Youtube.com/Lam Horas Production
Pentingnya isu dan keterikatan informasi yang ada dalam film Invisible Hopes membuat sejumlah pihak turut serta mendukung film ini. Salah satunya adalah Duta Besar Switzerland dan Kedutaan Besar
Norwegia di Indonesia.
Pada gala premier kemarin, kedua orang penting itu bersama dengan perwakilan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta perwakilan Pemda Tapanuli Utara mendukung secara langsung.
Tak hanya itu, rupanya Invisible Hopes juga mendapatkan dukungan funding dari dua kedutaan tersebut. Setelah pemutaran film, keempat perwakilan lembaga yang diundang beserta sutradara film menandatangani poster film Invisible Hopes sebagai simbol mereka siap bekerjasama untuk melakukan sesuatu demi perubahan yang lebih baik.
Khususnya bagi ibu hamil terutama anak yang lahir dan dibesarkan di dalam jeruji penjara.
"Kita saat ini masih berada di bawah kesan yang sangat kuat dari film ini. Apa yang terjadi di penjara biasanya tertutup dan tidak bisa dilihat oleh masyarakat. Sebagian besar dari kita mungkin tidak menyadari bahwa ibu melahirkan di penjara dan beberapa anak menghabiskan tahun-tahun pertama kehidupan mereka di belakang jeruji besi yang dingin. Menunjukkan kepada kita kenyataan ini adalah salah satu hal yang luar biasa dari Invisible Hopes," ujar H.E Kurt Kunz, Duta Besar Switzerland saat menyampaikan sambutannya.