Terjadi setelah Melahirkan, Ini Fakta Aturan Masa Nifas dalam Islam

Jangan sampai nggak tahu ya, Ma

6 Juli 2020

Terjadi setelah Melahirkan, Ini Fakta Aturan Masa Nifas dalam Islam
Pexels/Kamille Sampaio

Setelah melahirkan, perempuan pasti akan mengalami masa nifas.

Nifas adalah darah yang keluar dari rahim seorang perempuan usai melahirkan. Darah nifas juga biasanya sudah keluar bersamaan dengan proses persalinan, maupun sebelumnya yang disertai dengan rasa sakit. Perdarahan biasanya akan berlangsung selama empat hingga enam minggu setelah persalinan.

Di dalam agama Islam, masa nifas ini akan dilalui oleh perempuan muslim dalam kurun waktu kurang lebih 40 hari.

Berikut Popmama.com berikan fakta masa nifas dalam Islam dan hal-hal yang haram dilakukan selama masa ini!

Editors' Picks

1. Hukum dan larangan selama masa nifas dalam Islam

1. Hukum larangan selama masa nifas dalam Islam
Unsplash/Sharon McCutcheon

Adapun hukum ketika seorang perempuan mengalami nifas tidak jauh berbeda dengan ketika ia sedang menjalani masa haid. Dirangkum dari website NU Online yang berjudul Ibadah-Ibadah Terlarang saat Keluar Darah Kewanitaan, berikut lebih lengkapnya:

  • Salat

Bagi perempuan yang mengalami nifas maka ia diharamkan untuk melakukan ibadah salat, dan tidak perlu mengganti salat yang ditinggalkannya. Namun, jika darah yang keluar sudah berhenti maka Mama harus segera mandi wajib, lantas segera menunaikan salat di waktu itu.

  • Puasa

Perempuan yang sedang nifas tidak boleh menjalankan puasa sampai ia sudah suci. Nantinya setelah suci, jika ia meninggalkan puasa wajib, maka ia harus mengganti puasanya sebanyak hari yang ditinggalkan di lain hari.

  • Membaca Al Quran

Larangan membaca Al Quran seperti larangan bagi orang yang memiliki hadas besar lainnya. Dalam beberapa pendapat jika seorang perempuan dimisalkan sedang haid dan akan membaca Al Quran maka niatkanlah untuk berzikir.

  • Memegang mushaf

Larangan ini terutama untuk mazhab Syafi’i karena tak hanya yang berhadas besar saja, berhadas kecil pun dilarang untuk memegang mushaf.

  • Berdiam diri di Masjid

Hal ini juga dilarang bagi orang yang memiliki hadas besar. Dikutip dari website NU Online, ditambah keterangan dalam Al-Fiqhul Manhaji ‘ala Madzhabil Imamis Syafi’i bahwa dilarang juga lewat dalam masjid, sebab darah yang keluar dikhawatirkan akan menetes di area masjid.

  • Thawaf

Nabi SAW menyebutkan bahwa persyaratan kesucian thawaf itu sebagaimana shalat. Maka perempuan yang sedang dalam masa nifas pun dilarang untuk melakukan thawaf.

  • Berhubungan badan

Pada dasarnya larangan ini tidak jauh berbeda dengan perempuan yang mengalami haid. Tidak diperkenankan istimta’ (berhubungan seks dan bersenang-senang) antara pusar dan lutut seorang yang sedang haid dan nifas. Larangan ini berlaku sampai masa menstruasi atau nifas berakhir.

2. Perbedaan masa nifas dalam Islam dengan masa haid

2. Perbedaan masa nifas dalam Islam masa haid
Freepik/freepic.diller

Meski secara hukum dan larangan masa nifas hampir sama seperti masa haid perempuan. Namun, ternyata ada beberapa perbedaan lho, Ma. Berikut Popmama.com merangkum perbedaan tersebut:

Masa nifas dalam Islam dari beberapa pendapat memiliki rentang waktu keluar kurang lebih 40 hari. Sebenarnya, para ulama sendiri memiliki perbedaan pendapat terkait batas maksimal dan minimal masa nifas. Beberapa berpendapat bahwa tidak ada batas minimal maupun maksimal untuk masa nifas. Namun, 40 hari merupakan batas umum dinyatakan oleh banyak hadis.

Ini berarti, jika darah nifas ini terus keluar lebih dari 40 hari, tapi sudah mulai berkurang dan ada tanda akan berhenti dalam waktu dekat, maka Mama harus menunggu sampai berhenti. Tapi jika tidak ada tanda-tanda tersebut, 40 hari adalah batasnya agar langsung mandi wajib.

3. Hukum masa nifas dalam Islam setelah operasi Caesar

3. Hukum masa nifas dalam Islam setelah operasi Caesar
Freepik

Bagaimana dengan perempuan yang melahirkan melalui operasi caesar? Dikutip dari website NU Online dengan judul Hukum Nifas Perempuan setelah Operasi Caesar yang menyebutkan proses melahirkan secara bedah pada halnya sama seperti persalinan normal. Meski prosesnya berbeda tapi tujuannya sama yaitu mengeluarkan bayi yang ada di kandungan. Oleh karenanya, hukum nifas juga berlaku bagi Mama yang melahirkan secara caesar, sebagaimana Mama yang melahirkan secara normal.

Meskipun sebagian darah saat proses kelahiran caesar sudah keluar, Mama yang melakukan proses persalinan caesar tetap akan mengalami nifas. Memang proses penyembuhan organ-organ di dalam tubuh akan berbeda, tapi untuk proses nifas tidak ada perbedaan.

Itulah tadi rangkuman lengkap mengenai masa nifas dalam Islam dan faktanya.

Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.