Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Laura Theux Alami Baby Blues karena Baca Komentar Netizen
instagram.com/laura_theux
  • Laura Theux mengalami baby blues setelah membaca komentar negatif netizen tentang proses kelahirannya, meski ia menikmati peran barunya sebagai ibu tanpa bantuan babysitter.
  • Dukungan suami dan keluarga membantu Laura pulih dari tekanan emosional, sementara komunikasi terbuka serta meminta bantuan menjadi kunci menjaga kesehatan mental ibu baru.
  • Laura menekankan pentingnya waktu untuk diri sendiri, menjaga pola makan seimbang, dan mengabaikan komentar negatif demi fokus pada kebahagiaan bersama sang buah hati.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Menjadi seorang ibu baru adalah momen yang penuh kebahagiaan sekaligus tantangan yang luar biasa, ya Ma. Hal ini pula yang sedang dirasakan oleh aktris cantik Laura Theux setelah melahirkan putri pertamanya, Wayan Victoria Semesta Brotolaras. Meskipun Laura mengaku sangat menikmati peran barunya dan tidak menyesal sedikit pun menjadi seorang ibu, ternyata perjalanan di awal masa menyusui tidak selalu mulus.

Laura yang kini berusia 29 tahun ini memilih untuk mengurus keperluan putrinya sendiri tanpa bantuan babysitter. Namun, di tengah dedikasinya belajar menjadi ibu seutuhnya, Laura mengaku sempat mengalami fase baby blues. Fase perubahan suasana hati ini memang sering kali muncul tak terduga pada Mama baru, terutama di minggu-minggu awal setelah persalinan.

Menariknya, pemicu utama baby blues yang dialami Laura bukan karena kelelahan mengurus bayi, melainkan karena faktor eksternal dari media sosial. Laura mengaku sempat stres dan sakit hati setelah membaca komentar-komentar negatif netizen terkait keputusannya melahirkan secara operasi caesar (SC). Hal ini membuktikan bahwa pengaruh jempol netizen bisa berdampak sangat serius bagi kesehatan mental seorang Mama yang baru saja melahirkan.

Berikut Popmama.com bagikan poin-poin penting dari pengalaman Laura Theux serta tips cara mengatasi baby blues agar Mama tetap bahagia.

1. Dampak negatif komentar netizen terhadap hormon mama baru

instagram.com/laura_theux

Laura Theux secara jujur mengungkapkan bahwa dirinya sempat menangis dan merasa sangat sedih karena membaca komentar kurang enak dari netizen perihal proses kelahirannya. Kondisi hormon yang belum stabil setelah melahirkan membuat Laura menjadi lebih sensitif dan mudah merasa sakit hati. 

"Aku stres, aku menangis pastinya. Nggak tahu karena hormon baru melahirkan juga jadi rasanya kaya sakit hati banget," ungkap Laura.

Kondisi baby blues sendiri sebenarnya adalah perubahan suasana hati yang umum terjadi, biasanya muncul kuat dalam empat hingga lima hari setelah kelahiran. Gejalanya bisa berupa mudah menangis tanpa alasan jelas, cemas, hingga sulit tidur meskipun bayi sedang terlelap. Apa yang dialami Laura menunjukkan bahwa dukungan moral di media sosial sangatlah penting bagi Mama baru agar tidak memicu stres yang berlebihan.

Beruntung, Laura memiliki support system yang sangat kuat dari suami, Indra Brotolaras, dan keluarganya. Dukungan penuh inilah yang akhirnya membuat Laura bisa bangkit kembali, merasa bahagia, dan tidak lagi memikirkan apa kata netizen. Kini, ia memilih untuk fokus sepenuhnya pada tanggung jawab membesarkan Victoria dan memastikan segala kebutuhan sang buah hati terpenuhi dari bangun sampai tidur lagi.

2. Pentingnya mengomunikasikan perasaan dan meminta bantuan

instagram.com/laura_theux

Belajar dari pengalaman Laura, salah satu cara paling ampuh untuk mengatasi baby blues adalah dengan membicarakan apa yang sedang Mama rasakan kepada orang yang dipercaya. Jangan memendam rasa sedih atau stres sendirian karena hal itu hanya akan memperburuk suasana hati. Selain bercerita, Mama juga bisa mencoba menuliskan segala pikiran dan perasaan dalam sebuah jurnal untuk membantu melepaskan beban emosional.

Jangan pernah ragu untuk meminta bantuan orang lain dalam mengurus pekerjaan rumah tangga atau keperluan lainnya. Meminta bantuan akan memungkinkan Mama untuk fokus menikmati kehadiran bayi baru tanpa merasa tertekan karena harus mengurus semuanya sendirian. Ingat ya Ma, meminta bantuan bukan berarti Mama gagal, melainkan langkah bijak untuk menjaga kesehatan mental Mama agar tetap prima demi si Kecil.

Selain itu, menjaga pola makan yang seimbang juga sangat krusial dalam menstabilkan suasana hati. Terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat sederhana ternyata dapat memperburuk perubahan emosi yang sedang Mama alami. Dengan nutrisi yang tepat, tubuh akan memiliki energi yang cukup untuk pulih dan menghadapi rutinitas baru sebagai orang tua tanpa merasa kelelahan yang berlebihan.

3. Luangkan waktu untuk diri sendiri dan proses pemulihan

instagram.com/laura_theux

Mama perlu ingat bahwa memberikan waktu bagi diri sendiri untuk pulih setelah melahirkan adalah sebuah keharusan. Jangan mengharapkan kesempurnaan di minggu-minggu pertama karena semuanya butuh proses penyesuaian, mulai dari pekerjaan baru sebagai ibu hingga membentuk rutinitas menyusui. Memberi ruang bagi diri sendiri untuk beradaptasi akan membantu Mama merasa lebih tenang dan tidak mudah stres.

Salah satu cara sederhana yang bisa Mama lakukan adalah dengan sesekali keluar rumah untuk menikmati udara segar. Melihat suasana yang berbeda di luar rumah, meski hanya beberapa menit, bisa memberikan perubahan besar pada perasaan Mama yang mungkin jenuh dengan rutinitas menyusui dan mengganti popok. Udara segar bisa membantu pikiran menjadi lebih jernih dan memberikan perspektif baru yang lebih positif.

Pada akhirnya, fokuslah pada kebahagiaan Mama dan si Kecil seperti yang dilakukan Laura Theux sekarang. Mengabaikan komentar negatif dan lebih menghargai setiap progres kecil dalam proses pemulihan akan membuat perjalanan menjadi Mama terasa lebih bermakna. Tetaplah bersemangat dan berikan kasih sayang terbaik untuk si Kecil tanpa perlu merasa terbebani oleh ekspektasi orang lain.

Kisah Laura Theux mengingatkan kita bahwa kesehatan mental seorang ibu adalah kunci kebahagiaan keluarga. Jangan biarkan komentar negatif orang lain merusak momen indah Mama bersama si Kecil. Jika Mama mulai merasa gejala baby blues, segera cari dukungan dan jangan ragu untuk memanjakan diri sejenak ya, Ma.

Yuk, Ma, kita dukung sesama Mama dengan memberikan komentar yang positif dan menguatkan di media sosial. Mari ciptakan lingkungan yang sehat bagi para Mama baru agar mereka bisa membesarkan anak-anaknya dengan penuh sukacita. Semangat terus untuk Mama hebat di luar sana!

Editorial Team