Bergizi tinggi, Ini 7 Makanan yang Baik untuk Ibu Baru Melahirkan

Selain bantu proses pemulihan, diet tepat juga melancarkan produksi ASI

25 Juni 2019

Bergizi tinggi, Ini 7 Makanan Baik Ibu Baru Melahirkan
Pexels/Public Domain Pictures

Memenuhi kebutuhan nutrisi tidak hanya penting bagi ibu hamil, tapi juga bagi ibu yang baru saja melahirkan lho, Ma.

Nutrisi dibutuhkan tubuh tak hanya untuk mempercepat proses pemulihan, tapi juga untuk melancarkan produksi air susu ibu (ASI).

Seperti diketahui, ketika asupan nutrisi Mama untuk memproduksi ASI kurang maka akan diambil dari simpanan tubuh Mama. Oleh sebab itu, pastikan Mama memilih jenis-jenis makanan yang tepat setelah saat baru melahirkan, ya.

Berikut Popmama.com rangkum daftar makanan yang baik untuk ibu baru melahirkan:

1. Ikan salmon

1. Ikan salmon
Pexels/Malidate Van

Sama seperti ikan dengan lemak lainnya, salmon juga tinggi akan kandungan docosahexaenoic acid (DHA) yang penting bagi saraf dan otak bayi. Dilansir Web MD, Mama pun sangat baik untuk mengonsumsi makanan yang mengandung DHA.

DHA pada salmon juga dapat membantu memperbaiki mood Mama. Penelitian menunjukkan bahwa hal ini mungkin berperan dalam mencegah depresi pascapersalinan alias baby blues.

Namun demikian, US Food and Drug Administration merekomendasikan bahwa ibu menyusui, ibu hamil, dan perempuan yang sedang dalam program hamil sebaiknya tetap membatasi porsi salmon yang dikonsumsi.

Jumlah yang dianjurkan yakni sekitar dua porsi per minggu. Ini karena ikan salmon sangat mungkin terpapar merkuri yang bisa berbahaya bagi kesehatan, meskipun kadarnya sedikit.

2. Produk susu rendah lemak

2. Produk susu rendah lemak
Freepik

Produk olahan susu rendah lemak seperti yoghurt, susu dan keju adalah bagian penting dari sumber nutrisi untuk ibu hamil dan menyusui.

Salah satu manfaatnya adalah karena susu mengandung protein, vitamin B, vitamin D dan kalsium. Asupan kalsium dibutuhkan bayi untuk tumbuh, terutama bagi kesehatan tulangnya.

Apabila Mama mengonsumsi cukup kalsium, produksi ASI pun turut mengandung lebih banyak kalsium yang tentunya baik untuk bayi.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan kalsium harian, konsumsi setidaknya minimal tiga cangkir susu dalam diet sehari-hari.

3. Daging sapi tanpa lemak

3. Daging sapi tanpa lemak
Freepik/vasiliybudarin

Kebutuhan akan energi juga menjadi salah satu hal yang penting untuk ibu baru melahirkan. Energi pun akan terbantu meningkat jika Mama rutin mengonsumsi makanan kaya zat besi seperti daging sapi tanpa lemak.

Jika Mama kurang memenuhi kebutuhan zat besi harian, energi Mama bisa lebih cepat terkuras dan Mama pun menjadi lebih mudah kelelahan.

Selain zat besi, daging sapi tanpa lemak juga mengandung tinggi protein dan vitamin B12. Kedua nutrisi ini juga menjadi jenis nutrisi yang baik dan perlu dikonsumsi oleh ibu baru melahirkan.

Editors' Picks

4. Nasi merah

4. Nasi merah
Freepik

Sengaja mengurangi porsi makanan secara ekstrem demi menurunkan berat badan sebaiknya tidak dilakukan sembarangan, ya. Kehilangan berat badan terlalu cepat justru dapat menyebabkan produksi ASI terhambat dan juga membuat Mama lebih cepat lelah.

Untuk membantu mengontrol nafsu makan tanpa mengurangi asupan karbohidrat, Mama bisa mengakalinya dengan memilih sumber karbohidrat yang tepat. Salah satunya nasi merah.

Makanan seperti nasi merah memberi Mama kalori yang dibutuhkan tidak hanya untuk tubuh, tapi juga untuk menjaga kestabilan produksi ASI.

5. Telur

5. Telur
Pexels/Tookapic

Telur adalah salah satu sumber protein yang baik untuk dikonsumsi, termasuk bagi ibu baru melahirkan. Selain mudah didapat, telur juga sangat mudah untuk diolah menjadi berbagai masakan.

Telur bisa dikonsumsi menjadi telur rebus, telur mata sapi, atau bahkan telur dadar. Mama bisa memilih telur ayam kampung atau telur yang mengandung DHA guna menambah nutrisi pada ASI Mama.

6. Sayuran hijau

6. Sayuran hijau
Pexels/Jacqueline Howell

Sayuran berdaun hijau seperti bayam dan brokoli mengandung tinggi vitamin A, yang baik tak cuma untuk tubuh Mama tapi juga untuk bayi.

Mengonsumsi sayuran hijau juga membantu menambah asupan kalsium, vitamin C dan zat besi harian Mama. Jangan lupa, sayuran pun menjadi sumber antioksidan yang menyehatkan jantung dan rendah kalori.

Bahkan tak cuma dedaunannya saja, kuah dari sayur bening juga mengandung tinggi vitamin dan mineral lho, Ma. Jadi saat Mama mengonsumsi sayur bening, jangan lupa dihabiskan juga kuahnya, ya.

7. Buah-buahan segar

7. Buah-buahan segar
Pexels/Tookapic

Perut selalu terasa lapar dan ingin ngemil saat menyusui, Ma? Buah potong segar bisa menjadi salah satu pilihan yang ideal. Dikutip dari Baby Center, beberapa buah yang bisa Mama pilih yakni apel, jeruk dan pir.

Selain itu, buah yang padat energi seperti pisang juga bisa Mama jadikan menu camilan yang sehat. Buah-buahan praktis untuk dikonsumsi langsung dan bisa ditambahkan makanan tambahan lain seperti sereal dan pancake.

Pakar diet, Jo Ann Hattner, menuturkan bahwa buah tak hanya memberikan energi tambahan tapi juga memenuhi kebutuhan cairan tubuh dan mengontrol gula darah.

Buah-buahan juga kaya akan serat yang membantu menyehatkan saluran pencernaan. Dengan begitu, Mama pun akan terhindari dari risiko gangguan pencernaan seperti sembelit.

Nah, jangan lupa untuk tetap memilih sumber nutrisi yang sehat setelah melahirkan ya, Ma. Penuhi juga kebutuhan cairan tubuh dengan minum cukup air putih.

Baca juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!