Papa bisa membantu Mama dan terlalu fokus untuk menjadi ayah ASI yang baik, tapi jangan lupakan juga perasaan Mama. Untuk menjadi ayah ASI, Papa perlu memahami segala perubahan dan perjuangan yang harus dilakukan oleh sang istri.
Seperti contoh, di bulan pertama memiliki bayi, biasanya sang ibu akan sulit istirahat apalagi tidur yang lelap. Di fase ini, Mama bisa saja kehilangan dirinya dan jadi lebih mudah galau karena semua perubahan yang terjadi.
Daripada menuntut Mama jadi sempurna, Papa bisa hadir dengan memahami perasaannya. Papa bisa membayangkan bgaimana rasanya berkutat dengan bayi sepanjang waktu, sulit membagi waktu untuk mengurus diri sendiri, dan kerap merasa kewalahan.
Dengan memahami kondisi dan perasaan Mama, Papa bisa lebih empati dan ini tercermin dari berbagai tindakan yang dilakukan untuk sang istri.
Mendapati suaminya begitu pengertian dan sangat memahami, istri bisa mendapat semangat besar yang tak terduga.
"Jadi ibu merasa beda, ya. Diperhatikan dan didukung suami, mental support-nya tuh besar sekali," tutup dr Naomi.
Nah, kira-kira itu dia tips untuk menjadi ayah ASI yang dipuja Mama. Selamat mencoba!