Meski wajar jika ada perubahan pada banyaknya darah haid dan frekuensi haid, namun ada beberapa kondisi haid setelah melahirkan yang perlu diwaspadai.
Ini bisa menjadi pertanda ada sesuatu yang mungkin terjadi pada tubuh dan kesehatan sistem reproduksi Mama. Sehingga akan jauh lebih baik jika segera diperiksakan ke dokter.
Beberapa tanda tersebut di antaranya seperti darah tak kunjung berhenti dalam periode waktu yang lama, rasa nyeri yang dialami benar-benar hebat dan mengganggu aktivitas harian, demam, keluar gumpalan darah dalam jumlah banyak serta berbau tidak sedap, kemudian disertai dengan sakit kepala dan sesak napas.
Ini mungkin bisa menjadi tanda adanya komplikasi atau infeksi pada tubuh Mama, jangan tunda lagi untuk cek ke dokter ya, Ma.
Yang tak kalah penting, selalu jaga kebersihan area vagina saat siklus haid sudah kembali datang setelah melahirkan. Ganti pembalut secara teratur dan jangan lupa keringkan terlebih dahulu sebelum menggunakan pembalut, ya.
Berikut tadi informasi mengenai penyebab belum haid setelah melahirkan yang Mama wajib tahu!
Bagaimana cara agar cepat haid setelah melahirkan? | Agar cepat menstruasi setelah melahirkan, kuncinya adalah menstabilkan hormon dengan gaya hidup sehat, mengurangi frekuensi menyusui (jika menyusui eksklusif), mengelola stres, dan menjaga berat badan ideal. Haid umumnya kembali lebih cepat pada ibu yang tidak menyusui, biasanya 5 minggu hingga 3 bulan pasca persalinan. |
Apa ciri-ciri ibu menyusui hamil lagi? | Ciri-ciri ibu menyusui hamil lagi yang paling umum meliputi penurunan drastis produksi ASI, payudara terasa sangat nyeri/sensitif, dan kelelahan ekstrem. Tanda lainnya adalah bayi rewel/tidak mau menyusu karena rasa ASI berubah, kram perut, sering buang air kecil, dan mual/muntah (morning sickness). |
Setelah melahirkan belum haid, bolehkah KB? | Ya, sangat boleh dan aman menggunakan KB meski belum haid setelah melahirkan. Ovulasi (masa subur) dapat terjadi kembali sekitar 3 minggu pascapersalinan, bahkan sebelum menstruasi pertama muncul. Oleh karena itu, KB sebaiknya dimulai 4-6 minggu setelah melahirkan untuk mencegah kehamilan yang terlalu dekat. |