Perjuangan masih terus berlanjut setelah embrio transfer. Masih ada 2WW yang bisa dimaksimalkan dengan berbagai hal, termasuk memilih asupan makanan yang tepat.
IVF memiliki proses yang panjang. Setelah transfer embrio, masih ada 2 minggu untuk menunggu apakah embrio bisa menempel di dinding rahim dan berkembang menjadi janin yang sehat.
Selama 2 minggu tersebut, Mama bisa memaksimalkan usaha dengan menghindari aktivitas berat dan mengonsumsi makanan yang baik untuk rahim.
Popmama.com akan merangkumkan makanan apa saja yang baik dikonsumsi agar embrio cepat menempel di rahim.
7 Makanan yang Baik Dikonsumsi agar Embrio Cepat Menempel di Rahim

1. whole grain
Pertama, Mama perlu memperbanyak makanan yang berasal dari biji-bijian utuh seperti quinoa, beras merah, dan roti gandum utuh. Biji-bijian ini menjadi sumber nutrisi yang kaya akan vitamin B, zat besi, dan serat. Nutrisi ini sangat penting untuk mendukung kesuburan.
Vitamin B sendiri membantu dalam proses metabolisme sel-sel tubuh, termasuk sel reproduksi. Zat besi sangat penting untuk memaksimalkan transportasi oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke rahim. Sedangkan serat, membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan dan mengatur kadar gula darah.
Dengan mengonsumsi biji-bijian utuh, Mama bisa meningkatkan ketebalan lapisan endometrium sehingga kemungkinan embrio menempel pun makin tinggi.
2. Buah bit
Bagi sebagian orang, buah bit terasa cukup aneh di lidah, namun faktanya, buah ini sangat baik untuk kesehatan reproduksi. Bit kaya akan oksida nitrat sehingga mampu meningkatkan aliran darah ke rahim.
Oksida nitrat ini juga membantu melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke organ-organ tubuh, termasuk rahim. Aliran darah yang lancar ke rahim meningkatkan asupan nutrisi dan oksigen ke embrio yang sedang berusaha menempel ke dinding rahim.
3. Ikan dengan asam lemak omega 3
Selama ini, asam lemak omega-3 identik dengan salmon. Memang benar, ikan salmon memiliki kandungan omega 3 yang baik untuk peningkatan kesehatan organ reproduksi dan kesuburan. Omega 3 sendiri mampu membantu mengurangi peradangan dalam rahim dan meningkatkan kualitas lendir serviks yang berpengaruh langsung pada kesuksesan implantasi embrio.
Nah, ikan apa saja yang mengandung asam lemak omega 3? Beberapa di antaranya adalah ikan salmon, sarden, makarel dan herring. Nah, tinggal pilih suka dengan yang mana, deh.
4. Brokoli
Salah satu sayuran hijau ini selalu menjadi favorit selain karena rasanya, tapi juga karena manfaatnya. Brokoli kaya akan nutrisi terutama asam folat dan vitamin C. Asam folat sangat penting dalam pembentukan sel-sel tubuh, termasuk sel telur dan sperma.
Sedangkan dalam 2WW, padanan asam folat dan vitamin C bisa meningkatkan produksi hormon progesteron selama fase luteal siklus menstruasi yang memainkan peran penting dalam proses implantasi.
5. Alpukat
Alpukat bukan enak dijadikan jus saja, tapi juga baik untuk Mama yang ingin embrio transfer berjalan dengan lancar. Buah ini kaya nutrisi yang baik untuk kesehatan reproduksi. Di dalamnya, terdapat asam folat, vitamin K, dan kalium.
Vitamin K memiliki peran dalam pembekuan darah dan pembentukan tulang yang sehat. Sedangkan kalium membantu mengatur tekanan darah dan fungsi otot, termasuk kontraksi rahim yang penting dalam proses implantasi.
6. Telur
Sederhana namun penting, telur merupakan sumber protein yang kaya dan menjadi sumber utama asam amino, vitamin B6, dan mineral penting lainnya. Protein juga diperlukan untuk membuat dan memperbaiki jaringan tubuh, termasuk sel-sel embrio yang sedang berkembang.
Vitamin B6 dalam telur membantu dalam pengaturan metabolisme tubuh serta reproduksi neurotransmiter yang penting untuk fungsi sistem saraf. Sedangkan mineral seperti asam amino juga mendukung proses biokimia yang esensial bagi perkembangan embrio. Juga, bisa membantu dalam menjaga keseimbangan hormonal yang diperlukan untuk kesuksesan implantasi.
7. Buah dengan kandungan vitamin C tinggi
Vitamin C merupakan nutrisi penting yang bisa mendukung kesuburan dan proses implantasi embrio. Vitamin ini berperan dalam meningkatkan produksi hormon progesteron selama fase luteal siklus menstruasi yang merupakan fase penting dalam persiapan rahim untuk menerima embrio.
Progesteron juga memainkan peran penting dalam mempertahankan kehamilan awal dan membantu menjaga lingkungan yang mendukung bagi embrio yang sedang berkembang. Vitamin C juga mengandung antioksidan yang membantu menetralkan radikal bebas dan menjaga kesehatan sel-sel rahim, dengan begitu peluang keberhasilan implantasi pun lebih baik.
Buah apa saja yang tinggi vitamin C? Beberapa di antaranya adalah buah beri, jeruk, jambu biji, pepaya, kiwi, dan nanas.
Itu dia beberapa jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi saat ingin embrio menempel dengan cepat. Pastikan untuk disertai dengan menu makanan yang sehat dan seimbang. Semoga berhasil!