Haid Berkepanjangan Setelah KB Suntik 3 Bulan, Berbahaya atau Tidak?

Jangan ragu untuk cek ke dokter jika kondisinya sudah mengganggu aktivitas Mama

23 Mei 2019

Haid Berkepanjangan Setelah KB Suntik 3 Bulan, Berbahaya atau Tidak
Pixabay/Kfuhlert

Ada beberapa cara untuk mencegah kehamilan dan mengatur jangka waktu antara kehamilan pertama dan berikutnya, salah satunya dengan menggunakan kontrasepsi berupa KB suntik.

Dianggap praktis karena tidak perlu dilakukan setiap hari, KB suntik menjadi salah satu jenis alat kontrasepsi yang populer dan banyak digunakan oleh para Mama.

Namun demikian, ada salah satu efek samping dari KB suntik yang banyak dikeluhkan, yakni adanya haid berkepanjangan dan siklus haid yang menjadi tidak teratur.

Apa saja yang perlu diperhatikan dari efek samping penggunaan KB suntik?

Berikut Popmama.com sudah merangkum informasinya untuk Mama:

1. Apa itu KB suntik?

1. Apa itu KB suntik
Pixabay/Multifacetedgirl

KB suntik adalah salah satu kontrasepsi untuk mencegah kehamilan yang dilakukan dengan menyuntikkan hormon pada tubuh perempuan. Berbeda dengan pil KB yang harus diminum setiap hari, suntik KB dilakukan minimal 3 bulan sekali.

Dalam jangka waktu tersebut, pada umumnya hormon dari setiap suntikan yang dilakukan masih bekerja secara efektif dalam tubuh. Dengan begitu, Mama tidak perlu khawatir.

Salah satu keuntungan yang didapat dari menggunakan KB suntik adalah membantu mengurangi nyeri haid.

Selain itu, KB suntik juga cocok digunakan oleh para Mama yang tidak bisa mengonsumsi pil KB dengan estrogen.

Jika Mama memutuskan hendak menggunakan kontrasepsi KB suntik, maka Mama perlu secara teratur berkonsultasi ke dokter minimal 3 bulan sekali supaya lebih efektif.

2. Efektivitas KB suntik untuk mencegah kehamilan

2. Efektivitas KB suntik mencegah kehamilan
Pixabay/JuliaFiedler

Selain praktis, KB suntik juga banyak digunakan karena efektif untuk mencegah kehamilan yang direncanakan.

KB suntik bekerja dengan mencegah ovarium untuk melepaskan sel telur saat fase ovulasi terjadi. Efeknya, tidak akan ada sel telur yang bertemu dengan sperma.

Hormon progesteron yang terdapat dalam KB suntik juga akan meningkatkan produksi lendir di sekitar serviks alias mulut vagina. Lendir yang menebal ini kemudian akan turut menghalangi sperma bisa masuk ke dalam rahim.

Supaya efektivitas KB suntik tetap bisa optimal, Mama sebaiknya tidak lupa untuk melakukan suntik ulang dan konsultasi ke dokter atau bidan minimal 3 bulan sekali.

Editors' Picks

3. Haid berkepanjangan setelah KB suntik 3 bulan

3. Haid berkepanjangan setelah KB suntik 3 bulan
Freepik

Ada beberapa efek samping yang memang mungkin terjadi setelah menggunakan kontrasepsi KB suntik, salah satunya yakni masalah pada siklus haid. Selain itu, perdarahan dan haid berkepanjangan juga bisa terjadi.

Namun tidak semua perempuan akan mengalaminya, semua bergantung pada respons tubuh dan kondisi kesehatan masing-masing.

Menurut American Pregnancy Association, hal ini terjadi akibat perubahan kadar hormon dalam tubuh setelah suntik dilakukan.

Jika Mama juga mengalaminya, jangan lupa untuk selalu membawa pembalut saat bepergian, ya.

4. Penyebab masalah siklus haid KB suntik

4. Penyebab masalah siklus haid KB suntik
Unsplash/Yuris Alhumaydy

Seperti disebutkan sebelumnya, perubahan siklus haid yang menjadi tidak teratur atau muncul haid berkepanjangan setelah KB suntik 3 bulan merupakan hal yang wajar. Ini karena ada respons tubuh terhadap perubahan hormon akibat suntik.

Biasanya haid ini akan terjadi maksimal 7 hari setelah suntik dilakukan. Setelah itu, perdarahan akan berhenti dan siklus haid berangsur-angsur kembali normal.

Namun demikian, kadang-kadang ada respons yang terjadi secara berbeda. Misalnya perdarahan terjadi sangat banyak atau lebih dari 7 hari setelah suntik terjadi.

Selain karena efek samping dari KB suntik, haid berkepanjangan juga bisa muncul karena beberapa penyebab lainnya, Ma.

Misalnya akibat penyakit radang panggul, gangguan pembekuan darah, atau ada tumor di dalam rahim. Untuk memastikan apa sebenarnya yang menjadi penyebab terjadi haid berkepanjangan setelah melakukan KB suntik, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

5. Cara mengatasi masalah siklus haid KB suntik

5. Cara mengatasi masalah siklus haid KB suntik
Pexels/JESHOOTS.com

Haid berkepanjangan alias perdarahan yang banyak lebih dari 7 hari setelah suntik biasanya akan menimbulkan masalah lain pada tubuh Mama. Termasuk yakni berkurangnya jumlah darah, yang berujung pada anemia.

Gejala awal dari anemia seperti pusing dan kulit tampak pucat. Guna memastikan apakah ini benar terjadi akibat dari KB suntik, cek ke dokter ya, Ma.

Dokter biasanya kemudian akan melakukan pemeriksaan dan memberikan resep obat seperti ibuprofen. Apabila pemberian obat ini tidak bekerja maksimal, dokter mungkin akan memberikan estrogen tambahan. Hal ini dilakukan dengan untuk membantu memperbaiki jaringan dan terjadinya koagulasi (proses pembekuan darah).

Segera lakukan pemeriksaan ke dokter apabila haid berkepanjangan yang mulai mengganggu aktivitas Mama dan terjadi terlalu lama, ya.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;