5 Hal Kecil tapi Penting yang Bisa Dilakukan Suami di Ruang Bersalin

Keberadaan Papa bisa membuat Mama merasa rileks saat melahirkan

14 Mei 2021

5 Hal Kecil tapi Penting Bisa Dilakukan Suami Ruang Bersalin
Pexels/josh-willink

Saat-saat menanti kelahiran anak bisa jadi masa yang bahagia, tapi bisa juga menegangkan bagi sebagian orangtua. Apalagi jika terjadi kontraksi sebelum hari perkiraan lahir (HPL) tiba. Biasanya sang Papa yang akan panik dan kalang kabut karena melihat istirnya kesakitan.

Untuk para orangtua, kejadian yang mendadak seperti ketuban pecah dan harus melahirkan saat itu juga bisa saja terjadi. Kita semua mungkin tidak siap dengan hal itu. Langkah pertama yang bisa diambil yakni saling merangkul dan meyakinkan satu sama lain bahwa sang Istri dapat melahirkan dengan selamat baik secara normal ataupun dengan bantuan persalinan.

Pengalaman menemani sang Istri di ruang bersalin bisa jadi hal yang tidak akan pernah terlupakan bagi suami. Agar bisa tenang dan berguna di ruang bersalin, ada beberapa hal yang bisa suami lakukan untuk membantu istri lho.

Dikutip dari Parents, berikut Popmama.com rangkum hal-hal kecil tapi penting yang bisa dilakukan suami di ruang bersalin saat menemani istri. 

1. Memutar lagu yang membuat istri rileks

1. Memutar lagu membuat istri rileks
Pexels/cottonbro

Proses melahirkan bisa jadi hal yang menegangkan dan membuat stres bagi perempuan. Apalagi jika itu adalah pengalaman pertamanya. Untuk bisa membantu sang Istri lebih rileks dan tenang sebelum melahirkan, Papa bisa membuat playlist lagu kesukaan istri selama ini.

Daftar lagu itu bisa diputar sebelum, saat, atau bahkan setelah istri melahirkan. Sebuah kasus ibu melahirkan di New York tahun 2016 bisa jadi contohnya. Dokter Jacques Moritz, seorang dokter ahli kandungan dari New York-Presbyterian Hospital membuat daftar lagu untuk menemani ibu hamil yang sedang menjalani proses persalinan. 

Ia berharap daftar yang disebutnya sebagai 'The Birthing Playlist' itu dapat membantu menenangkan sekaligus menghilangkan distraksi yang dirasakan para calon ibu ini saat berada di dalam ruang bersalin. Sebab, suasana ruang bersalin bisa menjadi traumatis bagi sebagian ibu hamil karena terlalu stres. 

Editors' Picks

2. Mengangkat mood istri agar melahirkan dengan perasaan positif

2. Mengangkat mood istri agar melahirkan perasaan positif
Pixabay/Sanjasy
Ilustrasi

Menyisipkan dan melontarkan humor ketika suasana sedang tegang selalu membantu. Ketika menemani istri bersalin, berusahalah setidaknya cukup lucu untuk meringankan suasana hatinya. 

Mungkin hal ini berat dilakukan bagi sebagian suami, tapi tidak ada salahnya untuk mencoba terlebih dahulu. Namun, jika ibu hamil tampak tidak suka humor selama situasi sulit, ada baiknya untuk bertanya apa yang akan membantu mereka merasa lebih nyaman di sana. Setidaknya, para suami harus menyiapkan diri siap membantu apa saja. 

3. Terus meyakinkan sang Istri bisa melahirkan dengan selamat

3. Terus meyakinkan sang Istri bisa melahirkan selamat
Pexels/Jonathan Borba

Jangan berhenti meyakinkan pasangan bahwa semuanya akan baik-baik saja. Meskipun kemungkinan kita juga tidak tahu apa yang terjadi, terus meyakinkannya bahwa dokter dan perawat tahu apa yang mereka lakukan dan bahwa semuanya akan berakhir dengan hal baik. 

Sebab, ibu hamil yang akan melahirkan membutuhkan pendamping atau pasangannya untuk hadir dan menenangkannya selama proses persalinan.

4. Selalu temani dan bantu keinginan istri agar ia merasa nyaman

4. Selalu temani bantu keinginan istri agar ia merasa nyaman
Unsplash/Christian Bowen

Meski sedang merasakan kontraksi yang hebat, ada kemungkinan Mama juga ingin suami melakukan suatu hal selama ia bersalin. Usahakan keinginannya ini terwujud. 

Misalnya, ibu hamil ingin suami memegangi tangannya selama proses bersalin. Maka biarkanlah, Papa harus mengingat berapa banyak yang telah ia korbankan selama kehamilan. 

5. Jadilah juru bicara bagi Istri dan pahami kebutuhannya

5. Jadilah juru bicara bagi Istri pahami kebutuhannya
Pexels/laura-garcia

Dari menjadi DJ untuk memilih playlist lagu, hingga menenangkannya saat di ruang bersalin. Ada satu hal lagi yang bisa Papa lakukan, yakni memastikan semuanya aman dan nyaman untuk sang Istri. Dalam artian, Papa harus menjadi asisten untuk segala kebutuhannya selama di ruang bersalin.

Misal, ketika ada anggota keluarga lain yang ingin menemani maka tugas suami harus mengatur siapa yang boleh masuk atau tidak. Jangan terlalu ramai dan malah membuat istri menjadi lebih stres. Papa harus memahami situasi yang ada. 

Bergitupun ketika istri selesai melahirkan dan membutuhkan lebih banyak waktu untuk dirinya sendiri dengan bayi. Maka, suami bisa mengatur jadwal berkunjung untuk tamu yang datang.

Itulah beberapa hal yang bisa Papa lakukan di ruang bersalin saat Mama melahirkan. Ruang besalin memang tidak seseram itu, tapi banyak hal mendadak dan tak terduga terjadi di sana. Kita sebagai orangtua tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. 

Namun, hal terbaik yang dapat dilakukan suami untuk pasangan mereka yang akan melahirkan adalah bersikap supportif dan berusaha membantu seperti di atas.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.