Jangan Ketinggalan, 7 Benda Ini Tak Boleh Lupa Dibawa Saat Persalinan

Siapkan sejak awal agar tidak ada barang tertinggal

22 November 2018

Jangan Ketinggalan, 7 Benda Ini Tak Boleh Lupa Dibawa Saat Persalinan
Pixabay/Bgmfotografia

Saat memasuki usia kehamilan trimester ketiga, biasanya Mama dan Papa sudah menyiapkan barang-barang bawaan dalam tas khusus.

Barang yang disiapkan pun biasanya berisi baju Mama, baju si Kecil, serta dokumen-dokumen penting lainnya.

Selain barang utama tersebut, ada beberapa barang lain yang sebaiknya juga dibawa agar persalinan terasa lebih menyenangkan lho, Ma.

Barang ini pun biasanya luput dibawa karena dianggap tidak penting. Nah, apa saja ya? Berikut Popmama.com bagikan rangkuman informasinya, Ma:

1. Sendal jepit

1. Sendal jepit
Pexels/Lisa Fotios

Tidak semua rumah sakit menyediakan sendal jepit untuk pasien. Sementara itu, untuk ‘memancing’ kontraksi seringkali Mama harus berjalan keliling rumah sakit.

Hindari melakukannya tanpa menggunakan alas kaki ya, Ma. Ini karena lantai rumah sakit biasanya dingin dan mungkin banyak kuman, sehingga penggunaan alas kaki menjadi sangat penting.

Pembengkakkan yang kerap terjadi juga membuat Mama mungkin lebih sulit untuk menggunakan sepatu tertutup. Oleh sebab itu, siapkan sendal jepit agar lebih mudah saat ingin beraktivitas di rumah sakit.

2. Charger ponsel

2. Charger ponsel
Pexels/Lisa Fotios

Meningkatnya kebutuhan akan ponsel membuat baterai dan charger pun menjadi tak kalah penting dibandingkan barang-barang lainnya.

Jelang proses persalinan, ponsel dapat digunakan untuk berbagai macam aktivitas. Mulai dari memotret, membuat video, menulis pesan teks pada teman atau keluarga, serta memutar musik saat Mama membutuhan suasana tenang.

Penggunaan ponsel pun biasanya akan menjadi lebih meningkat pada momen-momen tersebut. Jadi, jangan lupa bawa charger ya, Ma.

Jika perlu, siapkan juga powerbank untuk berjaga-jaga jika di ruang rawat Mama tidak ada banyak sumber daya listrik.

3. Bando dan ikat rambut

3. Bando ikat rambut
Pexels/Element5 Digital

Rambut tergerai mungkin akan terlihat lebih dramatis saat dipotret, namun pada dasarnya saat proses persalinan berlangsung kondisi tersebut bisa membuat risi.

Semakin dekat waktunya persalinan, semakin banyak pula produksi keringat yang akan dihasilkan. Jika rambut tidak diikat dan dirapikan, keringat pun akan sangat mengganggu.

Siapkan dekat Mama agar saat dibutuhkan nanti bisa mudah digunakan, Ma. Jangan lupa juga bawa sisir dan sedikit make up agar penampilan Mama tetap segar dan fit meski tengah lelah menjalani proses persalinan.

Editors' Picks

4. Camilan

4. Camilan
Pexels/Suzy Hazelwood

Perut sebaiknya tetap diisi camilan sambil menunggu kontraksi. Makanan rumah sakit pun seringkali tidak menggugah selera makan, sehingga stok camilan menjadi penting untuk disiapkan sendiri.

Selain lebih hemat, membawa camilan sendiri juga lebih aman dan mengenyangkan. Pilihlah camilan yang awet dan mudah dibawa. Misalnya seperti buah segar, biskuit atau roti.

Siapkan juga botol minum agar tubuh Mama tetap terhidrasi selama proses persalinan dan sesudahnya.

5. Handuk dan perlengkapan mandi

5. Handuk perlengkapan mandi
Pixabay/TesaPhotography

Tidak semua rumah sakit menyediakan handuk atau perlengkapan mandi untuk pasien. Sementara itu, setelah melewati persalinan mungkin saja Mama ingin segera membersihkan diri, bukan?
Siapkan handuk dan perlengkapan mandi sendiri dari rumah agar lebih nyaman, Ma. Cukup bawa perlengkapan mandi dengan botol kecil alias secukupnya.

Untuk handuk, Mama juga bisa membawa yang berukuran sedang. Jika perlu ganti handuk secara bergantian dengan cara meminta tolong Papa, supaya kebersihannya saat digunakan tetap terjaga.

6. Minyak esensial

6. Minyak esensial
Pexels/Burst

Essential oil atau massage oil juga sebaiknya tak luput dari daftar barang bawaan Mama saat hendak ke rumah sakit, ya.

Selain dapat digunakan untuk memijat, menghirup aroma wewangian dari minyak esensial juga bisa membuat Mama rileks. Terutama saat kontraksi tak kunjung datang lagi dan rasa nyeri mulai sering dirasakan.

Mintalah Papa untuk memijat punggung, tangan atau kaki Mama agar tetap rileks. Pilih aroma yang memang Mama sukai, misalnya mungkin aroma lavender atau peppermint.

7. Tas tambahan

7. Tas tambahan
Pexels/Rawpixel.com

Tak ada salahnya menyiapkan diri membawa tas tambahan, Ma. Biasanya, barang bawaan Mama saat pulang dari rumah sakit nanti akan lebih banyak dibandingkan sebelumnya.

Selain berisi makanan yang mungkin dibawakan oleh rekan yang menjenguk Mama, tas tambahan ini juga bisa digunakan untuk membawa kado-kado yang diberikan.

Rumah sakit juga seringkali membolehkan Mama membawa sebagian barang bayi seperti termometer, popok, tisu atau krim ruam popok.

Kebutuhan Mama seperti pembalut, handuk dan perlengkapan lainnya juga akan dibawa pulang, sehingga membutuhkan ruang ekstra. Bicarakan dengan Papa saat hendak membawa tas tambahan agar bisa lebih terencana.

Nah, jangan lupa membawa barang-barang yang terkesan tidak penting namun akan dibutuhkan sat persalinan ini ya, Ma. Dengan begitu, semua akan berjalan lebih mudah nantinya.

Topic: