Dampak Ibu Menyusui Sering Minum Kopi, Jangan Berlebihan Ma!

Mama yang suka ngopi tetap bisa minum kok, tapi dalam jumlah terbatas ya

14 September 2021

Dampak Ibu Menyusui Sering Minum Kopi, Jangan Berlebihan Ma
Pexels/kpaukshtite

Dampak ibu menyusui sering minum kopi bisa berbeda dan bermacam-macam. Namun, ketika menyusui kopi bukan minuman yang dilarang sama sekali kok.

Dikutip dari Healthline, minum kafein dalam jumlah sedang atau setara dengan sekitar dua hingga tiga cangkir (250 ml) setiap hari kemungkinan tidak memengaruhi kepada bayi. 

Perlu diingat bahwa kandungan kafein dalam secangkir kopi dapat bervariasi tergantung pada jenis, biji kopi dan pengolahannya. Para ahli merekomendasikan untuk tetap menggunakan sekitar 200-300 miligram sumber kafein sebagai tingkat "aman" setiap hari.

Kandungan kafein yang dikonsumsi ibu menyusui akan memuncak di ASI sekitar satu sampai dua jam setelah dikonsumsi. Selain itu, sangat sedikit kandungan kafein yang benar-benar melewati ASI ketika minum kopi.

Dari hasil penelitian tahun 1984 diantara 0,06 hingga 1,5 persen dari dosis ibu kafein mencapai bayi saat menyusui. Sementara American Academy of Pediatrics menyebutkan untuk membatasi asupan hingga 300 miligram kafein atau kurang per hari.

Berikut Popmama.com rangkum dampak ibu menyusui sering minum kopi sehingga jangan sampai berlebihan ya, Ma.

Editors' Picks

1. Dampak ibu menyusi minum kopi untuk bayi

1. Dampak ibu menyusi minum kopi bayi
Pexels/Laura Garcia

Jika ibu menyusui minum 10 cangkir atau lebih kopi setiap hari akan ada efek yang mungkin terjadi pada bayi. Dikutip dari Healthline, kemungkinan efek itu yakni:

  • Iritabilitas (kemampuan menanggapi rangsangan).
  • Pola tidur yang buruk.
  • Kegugupan.
  • Rewel.

Bayi lahir prematur atau bayi yang benar-benar baru lahir memecah kandungan kafein lebih lambat daripada bayi yang usianya lebih tua. Kita mungkin melihat efek samping pada bayi yang usianya lebih muda setelah ibu mengonsumsi sedikit cangkir kopi tapi masih menyusui.

Beberapa bayi mungkin juga lebih sensitif terhadap kafein daripada yang lain. Jika kita melihat peningkatan emosi pada bayi, misalnya rewel atau pola tidur yang buruk setelah ibu mengonsumsi kafein, pertimbangkan untuk mengurangi asupan kopi.

2. Dampak kopi bagi ibu menyusui

2. Dampak kopi bagi ibu menyusui
Freepik/senivpetro

Terlalu banyak kafein dapat menghasilkan efek yang tidak menyenangkan bagi ibu menyusui. Minum lebih dari empat cangkir setiap hari dapat menyebabkan sering marah (sensitif), kegugupan atau kegelisahan.

Dampak ibu menyusui sering minum kopi lainnya yakni:

  • Migrain.
  • Kesulitan tidur.
  • sering buang air kecil.
  • Sakit perut.
  • Detak jantung yang cepat.
  • Tremor otot.

3. Apakah kafein mempengaruhi produksi ASI?

3. Apakah kafein mempengaruhi produksi ASI
freepik.com/skawee

Hingga saat ini, belum ada bukti yang mendukung hubungan antara minum kopi (kafein) dalam jumlah sedang dan berdampak pada jumlah ASI yang diproduksi.

Secangkir kopi bisa menjadi minuman yang nyaman dan menghibur, sehingga masih tetap bisa dikonsumsi dengan berbagai syarat. Jaga asupan kopi tetap sedang yakni sekitar 200-300 miligram kafein setiap hari.

Sebagian besar bayi tidak akan menunjukkan efek samping yang merugikan ketika ibu menyusui sering minum kopi. Sesuaikan asupan yang sesuai dan pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai hal ini, apalagi jika ada keluhan.

Dampak ibu menyusui sering minum kopi bisa berbeda bagi setiap orang. Begitupun dengan bayi yang disusui karena Mamanya mengonsumsi kopi.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.