Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Apakah Mama Boleh Menyusui Bayi saat sedang Diare?
Pexels/Pixabay

Pengalaman menyusui adalah momen istimewa, namun, terkadang, ibu menyusui dapat menghadapi tantangan kesehatan seperti diare. Meskipun diare umumnya dianggap sebagai masalah ringan pada ibu menyusui. Namun, tidak bisa disepelekan.

Dalam keadaan seperti ini, Mama pasti sering kali khawatir tentang kondisi kesehatan si Kecil.

Tidak hanya mengenai berkurangnya produksi ASI, tetapi juga mengenai keamanan kandungan air susu yang dikonsumsi oleh si kecil. Apakah akan aman untuk si Kecil?

Berikut Popmama.com telah merangkum apakah Mama boleh menyusui bayi saat sedang diare?

1. Mama dapat tetap menyusui si Kecil

Pexels/Sora Shimazaki

Menurut Kelly Bonyata, IBCLC, seorang konsultan laktasi, sangat  jarang bagi Mama untuk berhenti menyusui meskipun sedang sakit. Meskipun menghadapi berbagai jenis penyakit, Mama cenderung tetap melanjutkan pemberian ASI kepada si Kecil. Hal ini menunjukkan tingkat tekad dan komitmen yang tinggi dari para ibu terhadap memberikan nutrisi dan kenyamanan yang optimal kepada si Kecil, bahkan dalam kondisi kesehatan yang kurang baik.

Kelly Bonyata juga menambahkan meskipun Mama mengalami penyakit umum seperti pilek, sakit tenggorokan, flu, gangguan perut, demam, mastitis, dan lainnya, Mama tetap dapat menyusui. Penting untuk memberi tahu dokter saat berobat agar dapat mendapatkan resep obat yang aman untuk ibu menyusui. Sebagian besar obat aman dikonsumsi selama menyusui, dan jika ada obat yang tidak dianjurkan, biasanya ada alternatif yang lebih aman.

2. ASI memiliki antibodi spesifik, mencegah si Kecil sakit

Pexels/j g

Menurut Kellymom dalam artikel yang ditulis oleh Kelly Bonyata, Kelly menyoroti pentingnya kelanjutan pemberian ASI saat Mama mengalami kondisi sakit. Menurutnya, menjaga konsistensi menyusui adalah tindakan terbaik, sebab ASI memiliki keunggulan dalam melindungi si Kecil.

ASI tidak hanya tidak menularkan penyakit yang sedang dialami Mama kepada si Kecil, tetapi juga dilengkapi dengan antibodi yang secara khusus disesuaikan dengan jenis penyakit yang dialami Mama. Ini bukan hanya berperan sebagai sumber nutrisi optimal, tetapi juga sebagai pertahanan alami yang dapat membantu mencegah si Kecil  dari potensi infeksi atau penyakit.

Dengan mempertahankan kebiasaan menyusui, Mama dapat memberikan perlindungan tambahan kepada bayi, menciptakan ikatan emosional yang kuat, dan pada saat yang bersamaan, memastikan bahwa si Kecil menerima manfaat kesehatan maksimal dari ASI.

3. Menyembuhkan diare dengan pengobatan alami

Pexels/Cup of Couple

Menurut informasi dari Healthline, disarankan bagi Mama yang mengalami diare untuk segera mencari pengobatan. Sebelum mencoba berbagai obat kimia, disarankan untuk mencoba pengobatan alami yang sering dipilih untuk meredakan diare.

Dalam situasi ini, Mama dapat menerapkan metode BRAT, mengonsumsi pisang, nasi putih, saus apel, dan roti panggang, karena Menurut dr. Karen Gill, makanan BRAT adalah makanan hambar yang umumnya dapat ditoleransi dengan baik dan mudah dicerna oleh banyak orang yang menderita diare. Selain itu, makanan-makanan ini juga memiliki kandungan serat yang rendah, membantu dalam memadatkan konsistensi tinja.

Diare seharusnya hanya memengaruhi tubuh selama dua hingga tiga hari. Jika Mama mengalami gejala diare lebih dari periode tersebut atau mengalami demam selama lebih dari 24 jam, segera konsultasikan dengan dokter. Agar proses menyusui si Kecil tidak terganggu.

Itulah apakah Mama boleh menyusui bayi saat sedang diare? Semoga bermanfaat.

Editorial Team