menabung.

Hasil survei yang dirilis oleh Indonesia Millennial Report tahun 2019 menyebutkan bahwa kelompok usia produktif 20-35 tahun di Indonesia hanya menyisihkan 10,7 persen dari pendapatan rutin mereka untuk tabungan. Pendapatan para keluarga muda ini tentunya sudah lebih dulu habis untuk menutup kebutuhan rutin bulanan dan biaya hiburan.

Apakah menabung itu termasuk hal yang sulit? Sebenarnya kegiatan ini tergolong mudah untuk dilakukan, jika kita memiliki komitmen untuk menjalankannya, terlebih bagi pasangan yang baru berkeluarga dan memiliki pengeluaran yang relatif besar.

Maka dari itu, Popmama.com sudah merangkum beberapa tips mengatur keuangan untuk keluarga muda.

Yuk, disimak dengan baik!

1. Diskusikan keuangan dengan pasangan

1. Diskusikan keuangan pasangan
Freepik/Yanalya

Meskipun terdengar sederhana, namun kenyataannya tak banyak pasangan suami istri yang membicarakan dan melakukan perencanaan keuangan keluarga secara bersama-sama.

Padahal, perencanaan keuangan keluarga itu penting agar tercipta keuangan yang sehat dan terencana. Masing-masing pasangan perlu saling terbuka mengenai penghasilan, aset, bahkan utang.

2. Mengatur pengeluaran dengan bijak

2. Mengatur pengeluaran bijak
Freepik/Jcomp

Tips selanjutnya dalam mengatur keuangan bagi keluarga muda, yakni dengan mengatur pengeluaran secara bijak. Mama perlu mengenal pengeluaran apa saja yang perlu dipenuhi setiap bulannya.

Jika ternyata pengeluaran rumah tangga lebih dari 50 persen, maka Mama perlu melakukan beberapa strategi penghematan seperti membuat skala prioritas, mengelola aset dan utang, dan sebagainya.

Editors' Picks

3. Tentukan tujuan finansial

3. Tentukan tujuan finansial
Freepik/pch.vector

Sebagai pasangan yang mungkin baru membangun bahtera rumah tangga, suami istri perlu sekali mempunyai tujuan jangka panjang. 

Dengan begitu, kedua belah pihak akan semakin termotivasi dalam menabung, sehingga bisa ditentukan apa yang menjadi tujuan finansial yang ingin dicapai. Ini tentu akan berguna, baik dalam waktu dekat atau di masa mendatang.

Semua tujuan tersebut perlu dituliskan dengan baik agar pasangan suami istri bisa lebih bijaksana dalam mengatur keuangan keluarga. Selain itu, cara tersebut bisa membantu untuk lebih fokus mencapai tujuan-tujuan yang sudah ditetapkan.

4. Siapkan dana darurat

4. Siapkan dana darurat
Freepik/rawpixel.com

Demi semua rencana dapat terwujud di masa depan, maka penting untuk membentuk dana darurat. Ini juga sering dikenal sebagai dana siaga yang bisa dipakai dalam keadaan mendesak.

Keberadaan dana darurat ini akan membantu dalam menutup kebutuhan tak terduga tanpa mengambil tabungan yang telah disiapkan sebelumnya untuk berbagai rencana di masa depan.

Dana darurat bisa diletakkan pada instrumen likuid, mulai dari rekening tabungan bank yang bisa ditarik melalui ATM atau emas yang bisa dijual kapan saja.

5. Hindari adanya utang

5. Hindari ada utang
Freepik/8photo

Tips mengatur keuangan selanjutnya bagi para keluarga muda, yakni sebisa mungkin menghindari adanya utang. Ini khususnya utang yang memiliki bunga tinggi, seperti kartu kredit dan kredit tanpa agunan (KTA).

Hal ini dikarenakan keduanya memiliki bunga hingga 20 persen per tahun.

6. Menambah sumber penghasilan

6. Menambah sumber penghasilan
Pixabay/Skitterphoto

Mama bisa memanfaatkan sumber penghasilan tambahan agar pendapatan yang dimiliki dapat semakin bertambah. Apalagi jika mempunyai tujuan lain untuk mencukupi finansial keluarga. 

Cara yang bisa dilakukan, yakni dengan berinvestasi saham, reksadana, logam mulia, properti atau bisnis riil. Nantinya, Mama akan memperoleh hasil dari investasi tersebut dan bisa memambah tabungan. 

Jenis investasi pun bisa disesuaikan dengan kebutuhan ya, Ma. 

7. Berinvestasi pada diri sendiri

7. Berinvestasi diri sendiri
Pexels/gabby-k

Tahukah Mama? Berinvestasi pada diri sendiri termasuk hal yang penting. lho! Berinvestasi pada diri sendiri dapat dimulai dengan terus mempelajari hal baru dan meningkatkan kemampuan diri melalui training, studi lanjut, atau mengikuti kursus.

Ketika kemampuan diri meningkat, maka dapat dipergunakan untuk mencari uang tambahan sesuai dengan kebutuhan. 

Nah, itulah beberapa tips mengatur keuangan bagi pasangan yang baru berkeluarga.

Semoga informasi ini bisa bermanfaat, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.