5 Penyakit yang Semakin Parah karena Menstruasi Pasca Melahirkan

Setelah melahirkan, kondisi kesehatan ini akan terasa lebih intens selama menstruasi

8 September 2021

5 Penyakit Semakin Parah karena Menstruasi Pasca Melahirkan
Freepik/freepik

Setelah melahirkan, Mama umumnya akan mengalami menstruasi kembali dalam jangka waktu enam minggu hinga enam bulan, tergantung pada periode perdarahan nifas dan kondisi tubuh masing-masing. Siklusnya pun mungkin akan tidak teratur di awal dan berangsur lebih baik seiring penyesuaian hormon tubuh pasca melahirkan.

Meski secara umum mirip dengan menstruasi sebelum kehamilan, banyak yang belum tahu bahwa menstruasi pasca melahirkan berisiko memperparah beberapa kondisi kesehatan. Mama yang memiliki penyakit bawaan tertentu perlu waspada!

Apa saja penyakit yang semakin parah karena menstruasi pasca melahirkan? Simak informasi lebih lanjut dalam artikel Popmama.com berikut ini!

1. Endometriosis

1. Endometriosis
Freepik/pikisuperstar

Kondisi endometriosis terjadi ketika sel-sel rahim tumbuh di luar lapisan rahim.  Kondisi ini dapat terjadi sebelum dan sesudah kehamilan. Namun selama Mama hamil, kondisi ini akan terhenti dan tertahan hingga paling lama tiga tahun.

Jika efek dari kehamilan selesai, endometriosis dapat kembali terjadi. Rasa nyeri pada bagian bawah perut mama akan terasa semakin intens beberapa hari sebelum dan sepanjang menstruasi.

Editors' Picks

2. Anemia

2. Anemia
Freepik/Katemangostar

Penyakit yang satu ini rentan terjadi tidak hanya selama kehamilan, namun juga setelah proses persalinan. Kehilangan banyak darah selama periode nifas saja sudah cukup buruk, menstruasi tidak membuat kondisi menjadi lebih baik.

Mama disarankan untuk mengonsumsi suplemen zat besi dan kontrasepsi hormonal pasca melahirkan yang dapat menjaga siklus dan derasnya menstruasi tetap terkontrol serta tidak berkepanjangan.

3. Migrain

3. Migrain
Freepik

Sering mengalami sakit kepala sebelah atau migrain menjelang dan sepanjang periode menstruasi? Bersiap untuk merasakannya dengan lebih intens pada masa menstruasi pasca melahirkan. Salah satu pemicu utama migrain adalah fluktuasi hormon yang tidak stabil. Setelah melahirkan, perubahan dan penyesuaian hormon tubuh adalah fenomena yang tak terelakkan.

Untuk mencegah dan mengurangi intensitasnya, Mama perlu menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik, istirahat cukup, makan bergizi secara teratur, dan aktif berolahraga.

4. Fibromialgia

4. Fibromialgia
Freepik

Fibromialgia atau rasa nyeri dan sensitif yang menyebar pada otot umum terjadi menjelang periode menstruasi. Kondisi ini biasanya datang bersamaan dengan sulit tidur dan memburuknya suasana hati. Berbagai perubahan tubuh dan keadaan pasca persalinan berpotensi membuat kondisi fibromialgia semakin intens.

Untuk mencegahnya, sangat penting untuk mengelola stres dan emosi dengan melakukan aktivitas relaksasi seperti meditasi, pijat, yoga, berendam di air hangat, berenang, dan lain sebagainya. Mama juga dapat mengonsumsi obat pereda nyeri seperti ibuprofen sesuai anjuran dokter.

5. Fibroid

5. Fibroid
Freepik/benzoix

Bukan diperparah oleh menstruasi, fibroid justru dapat membuat menstruasi pasca melahirkan jadi sangat menyakitkan. Tumor jinak dalam rahim rentan tumbuh selama kehamilan dan menyusut dengan sendirinya setelah melahirkan. Jika terjadi kelainan hingga tumor tidak menyusut bahkan setelah persalinan, kondisi ini akan sangat memengaruhi siklus dan durasi menstruasi.

Dengan keberadaan fibroid, menstruasi pasca melahirkan juga akan terasa sangat sakit. Mama perlu mengonsumsi obat hormonal tertentu untuk meringankan gejalanya atau melakukan operasi bedah apabila kondisi fibroid sudah sangat parah.

Itu dia lima penyakit yang menjadi semakin parah karena menstruasi pasca melahirkan. Hampir semua kondisi dapat dicegah dengan gaya hidup sehat dan obat khusus dari dokter. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.